M O M S M O N E Y I D
Keluarga

6 Kesalahan Mendisiplinkan Anak yang Wajib Orang Tua Hindari

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Berikut 6 kesalahan mendisiplinkan anak yang wajib orang tua hindari. Simak sampai akhir, ya, Moms.

Sudah berusaha mendisiplinkan anak tapi mereka semakin suka memukul, berteriak, atau tetap tidak mau mendengarkan kata-kata Anda? Bisa jadi, Anda melakukan strategi disiplin yang salah tanpa disadari.

Melansir laman Parents, ada beberapa kesalahan mendisiplinkan anak yang wajib orang tua hindari. Berikut 6 di antaranya yang wajib orang tua tahu:

Baca Juga: 7 Tips Bepergian bersama Bayi Pakai Kereta, Dijamin Lancar dan Menyenangkan!

1. Memarahi anak di tempat umum

Saat berada di tempat umum, anak mungkin bertingkah menjengkelkan atau membahayakan dirinya sendiri. Ketika itu terjadi, hindarilah untuk mendisiplinkan anak di depan orang lain.

Pasalnya, anak akan lebih fokus pada siapa saja yang mendengarkan percakapan antara Anda dengan mereka dibanding apa yang sedang Anda ajarkan.

Sebaiknya, carilah tempat yang tenang untuk berbicara empat mata dengan anak tentang perilaku buruk mereka tanpa terlihat atau terdengar oleh orang lain.

Jika Anda tidak menemukan tempat yang tenang untuk berbicara pada saat itu juga, coba tunjukkan secara singkat perilaku buruk anak. Lalu, beri tahu anak bahwa Anda akan membicarakannya lebih lanjut di rumah.

2. Mengabaikan rasa lapar anak

Anda tidak bisa mengharapkan anak menunjukkan perilaku terbaik mereka saat perutnya kosong.

Justru, kelaparan akan menyulitkan anak untuk berkonsentrasi dan bisa meningkatkan perilaku buruk mereka.

Jadi, pastikan anak makan terlebih dahulu sebelum Anda mendisiplinkan mereka. Pertama, katakan bahwa perilaku buruk anak merupakan sesuatu yang salah.

Kemudian, berjanjilah kepada anak bahwa Anda akan membahasnya lebih lanjut setelah mereka makan dan merasa kenyang.

Baca Juga: 6 Cara Mengatasi Anak yang Suka Memotong Pembicaraan, Awali dengan Contoh

3. Mempermalukan anak

Jangan pernah mempermalukan anak saat berusaha mendisiplinkannya, misal membandingkan mereka dengan kakak atau adiknya.

Pendekatan disiplin semacam ini hanya akan membuat anak-anak saling membenci dan enggan memperbaiki perilaku buruk mereka.

Ingat, disiplin perlu berfokus pada cara anak bertindak dan bukan tentang bagaimana mereka dibandingkan dengan orang lain.

Dengan tidak membanding-bandingkan anak, mereka akan cenderung berperilaku baik, jarang mengamuk, dan lebih akur satu sama lain.

4. Memberikan instruksi yang samar

Apakah anak Anda terus melempar pakaiannya ke lantai padahal Anda sudah memberi tahu mereka berkali-kali untuk tidak melakukannya?

Kemungkinan besar, anak tidak benar-benar memahami apa yang Anda minta dari mereka.

Untuk mengatasinya, cobalah untuk membuat arahan yang sespesifik mungkin. Beri tahu anak tentang apa yang harus mereka lakukan alih-alih apa yang tidak boleh mereka lakukan.

Contoh, katakan hal-hal seperti “Tolong gantung pakaian kamu sebelum masuk kamar” daripada “Jangan lempar pakaian kamu ke lantai!”.

Hal yang sama pun berlaku untuk teguran. Misal saat anak Anda memukuli Anda atau orang lain, hindari mengatakan “Jangan memukul!”.

Sebagai gantinya, katakan “Ibu tidak memukul orang. Jadi, kamu bisa memukul bantal saat sedang marah” sembari membelai lengan anak dengan lembut.

Baca Juga: 6 Cara Menghadapi Anak Kecil yang Berperilaku Memberontak dengan Tepat

5. Tersinggung secara berlebihan

Anak-anak bertingkah karena banyak alasan, salah satunya pengendalian diri yang kurang. Oleh sebab itu, tidak heran jika anak suka menguji batasan.

