M O M S M O N E Y I D
Keluarga

6 Cara Melatih Anak Tidur Sendiri, Awali dengan Menyingkirkan Gangguan Elektronik

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Ini 6 cara melatih anak tidur sendiri yang patut orang tua tahu.

Bukan hal aneh saat melihat anak-anak yang masih kecil takut untuk tidur sendirian. Kecemasan, fantasi tentang monster, dan gangguan kerap membuat anak menginginkan teman tidur.

Kendati wajar, namun orang tua sangat disarankan untuk membiasakan anak tidur sendiri sedini mungkin guna mendorong kemandirian.

Melansir laman Parents, ada beberapa cara melatih anak tidur sendiri yang dapat orang tua ikuti. Apa saja? Berikut penjelasannya:

Baca Juga: 5 Tips Menata Kamar Tidur yang Menenangkan untuk Anak, Anak Pasti Betah

1. Singkirkan gangguan

Cara pertama untuk melatih anak tidur sendiri adalah menyingkirkan gangguan. Singkirkan televisi, komputer, dan perangkat elektronik lainnya dari kamar anak guna menciptakan lingkungan yang kondusif untuk tidur.

Menurut Judith Owens, M.D., penasihat orang tua, cahaya yang dipancarkan layar televisi dan komputer akan membuat anak lebih sulit untuk tertidur.

Jadi, pastikan cahaya di kamar tidur anak redup. Anda bisa mempertimbangkan untuk memasang lampu tidur jika memang dibutuhkan.

2. Ciptakan rutinitas sebelum tidur

Cara kedua untuk melatih anak tidur sendiri yaitu menciptakan rutinitas sebelum tidur. Rutinitas seperti mandi air hangat, memakai piyama, menggosok gigi, dan membaca dongeng sebelum tidur mampu membuat anak merasa lebih aman untuk tidur.

Rutinitas sebelum tidur akan menciptakan prediktabilitas untuk membuat anak siap tidur secara psikologis sekaligus mengurangi kecemasan mereka.

Rutinitas juga akan menurunkan tingkat stres dan menciptakan serangkaian langkah yang diketahui oleh anak sebagai proses menuju waktu tidur.

Baca Juga: Simak Tips Merawat Anak dari Irish Bella, Lakukan Pijatan saat Sakit

3. Minimalkan kehadiran Anda

Cara ketiga untuk melatih anak tidur sendiri yakni meminimalkan kehadiran Anda. Pelan-pelan, berhentilah tidur di kamar si kecil.

Awali dengan beralih dari ranjang anak ke tempat duduk dekat pintu selama beberapa hari. Saat anak sudah mulai terbiasa, keluarkan diri Anda sepenuhnya dari kamar tidur mereka.

Biasanya, akan ada peningkatan besar saat upaya ini memasuki hari ke-10.

4. Ciptakan rasa aman

Cara keempat untuk melatih anak tidur sendiri ialah menciptakan rasa aman. Ketidakhadiran Anda atau bayangan tentang monster yang bersembunyi di bawah tempat tidur dapat membuat anak terjaga sepanjang malam.

Untuk membantu menenangkan ketakutan anak, letakkanlah benda-benda yang menenangkan seperti boneka binatang, selimut, atau bahkan akuarium di sekitar ranjang mereka.

Dengan begini, anak akan menyadari bahwa mereka tidak sendirian.

Baca Juga: Moms Wajib Tahu, Inilah Sederet Gejela Usus Buntu pada Anak

5. Bersikap tegas

Cara kelima untuk melatih anak tidur sendiri adalah bersikap tegas. Jika si kecil menyelinap ke kamar Anda di tengah malam, temani sebentar lalu kembalikan mereka ke kamarnya tanpa banyak interaksi.

Katakan kepada anak bahwa mereka harus tetap berada di tempat tidurnya sendiri.

