M O M S M O N E Y I D
Santai

6 Makanan Sehat untuk Dikonsumsi Saat Sakit, Mudah dan Bisa Tambah Energi

6 Makanan Sehat untuk Dikonsumsi Saat Sakit, Mudah dan Bisa Tambah Energi
Penulis: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Makanan dipercaya bisa menjadi sumber obat alami yang membantu percepatan kesembuhan seseorang.

Sebut saja flu, demam, dan penyakit lainnya, ketika sakit, Anda tentu akan mulai mencari kesembuhan dari makanan sebagai pertolongan pertama.

Namun terkadang Anda bisa jadi merasa kebingungan mencari makanan yang tepat untuk dimakan ketika sedang sakit, bahkan mungkin Anda tidak memiliki energi dan selera untuk menyiapkan makanan sehat.

Tak perlu khawatir, jika sedang merasa sakit dan membutuhkan energi dari makanan, berikut ada beberapa daftar makanan sehat yang bisa dikonsumsi saat sedang sakit dari Popsugar.

Baca Juga: Daftar Makanan Sehat untuk Penderita Usus Buntu, Coba Minum Jus Sayur

Sup ayam

Sup ayam hangat yang dimakan ketika tubuh sedang merasa tidak fit bisa menjadi obat mujarab untuk meredakan gejala sakit.

Faktanya, sejumlah data menunjukkan bahwa sup ayam dapat membantu mengatasi infeksi saluran pernapasan. Mampu menghidrasi tubuh, mengenyangkan, serta mengandung elektrolit alami. Maka dari itu, hidangan klasik ini adalah pilihan wajib saat Anda sedang sakit.

Yogurt

Produk olahan susu yang kaya kalsium ini merupakan sumber protein yang baik untuk membantu memperbaiki jaringan tubuh. Manfaat utama yogurt terletak pada kandungan probiotiknya.

Bakteri baik ini dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh, melancarkan pencernaan, dan bahkan meredakan gejala gangguan pencernaan umum seperti diare yang terkadang menyertai penyakit tertentu.

Selain itu, yogurt lembut di perut dan bisa menjadi pilihan makanan bergizi jika nafsu makan Anda sedang menurun.

Minuman elektrolit

Jika Anda terserang gangguan pencernaan, muntah dan diare dapat menyebabkan hilangnya cairan serta elektrolit penting seperti natrium, kalium, dan klorida dalam jumlah besar. Kondisi ini dapat mengganggu fungsi normal tubuh dan memicu dehidrasi.

Minuman elektrolit tidak hanya menggantikan cairan yang hilang, tetapi juga memulihkan keseimbangan elektrolit tubuh, sehingga membantu proses pemulihan serta mencegah komplikasi seperti kelelahan, kelemahan otot, dan dehidrasi yang lebih parah.

Baca Juga: Ada 7 Manfaat Buah Semangka untuk Kesehatan, Bisa Turunkan Tekanan Darah

Pisang

Saat tidak memiliki energi untuk masak makanan ketika sedang sakit, konsumsi saja buah pisang yang kaya nutrisi dan mudah dicerna oleh tubuh. Buah ini juga merupakan sumber kalium yang sangat baik.

Mineral dalam pisang bisa membantu menjaga keseimbangan cairan, fungsi saraf, dan kontraksi otot. Selain itu, pisang mengandung vitamin B6 yang membantu pembentukan neurotransmiter peningkat suasana hati.

Ditambah lagi, kandungan karbohidrat sederhananya memberikan energi secara cepat dan umumnya aman bagi lambung.

Lemon

Mengonsumsi lemon terbukti dapat melindungi tubuh dari infeksi saluran pernapasan. Itulah sebabnya menambahkan air perasan lemon dan madu ke dalam teh merupakan hal yang umum dilakukan untuk mendapatkan efek yang menenangkan.

Selain itu, lemon merupakan sumber Vitamin C yang sangat baik sebagai nutrisi yang dikenal dapat mendukung sistem kekebalan tubuh yang sehat.

Madu

Madu memiliki khasiat obat yang sangat bermanfaat. Kandungan antioksidan alami, enzim, dan sifat antibakterinya menjadikannya obat yang ideal untuk mengatasi sakit tenggorokan atau batuk.

Bahkan, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The British Medical Journal menemukan bahwa penggunaan madu untuk meredakan gejala infeksi saluran pernapasan atas terbukti lebih efektif dibandingkan obat-obatan umum lainnya, termasuk antibiotik dan obat pereda batuk.

Selain itu, madu membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga mempercepat proses pemulihan.

Demikian tadi daftar beberapa jenis makanan yang bisa dikonsumsi saat sedang sakit untuk menambah energi dan mengurangi gejala sakit semakin parah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Cek Rekomendasi Saham Hari Ini dari Kiwoom Sekuritas (29/7)

IHSG diperkirakan menguji support, berikut rekomendasi saham hari ini, Rabu, 29 Juli 2026 dari Kiwoom Sekuritas Indonesia.

Update BMKG: Peluang Intensitas El Nino 75% dengan Kategori Sangat Kuat, Ini Efeknya

Berdasarkan analisis BMKG, fenomena El Nino bakal bertahan hingga awal 2027. Peluang intensitasnya 75% dengan kategori sangat kuat.

Dampak Hepatitis Bikin Gangguan Metabolik Glukosa, Gula Darah Melonjak Tinggi

Kombinasi hepatitis dan gula darah tinggi dapat mempercepat tingkat keparahan fibrosis hingga sirosis. Pelajari langkah pencegahannya di sini.

Tetap Bugar Tanpa Risiko, Ini 7 Panduan Mencegah Serangan Jantung saat Olahraga

Jangan sampai niat hidup sehat berujung bahaya akibat serangan jantung mendadak saat olahraga. Terapkan persiapan tepat dan kenali tubuh Anda.

IHSG Menguji Level 6.000, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini dari Mirae (29/7)

Simak proyeksi IHSG dan rekomendasi saham hari ini, Rabu, 29 Juli 2026 dari Mirae Asset Sekuritas Indonesia.

Bahaya Konsumsi Bir dan Daging Merah, Pria Rentan Kena Serangan Asam Urat Akut

Kebiasaan minum bir dan konsumsi purin tinggi mempercepat penumpukan asam urat lo. Pelajari faktor risiko yang sering diabaikan pria.

Hand Cream Terbaik: Kulit Tangan Mengelupas Kini Bebas Kasar

Kulit mengelupas butuh hidrasi mendalam dari ceramide hingga shea butter. Cek rekomendasi hand cream terbaik untuk mengembalikan kelembutan.

6 Makanan Sehat untuk Dikonsumsi Saat Sakit, Mudah dan Bisa Tambah Energi

Berikut ada beberapa daftar makanan sehat, mudah, dan cepat dibuat yang bisa dikonsumsi saat sedang sakit.

Net Sell Rp 788 Miliar, Saham Apa Saja Paling Banyak Dijual Asing?

Selasa kemarin, 28 Juli 2026, nilai jual bersih (net sell) oleh asing sebesar Rp 788 miliar di pasar reguler. 

Harga Emas Pegadaian Hari Ini (29/7): Galeri24 Turun Rp 8.000, UBS Merosot Rp 16.000

Harga emas di Pegadaian kompak melemah Rabu (29/7). Emas Galeri24 turun Rp 8.000 per gram, sementara emas UBS terkoreksi Rp 16.000 per gram.