Seburuk apapun perilaku si kecil, tanamkanlah dalam diri Anda bahwa mereka tidak melakukannya karena tidak menyukai Anda.

Justru, perilaku buruk merupakan cara bagi anak untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan entah itu kasih sayang, camilan, atau waktu bermain yang lebih lama.

Dengan demikian, Anda tak perlu tersinggung atau merasa tidak layak menjadi orang tua saat anak berperilaku buruk kepada Anda, ya, Moms.

Sebaiknya, pertahankan pelukan dan ciuman seraya memberi tahu anak bahwa Anda tidak akan membiarkan mereka tidak menghormati Anda.

6. Tidak konsisten

Menegakkan aturan secara tidak konsisten akan mengajarkan anak bahwa melanggarnya bukan masalah besar karena tidak ada konsekuensi apapun.

Inkonsistensi dalam upaya mendisiplinkan anak akan mengirimkan sinyal kepada mereka bahwa Anda tidak benar-benar memegang kendali.

Tentu saja, hal tersebut akan sangat membingungkan terutama bagi anak-anak yang masih sangat kecil.

Pastikan untuk selalu menindaklanjuti aturan yang sudah Anda buat dengan konsekuensi yang sesuai tatkala anak melanggarnya.

Itulah 6 kesalahan mendisiplinkan anak yang wajib orang tua hindari. Yuk, perbaiki.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Stop Insecure! Hindari Cara Instan, Ini 7 Cara Mengecilkan Paha dan Betis yang Mudah

Paha dan betis besar sering bikin minder? Coba 7 gerakan mudah ini yang efektif membentuk kaki Anda jadi lebih proporsional.

Wajib Tonton 7 Film Fisika Terbaik Bikin Paham Rahasia Alam Semesta

Tertarik ilmu fisika? 7 rekomendasi film sci-fi ini tak hanya menghibur, tapi juga menyuguhkan banyak pengetahuan. Jangan sampai terlewat!

Usai Menguat, Harga Emas Antam Terkoreksi ke Rp 2.635.000 per Gram pada Senin (13/7)

Harga emas Antam turun Rp 15.000 menjadi Rp 2.635.000 per gram, sedangkan buyback melemah ke Rp 2.395.000 per gram.

Bikin Mental Terganggu, Waspada 7 Efek Samping Kecanduan Media Sosial

Kecanduan media sosial lebih dari sekadar buang waktu. Ini 7 konsekuensi serius pada mood, fokus, dan perkembangan emosi Anda.

Bukan Kartun Biasa, 5 Film Animasi Ini Punya Rating Dewasa

Adegan dewasa dan eksplisit tersebar di film animasi. Jangan sampai salah tonton, kenali 5 judul animasi yang hanya cocok untuk dewasa.

Pencinta Thriller? 6 Film Teror Ini Dijamin Bikin Jantung Berdebar

Ingin pengalaman nonton paling menegangkan? 6 film teror pilihan ini siap menguji adrenalin Anda. Temukan daftar lengkapnya sekarang!

Kulit Wajah Bebas Milia, Ini Langkah Penting Cegah Kemunculannya Kembali

Milia terbentuk dari keratin terjebak di bawah kulit. Ketahui cara membersihkan dan mencegahnya agar wajah mulus tanpa benjolan.

Kiwoom Sekuritas Bagikan 4 Rekomendasi Saham untuk Perdagangan Hari Ini (13/7)

IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin (13/7/2026).​ Berikut rekomendasi saham dari Kiwoom Sekuritas untuk hari ini.

Manfaat PHA untuk Anti-Aging dan Atasi Kulit Kusam, Ini Cara Pakainya

Ingin kulit bebas kerutan dan kusam? Manfaat PHA tak hanya mengeksfoliasi, juga atasi tanda penuaan dini. Lihat cara pakainya untuk hasil optimal.

Kulit Bertekstur Hilang Cukup Lakukan 4 Perawatan Rutin Ini

Membasmi kulit bertekstur ternyata bisa dilakukan dengan langkah sederhana. Temukan 4 solusi ampuh untuk mendapatkan wajah mulus impian Anda.