M O M S M O N E Y I D
Bugar

7 Kebiasaan yang Merusak Skin Barrier Anda, Sebaiknya Hindari ya

7 Kebiasaan yang Merusak Skin Barrier Anda, Sebaiknya Hindari ya
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Sering tak disadari, rupanya ini kebiasaan yang merusak skin barrier Anda. Apa sajakah itu?

Dr Chytra V Anand, dokter kulit sekaligus pendiri Kosmoderma Clinics dan SkinQ, menjelaskan, kulit adalah sistem imun pertama tubuh.

Karena itu, menjaga kekuatan skin barrier sangat penting. Jika lapisan ini melemah, produk skincare terbaik sekalipun tidak bisa sepenuhnya mengembalikan kondisi kulit.

Skin barrier bekerja menjaga kelembapan, mencegah iritasi, dan melindungi kulit dari paparan polusi serta bakteri.

Namun, tanpa disadari, beberapa kebiasaan sehari-hari justru dapat merusak skin barrier. Akibatnya, kulit menjadi kering, mudah berjerawat, hingga tampak kusam.

Baca Juga: 4 Manfaat Buah Alpukat untuk Kulit Kering, Bikin Kulit Lembab dan Kencang

Kebiasaan kecil sehari-hari yang tampaknya sepele bisa membuat skin barrier rusak secara perlahan. Melansir dari laman Vogue India, berikut ini beberapa kebiasaan yang merusak skin barrier Anda:

1. Kurang tidur

Tidur larut malam dan pola tidur tidak teratur membuat sistem perbaikan kulit terganggu.

Menurut Dr Melanie Palm, saat tidur tubuh memperbaiki kerusakan akibat stres lingkungan dengan meningkatkan aliran darah, membangun kolagen, serta memproduksi hormon penting seperti melatonin dan hormon pertumbuhan.

Proses ini membantu mencegah kerutan, flek, dan tanda penuaan. Jika tidur Anda kurang, regenerasi alami kulit melambat, sehingga skin barrier makin rentan terhadap polusi maupun iritasi produk perawatan.

2. Kuas dan alat rias kotor

Alat makeup yang jarang dibersihkan menyimpan sisa riasan, minyak, dan sel kulit mati. Kondisi ini membuat kuas jadi tempat berkembang biak bakteri.

Dr Madhuri Agarwal, pendiri Yavana Aesthetics Clinic, mengatakan, kuas rias bisa diibaratkan seperti cawan petri.

Setiap kali digunakan, bakteri berpindah ke wajah, menyumbat pori, hingga menimbulkan jerawat. Lebih jauh, alat yang kotor dapat memicu peradangan, iritasi, bahkan infeksi kulit serius.

3. Paparan polusi dan asap

Udara kota yang penuh polusi tidak hanya berbahaya bagi paru-paru, tetapi juga bagi kulit. Partikel polutan dapat menembus skin barrier, merusak struktur protein kulit, dan mempercepat penuaan.

Dr Batul Patel, pendiri The Bombay Skin Clinic, bilang, polusi membuat kulit lebih sensitif, mudah iritasi, kusam, dan berjerawat. Ditambah asap rokok, kerusakan semakin parah karena kolagen semakin cepat rusak akibat stres oksidatif.

Baca Juga: 8 Cara Mendapatkan Glass Skin ala Korea, Kulit Jadi Sebening Kaca!

4. Stres berlebihan

Stres tidak hanya dirasakan pikiran, tetapi juga kulit. Kortisol, hormon stres utama, membuat skin barrier melemah dan kulit lebih mudah kering, merah, serta iritasi.

Dr Madhuri Agarwal menambahkan bahwa kulit tidak bisa membedakan jenis stres, baik fisik, lingkungan, atau emosional.

Semua bentuk stres memicu peradangan dan mempercepat penuaan. Jika berlangsung lama, stres kronis bisa membuat kulit sulit pulih dan lebih reaktif terhadap perawatan biasa.

5. Pola makan tinggi gula dan makanan olahan

Mengonsumsi makanan manis berlebihan atau produk instan bisa merusak elastisitas kulit. Lonjakan gula darah memicu glikasi, yaitu proses ketika gula menempel pada kolagen dan elastin.

