M O M S M O N E Y I D
Bugar

7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Merusak Skin Barrier Anda

7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Merusak Skin Barrier Anda
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Tahukah bahwa ada beberapa kebiasaan sepele yang bisa merusak skin barrier Anda, lho. Apa sajakah itu?

Kulit adalah garis pertahanan pertama tubuh terhadap dunia luar. Ia melindungi kita dari polusi, sinar matahari, bakteri, hingga perubahan suhu ekstrem.

Kulit memiliki sistem perlindungan canggih yang dikenal sebagai skin barrier atau lapisan pelindung kulit. Ketika skin barrier sehat, kulit terasa lembap, kenyal, dan tampak bercahaya.

Namun saat lapisan ini rusak, berbagai masalah seperti kulit kering, iritasi, kemerahan, hingga jerawat bisa muncul.

Ironisnya, kerusakan skin barrier sering kali bukan disebabkan oleh faktor besar, melainkan kebiasaan sepele yang kita lakukan setiap hari tanpa sadar.

Baca Juga: 5 Makanan yang Bagus untuk Meningkatkan Kesehatan Kulit

Melansir dari laman Vogue India, di bawah ini beberapa kebiasaan sepele yang bisa merusak skin barrier Anda:

1. Kurang tidur

Tidur larut malam dan pola tidur tidak teratur membuat sistem perbaikan kulit terganggu. Menurut Dr Melanie Palm, saat tidur tubuh memperbaiki kerusakan akibat stres lingkungan dengan meningkatkan aliran darah, membangun kolagen, serta memproduksi hormon penting seperti melatonin dan hormon pertumbuhan.

Proses ini membantu mencegah kerutan, flek, dan tanda penuaan. Jika tidur Anda kurang, regenerasi alami kulit melambat, sehingga skin barrier makin rentan terhadap polusi maupun iritasi produk perawatan.

2. Kuas dan alat rias kotor

Alat makeup yang jarang dibersihkan menyimpan sisa riasan, minyak, dan sel kulit mati. Kondisi ini membuat kuas jadi tempat berkembang biak bakteri.

Dr Madhuri Agarwal, pendiri Yavana Aesthetics Clinic, mengatakan kuas rias bisa diibaratkan seperti cawan petri. Setiap kali digunakan, bakteri berpindah ke wajah, menyumbat pori, hingga menimbulkan jerawat. Lebih jauh, alat yang kotor dapat memicu peradangan, iritasi, bahkan infeksi kulit serius.

3. Paparan polusi dan asap

Udara kota yang penuh polusi tidak hanya berbahaya bagi paru-paru, tetapi juga bagi kulit. Partikel polutan dapat menembus skin barrier, merusak struktur protein kulit, dan mempercepat penuaan.

Dr Batul Patel, pendiri The Bombay Skin Clinic, menjelaskan bahwa polusi membuat kulit lebih sensitif, mudah iritasi, kusam, dan berjerawat. Ditambah asap rokok, kerusakan semakin parah karena kolagen semakin cepat rusak akibat stres oksidatif.

Baca Juga: 5 Efek Samping Waxing Untuk Kulit Selain Bikin Kemerahan dan Iritasi

4. Stres berlebihan

Stres tidak hanya dirasakan pikiran, tetapi juga kulit. Kortisol, hormon stres utama, membuat skin barrier melemah dan kulit lebih mudah kering, merah, serta iritasi.

Dr Madhuri Agarwal menambahkan bahwa kulit tidak bisa membedakan jenis stres, baik fisik, lingkungan, atau emosional.

Semua bentuk stres memicu peradangan dan mempercepat penuaan. Jika berlangsung lama, stres kronis bisa membuat kulit sulit pulih dan lebih reaktif terhadap perawatan biasa.

5. Pola makan tinggi gula dan makanan olahan

Mengonsumsi makanan manis berlebihan atau produk instan bisa merusak elastisitas kulit. Lonjakan gula darah memicu glikasi, yaitu proses ketika gula menempel pada kolagen dan elastin.