Penting untuk bersikap tegas dan mengembalikan anak ke tempat tidurnya setiap kali mereka menyelinap ke kamar Anda. Apabila Anda tidak bersikap tegas, anak akan semakin sulit untuk tidur sendiri.

6. Beri hadiah untuk perilaku baik anak

Cara keenam untuk melatih anak tidur sendiri yaitu memberi hadiah untuk perilaku baik anak. Meskipun penting untuk mengabaikan perilaku anak yang tidak diinginkan seperti menangis, Anda tetap harus menghargai perilaku baik mereka.

Saat anak berhasil tidur sendiri dengan nyenyak, biarkan mereka memilih camilan favorit atau pakaian yang akan digunakan pada keesokan paginya.

Cara ini akan membantu anak mengasosiasikan perilaku baik dengan hadiah.

Nah, itulah 6 cara melatih anak tidur sendiri yang bisa Anda terapkan mulai sekarang. Untuk hasil terbaik, selalu ingat untuk menerapkan keenam cara di atas dengan konsisten, ya, Moms.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Sering Kesemutan? Waspadai Gejala Saraf Kejepit, Ini 8 Cara Efektif Mencegahnya

Nyeri punggung dan tangan kesemutan bisa jadi tanda saraf kejepit. Ketahui strategi pencegahannya secara tepat untuk mengurangi risiko seriusnya.

Net Sell Mencapai Rp 759 Miliar, Saham-saham Ini Paling Banyak Dilepas Asing (3/8)

Tercatat pada perdagangan Senin, 3 Agustus 2026, asing mencatatkan nilai jual bersih (net sell) Rp 759 miliar di pasar reguler. 

Bukan Cuma Kolesterol Tinggi, Makan Mie Instan juga Picu Berbagai Penyakit!

Minyak penggorengan yang dipakai mie instan kaya lemak trans yang menurunkan kolesterol baik. Cek dampaknya pada pembuluh darah di sini.

Spesial Kemerdekaan! Serbu Promo A&W Sharing Meal Paket Ramean Mulai 100 Ribuan

Kumpul bareng teman atau keluarga kini lebih terjangkau dengan memanfaatkan promo A&W Sharing Meal berisikan menu paket lengkap yang lebih hemat.  

Minum Susu Picu Gula Darah Tinggi? Cegah Kerusakan Otak Langkah Berikut!

Kandungan karbohidrat dalam susu sapi terurai menjadi gula di darah. Pelajari jam konsumsi dan pilihan alternatifnya di sini.

Promo HokBen x Yup Kemerdekaan, Ada Harga Spesial Rp 4.100 & Diskon hingga 50%

Sambut HUT RI ke-81 dengan promo HokBen kolaborasi Yup yang menawarkan harga spesial Rp 4.100 dan diskon hingga 50%.

Daya Baterai 7000mAh Realme GT 7T Siap Libas Sesi Gaming Seharian

Baterai jumbo 7000mAh dan fast charging 120W kini hadir di Realme GT 7T. Cari tahu ketahanan performanya untuk gaming seharian di sini.

Serum Vitamin C: Pemakaian Rutin Ampuh Samarkan Flek Hitam dan Kulit Kusam

Pemakaian rutin serum vitamin C ampuh menyamarkan flek hitam dan kusam. Pelajari cara memilih produk yang tepat di artikel ini.  

5 Manfaat Teh Bunga Osmanthus untuk Kesehatan Pencernaan hingga Melindungi Kulit

Teh bunga osmanthus tak hanya memiliki aroma lembut yang menenangkan, tetapi juga kaya antioksidan. Ketahui beragam manfaatnya di sini!

12 Warna Kabinet Dapur yang Bikin Rumah Terlihat Punya Karakter Kuat

Bingung memilih warna kabinet dapur? Ini 12 pilihan warna tahun 2026 yang hangat, fleksibel, dan cocok untuk beragam gaya rumah di Indonesia.​