MOMSMONEY.ID - Ada beberapa sayuran yang lebih kaya nutrisi jika dimasak lo. Yuk, intip selengkapnya di sini!
Memilih cara mengolah sayuran bukan sekadar soal rasa. Metode memasak dapat mengubah kadar nutrisi di dalamnya, bahkan membuat beberapa zat gizi lebih mudah diserap tubuh.
Dalam kondisi tertentu, panas membantu memecah dinding sel tanaman sehingga vitamin dan antioksidan menjadi lebih tersedia. Artinya, tidak semua sayuran terbaik dikonsumsi dalam keadaan mentah.
Jika Anda ingin mendapatkan manfaat maksimal dari makanan sehari hari, memahami jenis sayuran yang lebih optimal saat dimasak bisa menjadi langkah sederhana yang berdampak besar bagi kesehatan.
Baca Juga: 7 Sayuran yang Mengandung Kalium Tinggi, Mau Coba?
Mengutip dari Verywell Health, berikut beberapa sayuran yang lebih kaya nutrisi jika dimasak:
1. Wortel
Wortel yang sudah dimasak bisa memberikan nutrisi lebih tinggi dibandingkan dalam kondisi mentah. Sayuran ini mengandung karotenoid, yaitu pigmen alami yang memberi warna oranye dan berfungsi sebagai antioksidan kuat.
Senyawa ini berkaitan dengan penurunan risiko penyakit jantung dan beberapa jenis kanker.
Memasak wortel membantu tubuh menyerap karotenoid dengan lebih baik. Penyerapan beta karoten bahkan bisa meningkat hingga 6,5 kali lipat pada wortel yang ditumis dibandingkan yang mentah.
2. Jamur
Jamur merupakan sumber antioksidan yang baik untuk melindungi sel tubuh dari kerusakan. Saat dimasak, kandungan nutrisinya justru bisa meningkat.
Memasak jamur dalam waktu singkat seperti dengan cara dikukus atau menggunakan microwave dapat meningkatkan aktivitas antioksidan. Namun, jika dimasak terlalu lama, manfaatnya bisa berkurang.
3. Asparagus
Asparagus memiliki tekstur yang cukup keras sehingga lebih sering dikonsumsi setelah dimasak. Setelah dimasak, teksturnya menjadi lebih lembut dan mudah dimakan. Selain itu, aktivitas antioksidan dalam asparagus juga meningkat.
Namun, proses memasak dapat menurunkan kadar vitamin C. Untuk menjaga nutrisinya, gunakan metode memasak cepat seperti mengukus atau menumis.
Baca Juga: 5 Sayuran untuk Membuat Kenyang Lebih Lama, Cocok untuk Diet!
4. Lobak daun
Seperti sayuran hijau lainnya, lobak daun cenderung kehilangan vitamin C saat dimasak. Dalam kondisi mentah, kandungan nutrisinya cukup tinggi.
Meski begitu, memasak lobak daun dapat meningkatkan penyerapan beta karoten serta vitamin E dan K. Agar vitamin C tidak banyak hilang, sebaiknya dimasak dengan waktu singkat, misalnya ditumis atau dipanaskan sebentar.
5. Kentang
Kentang termasuk sayuran bertepung yang sebaiknya dimasak sebelum dikonsumsi. Sayuran ini mengandung solanin, senyawa yang bisa berbahaya jika dikonsumsi dalam jumlah tinggi.
Memasak kentang dapat mengurangi kadar solanin secara signifikan sehingga lebih aman dikonsumsi. Kentang bisa diolah dengan berbagai cara seperti direbus, dikukus, dipanggang, atau ditumis.
6. Kacang polong
Kacang polong merupakan sayuran yang juga termasuk kelompok kacang kacangan. Sayuran ini kaya akan folat yang penting untuk kesehatan sel tubuh.
Proses memasak tidak banyak mempengaruhi kandungan folatnya. Merebus kacang polong justru menjadi salah satu cara terbaik untuk menjaga nutrisinya tetap optimal.
Baca Juga: 6 Alasan Buah dan Sayuran Beku Tetap Sehat Seperti Versi Segarnya
7. Tomat
Tomat sering dianggap sebagai sayuran dalam makanan sehari hari, meskipun sebenarnya termasuk buah. Tomat bisa dikonsumsi mentah maupun dimasak.
Sayuran ini mengandung likopen, yaitu antioksidan yang bermanfaat untuk kesehatan jantung dan tulang serta membantu menurunkan risiko kanker tertentu.
Memasak tomat membuat likopen lebih mudah diserap tubuh. Bahkan, kadar likopen dalam darah dapat meningkat hingga 80% lebih tinggi saat tomat dimasak bersama minyak zaitun dibandingkan dikonsumsi tanpa dimasak.
Itulah beberapa sayuran yang lebih kaya nutrisi jika dimasak. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News