M O M S M O N E Y I D
Bugar

Bukan Hanya Latihan, Ini 8 Persiapan Sebelum Race agar Lari Nyaman dan Minim Cedera

Bukan Hanya Latihan, Ini 8 Persiapan Sebelum Race agar Lari Nyaman dan Minim Cedera
Reporter: Sanny Cicilia  |  Editor: Sanny Cicilia


MOMSMONEY.ID - Hari perlombaan bukan hanya soal latihan yang sudah dijalani selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan. Persiapan menjelang race juga berperan penting agar tubuh siap menghadapi tantangan di lintasan sekaligus menekan risiko cedera.

Apalagi untuk pelari pemula, cek sejumlah hal lain yang juga perlu diperhatikan, mulai dari memastikan tubuh cukup beristirahat, menjaga asupan cairan dan nutrisi, hingga melakukan pemanasan dengan benar. 

Berikut delapan hal yang disarankan para ahli sebelum mengikuti lomba lari.

1. Sleep banking, pastikan tidur cukup

Tidur yang berkualitas membantu tubuh memulihkan otot, menjaga konsentrasi, serta meningkatkan performa saat berlari. Orang dewasa dianjurkan tidur sekitar 7–9 jam per malam. 

Tapi, jangan panik jika sulit tidur pada malam sebelum race. Dikutip dari eightsleep.com, menurut berbagai penelitian, yang paling menentukan justru kualitas tidur selama dua hingga tiga malam sebelumnya. 

Tubuh membutuhkan waktu sekitar 48–72 jam untuk mengisi kembali cadangan glikogen dan menyelesaikan proses penyeimbangan hormon. Ini memperlihatkan, sleep banking atau akumulasi tidur yang cukup dalam beberapa hari sebelumnya lebih berpengaruh daripada hanya tidur satu hari. 

2. Penuhi kebutuhan cairan sejak sehari sebelumnya

Jangan menunggu hingga menjelang start untuk minum dalam jumlah banyak. Menurut panduan American College of Sports Medicine (ACSM), pelari sebaiknya datang ke lokasi lomba dalam kondisi sudah terhidrasi dengan baik. Salah satu caranya adalah memenuhi kebutuhan cairan sejak sehari sebelumnya dan mengonsumsi sekitar 400–600 mililiter cairan sekitar dua hingga tiga jam sebelum start.

3. Siapkan minuman elektrolit

Untuk lomba dengan durasi lebih dari satu jam atau berlangsung di cuaca panas dan lembap, minuman yang mengandung elektrolit dapat membantu menggantikan natrium dan mineral yang hilang melalui keringat. Ahli mengingatkan agar pelari tidak hanya mengandalkan air putih dalam jumlah berlebihan karena dapat meningkatkan risiko kadar natrium darah menjadi terlalu rendah. 

Saat ini, cukup mudah menemukan minuman elektrolit. Tak terkecuali, Powerade, sebagai minuman isotonik untuk mempercepat hidrasi. Powerade putih dan biru, berperisa buah segar, dapat digunakan untuk yang beraktivitas hingga berkeringat dan memerlukan penggantian elektrolit dengan cepat.

Powerade fun run

4. Konsumsi makanan yang tepat sebelum berlari

Pilih makanan yang mudah dicerna dan kaya karbohidrat sekitar dua hingga tiga jam sebelum perlombaan sebagai sumber energi. Sebaliknya, hindari mencoba makanan atau minuman baru pada hari race karena dapat memicu gangguan pencernaan.

5. Lakukan pemanasan secara dinamis

Pemanasan membantu meningkatkan aliran darah ke otot dan mempersiapkan tubuh untuk berlari. Luangkan waktu sekitar 5–15 menit untuk berjalan cepat atau jogging ringan yang dikombinasikan dengan gerakan dinamis, seperti leg swings, lunges, atau high knees.

6. Gunakan perlengkapan yang sudah pernah dicoba

Hari perlombaan bukan waktu yang tepat untuk mencoba sepatu atau pakaian baru. Gunakan sepatu, kaus kaki, pakaian, maupun perlengkapan lain yang sudah terbukti nyaman saat latihan guna mengurangi risiko lecet maupun rasa tidak nyaman selama berlari.

Powerade fun run

7. Atur strategi dan nikmati jalannya race

Banyak pelari memulai lomba dengan kecepatan yang terlalu tinggi karena terbawa suasana. Support.runna mengingatkan, pentingnya menjaga pace sesuai kemampuan sejak awal dapat membantu mempertahankan tenaga hingga garis finis. Selain mengejar catatan waktu, nikmati juga pengalaman mengikuti race.

8. Jangan lewatkan pendinginan setelah finis

Setelah menyelesaikan lomba, jangan langsung berhenti total. Berjalan santai selama beberapa menit membantu detak jantung kembali secara bertahap. Lengkapi dengan minum untuk mengganti cairan yang hilang dan lakukan peregangan ringan setelah tubuh mulai rileks sebagai bagian dari proses pemulihan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

7 Cara Memperbarui Kamar Tidur biar Lebih Nyaman Tanpa Renovasi Besar

Kamar tidur terasa membosankan? Coba 7 cara sederhana ini untuk membuatnya lebih rapi, segar, dan nyaman tanpa renovasi besar.

7 Panduan Aman Menggunakan Earphone agar Telinga Tetap Sehat, Simak yuk

Ingin tetap nyaman mendengarkan musik tanpa merusak pendengaran? Simak cara tepat memakai earphone yang aman untuk telinga Anda.  

Mau Bantu Bayar Tagihan Keluarga? Cek Dulu Batas Keuanganmu

Mau bantu keluarga bayar tagihan? Cek batas kemampuan agar niat baik tidak membuat keuangan sendiri ikut terganggu.

Cara Menata Ruang Tamu Panjang biar Gak Terasa Sempit

Ruang tamu panjang bisa terasa nyaman dengan trik sederhana menata sofa, karpet, warna, pencahayaan, dan dekorasi.  

10 Kebiasaan Finansial Kelas Menengah biar Keuangan Lebih Tertata

10 kebiasaan finansial sederhana ini membantu kelas menengah mengatur uang, menghindari utang, dan menyiapkan masa depan.

Jangan Sepelekan ya! Ini Manfaat Makan Pisang Setiap Hari untuk Tekanan Darah Anda

Ketahui manfaat makan pisang secara rutin untuk membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Temukan juga deretan buah lain untuk tekanan darah.

Golden Period Anak Tak Boleh Terlewat, Ini Pentingnya Gizi dan Stimulasi

Stimulasi dan Gizi Tepat Jadi Kunci Optimalkan Perkembangan Otak Anak di Masa Golden Period           

Provinsi Ini Masih Hujan Sangat Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (28/7)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 28 Juli 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

TransNusa Hadirkan Tarif Penerbangan Spesial dan Promo Fly Cruise Bersama STB

Promo fly-cruise STB dan TransNusa mengkombinasikan perluasan penerbangan TransNusa dan Singapura sebagai hub kapal pesiar di Asia Tenggara. 

Tips Atur Strategi Latihan Marathon dan Siap Mental

Setelah berbulan-bulan berlatih, menuntaskan long run dan melewati fase peak training, banyak pelari justru mulai ragu ketika race day dekat.