Hal ini menyebabkan kulit kendur, muncul kerutan, dan peradangan. Makanan olahan juga memperburuk kondisi karena meningkatkan stres oksidatif yang akhirnya melemahkan skin barrier.

6. Gangguan kesehatan usus

Kesehatan usus sangat berpengaruh pada kulit. Hubungan ini disebut sebagai gut-skin axis. Menurut jurnalis kesehatan Maria Ahlgren, ketika mikrobioma usus terganggu, fungsi pertahanan kulit juga ikut melemah.

Pola makan tidak sehat, stres, dan minim konsumsi makanan fermentasi dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik di usus. Akibatnya, kulit menjadi lebih mudah iritasi, kehilangan kelembapan, dan tampak kusam.

Baca Juga: 4 Cara Mempercepat Regenerasi Kulit Wajah Anda, Selamat Tinggal Kulit Kusam!

7. Terlalu sering menyentuh wajah

Menyentuh wajah tanpa sadar sepanjang hari dapat memindahkan kotoran, minyak, dan bakteri dari tangan ke kulit. Dr Michelle Henry dari New York menjelaskan bahwa kebiasaan ini bisa menyumbat pori, memicu jerawat, hingga menimbulkan iritasi.

Selain bakteri, gesekan akibat sentuhan juga dapat mengganggu skin barrier, membuat kulit semakin sensitif.

Itu tadi beberapa kebiasaan sepele yang bisa merusak skin barrier Anda. Skin barrier yang kuat akan membantu kulit tetap sehat, lembap, dan terlindungi. Dengan menghindari tujuh kebiasaan di atas, Anda sedang berinvestasi pada kesehatan kulit jangka panjang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Memakai Masker saat Berkendara Tidak Cukup, Ini Cara biar Perlindungan Lebih Optimal

Jenis masker, cara penggunaan, hingga perlengkapan perlindungan lainnya juga perlu diperhatikan agar perlindungan lebih optimal.

Hujan Guyur 4 Wilayah, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok (22/9) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Selasa-Rabu didominasi berawan, dengan hujan ringan di sejumlah wilayah.

Garmin Run 2026 Jadi Ruang Pelari Bertumbuh, dari 5K hingga Half Marathon

​Garmin Run Indonesia 2026 mengajak 8.000 pelari menikmati proses berkembang, dari langkah pertama hingga menuntaskan half marathon.

Mahasiswa Ternyata Bisa Jadi Peneliti Sebelum Lulus, Ini Contohnya

​Belum lulus kuliah, mahasiswi i3L University Bianca Haidi sudah mengembangkan riset di sejumlah negara.

Roemah Koffie Luncurkan Kopi Bercitarasa Fruity dan Juicy Bertajuk Cing Cangkeling

Roemah Koffie meluncurkan premium roasted coffee beans terbaru yang bertajuk Cing Cangkeling, kopi single origin yang berasal dari Mandalagiri. 

Spotify Rilis Pengaturan Baru biar Musik Anak Tak Pengaruhi Rekomendasi Orang Tua

Fitur baru Spotify memungkinkan orang tua menjaga musik anak dan keluarga agar tidak memengaruhi rekomendasi personal mereka.

Promo Alfamidi Ngartis 16-30 September 2026, Beli 1 Gratis 1 Pepsodent Aneka Varian

Cek promo Alfamidi Ngartis periode 16-30 September 2026 untuk belanja Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.

Vitamin B Complex Punya Efek Luar Biasa: Risiko Gula Darah Turun 11%

Asupan vitamin Complex, khususnya B6 mampu menekan risiko diabetes hingga 11%. Simak aturan konsumsi vitamin B complex yang tepat agar tak keliru.

Pakai Softlens Jangan Asal, Ini Tips dari Pinkrabbit Lens​

Cara merawat dan menggunakan softlens menjadi faktor penting agar tetap nyaman saat dipakai beraktivitas.​

Bahaya Kolesterol Tinggi saat Hamil Picu Preeklamsia, Bumil Wajib Waspada

Pengelolaan kolesterol saat hamil tidak boleh sembarangan. Intip langkah aman dari dokter untuk cegah komplikasi persalinan.