MOMSMONEY.ID - Ingin rumah tampil beda dan tidak monoton? Ini 7 aturan dekorasi yang bisa diabaikan agar hunian lebih estetik dan fungsional.
Banyak orang masih terpaku pada aturan dekorasi rumah yang dianggap wajib diikuti agar hasilnya terlihat rapi dan estetik.
Padahal, tren desain interior terus berkembang dan tidak semua aturan lama masih relevan digunakan saat ini. Melansir dari Southern Living, para desainer justru mendorong pemilik rumah untuk lebih berani bereksperimen dan tidak takut keluar dari pakem.
Langkah ini terbukti mampu menciptakan hunian yang terasa lebih hidup, nyaman, dan mencerminkan kepribadian penghuninya.
Sebenarnya cara ini bisa bantu kamu memahami aturan dekorasi mana saja yang sebenarnya boleh dilanggar demi hasil yang lebih maksimal.
“Desain interior seharusnya terasa unik, dan set furnitur yang seragam tidak menunjukkan kreativitas atau orisinalitas,” ujar desainer Lucy Harrison.
Baca Juga: Ruang Sempit Jadi Nyaman Estetik? Bisa Banget lo, Ini Rahasia Desainer Interior
Perabot tidak harus serasi dan simetris
Selama ini banyak orang berpikir bahwa furnitur harus kembar dan simetris agar terlihat rapi. Kenyataannya, konsep ini justru bisa membuat ruangan terasa kaku dan kurang menarik.
Dalam praktiknya, mencampur furnitur dengan bentuk berbeda justru memberi kesan lebih natural. Selama masih ada kesamaan warna, tekstur, atau ukuran, tampilan ruangan tetap terasa harmonis. Pendekatan ini juga memberi ruang bagi kreativitas dan membuat rumah terasa lebih personal.
Ruangan kecil tidak selalu harus berwarna terang
Warna terang sering dianggap solusi utama untuk membuat ruangan kecil terlihat luas. Namun, warna gelap kini semakin populer karena mampu menciptakan suasana hangat dan elegan.
Melalui pencahayaan yang tepat, warna gelap justru memberikan efek kedalaman yang membuat ruangan terasa lebih berkelas. Tidak ada salahnya mencoba warna yang lebih berani selama tetap disesuaikan dengan konsep keseluruhan.
Wallpaper boleh digunakan di ruang utama
Masih banyak yang menghindari penggunaan wallpaper di ruang utama karena takut terlihat berlebihan. Padahal, wallpaper bisa menjadi elemen yang paling mencuri perhatian dalam sebuah ruangan.
Motif yang tepat dapat memperkuat karakter ruang tamu atau kamar tidur. Kuncinya ada pada pemilihan desain yang sesuai dengan selera dan keberanian untuk tampil beda.
Tidak perlu memenuhi rumah dengan barang antik
Barang antik memang punya nilai estetika dan cerita tersendiri. Namun jika terlalu banyak digunakan, ruangan bisa terasa penuh dan kehilangan fokus.
Solusi terbaik adalah memadukan elemen klasik dengan gaya modern. Perpaduan ini akan menciptakan tampilan yang lebih segar sekaligus tetap memiliki nilai karakter yang kuat.
Campuran material justru membuat ruangan lebih hidup
Menggunakan satu jenis material saja sering dianggap aman. Sayangnya, hal ini bisa membuat tampilan rumah terasa datar dan kurang menarik.
Menggabungkan berbagai material seperti kayu, logam, dan kaca akan memberikan dimensi visual yang lebih kaya. Dengan komposisi yang tepat, ruangan akan terlihat lebih dinamis dan tidak membosankan.
Warna netral tidak harus mendominasi
Warna netral memang mudah dipadukan, tetapi penggunaan berlebihan bisa membuat rumah terasa hambar. Tren saat ini justru mengarah pada penggunaan warna yang lebih berani namun tetap nyaman dilihat.
Pilihan seperti hijau lembut, biru kalem, atau warna tanah bisa menjadi alternatif yang menarik. Selain memberi kesan segar, warna ini juga membuat ruangan terasa lebih hidup.
Baca Juga: 3 Aplikasi Desain Interior Online Favorit Desainer, Solusi Praktis Tanpa Ribet
Tidak perlu terlalu takut ruangan terasa penuh
Banyak orang sengaja mengosongkan ruang karena takut terlihat sempit. Padahal, fungsi ruangan tetap harus menjadi prioritas utama.
Menambahkan furnitur tambahan seperti kursi atau meja kecil justru bisa meningkatkan kenyamanan. Selama penataannya tepat, ruangan tetap terlihat rapi tanpa kehilangan fungsi.
Itulah 7 aturan dekorasi yang bisa diabaikan agar hunian kamu lebih estetik dan fungsional. Mungkin, cara ini bisa Anda lakukan sekarang juga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News