Hal ini menyebabkan kulit kendur, muncul kerutan, dan peradangan. Makanan olahan juga memperburuk kondisi karena meningkatkan stres oksidatif yang akhirnya melemahkan skin barrier.

6. Gangguan kesehatan usus

Kesehatan usus sangat berpengaruh pada kulit. Hubungan ini disebut sebagai gut-skin axis. Menurut jurnalis kesehatan Maria Ahlgren, ketika mikrobioma usus terganggu, fungsi pertahanan kulit juga ikut melemah.

Pola makan tidak sehat, stres, dan minim konsumsi makanan fermentasi dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik di usus. Akibatnya, kulit menjadi lebih mudah iritasi, kehilangan kelembapan, dan tampak kusam.

Baca Juga: 4 Kesalahan Skincare Malam yang Harus Dihindari, Bikin Kulit Susah Glowing

7. Terlalu sering menyentuh wajah

Menyentuh wajah tanpa sadar sepanjang hari dapat memindahkan kotoran, minyak, dan bakteri dari tangan ke kulit. Dr Michelle Henry dari New York menjelaskan bahwa kebiasaan ini bisa menyumbat pori, memicu jerawat, hingga menimbulkan iritasi.

Selain bakteri, gesekan akibat sentuhan juga dapat mengganggu skin barrier, membuat kulit semakin sensitif.

Itu dia beberapa kebiasaan yang merusak skin barrier Anda. Skin barrier yang kuat akan membantu kulit tetap sehat, lembap, dan terlindungi. Dengan menghindari tujuh kebiasaan di atas, Anda sedang berinvestasi pada kesehatan kulit jangka panjang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

The Affair Was Just the Beginning Cerita Influencer yang Diselingkuhi

Perselingkuhan Jae-hong menempatkan Kyung-hee dalam situasi yang lebih rumit daripada seorang istri yang dikhianati.  

Selisih Harga Jual-Buyback Emas Menipis, Ini Perbandingan Spread Tiap Merek

Spread emas pada 19 Agustus 2026 sebagian besar menyempit. UBS mencatat penyusutan terbesar, sementara Pegadaian memiliki spread paling kecil.

Nasi Panas vs Nasi Dingin, Mana yang Lebih Sehat? Ini Faktanya

Berikut adalah ulasan mendalam mengenai perbandingan nasi panas dan nasi dingin beserta fakta medisnya.

Harga Buyback Emas Hari Ini Anjlok, Antam Masih Tertinggi

Harga buyback emas hari ini turun pada seluruh merek yang dipantau. Harga buyback tertinggi masih dicatat Antam.

Adegan 40 Menit The Affair was Just The Beginning Sempat Membuat Kim Hye-soo Takut

Ada adegan sepanjang sekitar 40 menit tanpa putus di drama korea The Affair was Just The Beginning. Ini tantangan bagi seluruh pemain.  

Cerah Mendominasi Jogja Besok Kamis (20/8), Cek Cuaca Setiap Wilayah

Cuaca cerah mendominasi Jogja pada Kamis (20/8). Simak prakiraan BMKG untuk setiap wilayah sebelum bepergian.  

Prakiraan Cuaca Sumut Besok Kamis (20/8), Suhu Tembus 33°C di Wilayah Ini

Sumut diprakirakan menghadapi cuaca beragam pada Kamis (20/8). Suhu tertinggi mencapai 33°C, cek wilayahnya di sini.  

Dua Wilayah Ini Diprediksi Paling Panas, Cek Prakiraan Cuaca Bali Kamis (20/8)

Cek prakiraan cuaca Bali Kamis (20/8). Mayoritas wilayah diprediksi berawan, dengan suhu udara mencapai 30°C.  

Hidden Gem Bakmi Ayam Bromo Topping Lumpia Goreng di Cluster Lippo Karawaci

Namanya, Bakmi Bromo. Berdiri sejak tahun 2000, tempat makan sederhana ini tidak berada di jalan utama atau pusat kuliner yang ramai.   

Sumsel Dominan Cerah Kamis (20/8), Waspadai Daerah yang Masih Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan mayoritas wilayah Sumsel cerah hingga cerah berawan. Beberapa daerah masih berpotensi hujan ringan.