M O M S M O N E Y I D
Santai

6 Barang yang Harus Dihindari agar Rumah Lebih Maksimal dan Fungsional

6 Barang yang Harus Dihindari agar Rumah Lebih Maksimal dan Fungsional
Reporter: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Gaya maksimalis bikin rumah penuh tapi nyaman? Hindari 6 kesalahan ini agar dekorasi tetap estetik dan tidak bikin sumpek.

Gaya maksimalis belakangan makin populer di Indonesia, terutama di kalangan anak muda yang suka berekspresi lewat dekorasi rumah. 

Banyak yang mengira konsep ini berarti bebas menumpuk barang tanpa aturan, padahal justru sebaliknya. Melansir dari Southern Living, maksimalisme tetap butuh kontrol, kurasi, dan selera yang matang agar hasilnya tetap enak dilihat. 

Tanpa pengelolaan yang tepat, ruangan bisa terasa penuh, sesak, bahkan membuat pikiran jadi tidak rileks. 

“Barang tanpa tujuan hanya akan menambah kepadatan visual dan mengurangi nilai estetika ruang,” ujar desainer interior Danushka Boulos.

Baca Juga: Kompor Induksi atau Kompor Listrik? Ini Pilihan yang Lebih Pas untuk Dapur Rumah

Pengisi visual yang tidak punya fungsi

Tidak semua dekorasi layak dipajang, apalagi jika hanya sekadar memenuhi ruang kosong. Barang seperti pajangan acak, bantal berlebihan, atau hiasan yang tidak punya cerita justru membuat ruangan terasa ramai tanpa arah. 

Dalam praktik desain interior modern, setiap elemen seharusnya punya nilai, baik secara fungsi maupun emosional. Rumah yang nyaman bukan soal banyaknya barang, tapi bagaimana setiap detail terasa pas.

Barang rusak yang masih disimpan

Kebiasaan menyimpan barang rusak masih sering terjadi, entah karena alasan sayang atau nostalgia. Padahal, barang seperti meja goyang, vas retak, atau alat elektronik mati hanya akan menambah kesan berantakan. 

Di Indonesia sendiri, kesadaran untuk memilah barang dan mendaur ulang sudah mulai meningkat, jadi tidak ada alasan untuk menumpuk barang tidak terpakai. Lingkungan rapi juga berpengaruh langsung pada kesehatan mental penghuni rumah.

Terlalu banyak dekorasi kecil

Mengisi rumah dengan banyak benda kecil memang terlihat menarik di awal, tapi lama kelamaan bisa terasa melelahkan secara visual. Tren desain saat ini justru mengarah pada keseimbangan antara elemen besar dan kecil. 

Misalnya, satu lukisan besar bisa lebih kuat efeknya dibanding banyak frame kecil yang tersebar. Dengan komposisi yang tepat, ruangan akan terlihat lebih hidup tanpa terasa berisik.

Dekorasi yang saling bertabrakan

Maksimalisme memang identik dengan perpaduan berbagai gaya, warna, dan tekstur. Namun jika tidak dirancang dengan baik, hasilnya bisa terasa tidak nyambung. Banyak rumah terlihat penuh, tapi tidak punya benang merah desain. 

Kuncinya adalah tetap menjaga harmoni, misalnya dengan memilih palet warna yang saling mendukung atau tema tertentu sebagai dasar.

Baca Juga: Salah Warna Cat Rumah Bisa Turunkan Harga Jual? Ini Cara biar Properti Cepat Laku

Terlalu banyak titik fokus

Setiap ruangan idealnya punya satu pusat perhatian yang jelas. Jika semua sudut ingin ditonjolkan, justru tidak ada yang benar benar menonjol. 

Ini sering terjadi pada ruang tamu atau kamar yang terlalu banyak dekorasi mencolok. Dengan menentukan satu fokus utama, ruangan akan terasa lebih terarah dan nyaman dipandang.

Kebiasaan menumpuk kotak penyimpanan

Kotak kardus sering dianggap solusi praktis, tapi jika terlalu banyak justru menciptakan kesan berantakan. Banyak orang menyimpan kotak bekas dengan alasan jaga jaga, padahal jarang dipakai lagi. 

Mengganti dengan wadah penyimpanan yang lebih rapi dan seragam bisa membuat rumah terlihat lebih bersih dan terorganisir.

Cara mudah mulai merapikan rumah

Mulai merapikan rumah tidak harus langsung besar besaran. Anda bisa memulainya dari barang kecil seperti alat tulis rusak atau benda yang sudah kedaluwarsa. 

Terapkan juga metode penyimpanan sementara selama sekitar 30 hari untuk melihat apakah barang tersebut masih dibutuhkan. 

Jika tidak terpakai, artinya sudah saatnya dilepas. Yang paling penting adalah mengubah mindset bahwa merapikan rumah adalah bentuk self care, bukan sekadar kewajiban.

Maksimalisme bukan berarti asal penuh, tapi tentang bagaimana menciptakan ruang yang kaya karakter namun tetap nyaman. 

Menghindari kesalahan umum ini, Anda bisa menikmati rumah yang estetik sekaligus menenangkan. Di tengah gaya hidup modern yang serba cepat, memiliki ruang tinggal yang rapi dan teratur bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan. 

Mulai dari langkah kecil hari ini, dan rasakan sendiri dampaknya pada kualitas hidup Anda.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ini 5 Kripto Top Gainers yang Tetap Bertaji saat Pasar Loyo

Di pasar yang loyo, kripto KITE salah satu yang mampu naik dan menempati puncak kripto top gainers 24 jam terakhir.

Program IVF, Kisah Aktor Rifky Alhabsyi dan Istri Miliki Anak Setelah 9 Tahun

Menanti kehamilan anak pertama lewat program IVF, simak cerita lengkap aktor Rifky Alhabsyi dan istrinya.

Tips Bangun Kepercayaan Diri Anak untuk Ikut Kompetisi, Orang Tua Harus Lakukan Ini

Psikolog Klinis Anak dan Keluarga, Saskhya Aulia ​membagikan tips bagi orang tua untuk membangun kepercayaan diri pada anak untuk ikut kompetisi.  

Charlie Munger Ungkap 4 Kebiasaan Belanja yang Menghambat Kekayaan

Charlie Munger membocorkan 4 jenis pengeluaran yang diam diam bisa menghambat kebebasan finansial jangka panjang.​

12 Inspirasi Dapur Luar Bikin Halaman Rumah Makin Nyaman dan Estetik

Berikut inspirasi dapur luar ruangan modern yang estetik, nyaman, dan cocok untuk bikin acara makan keluarga makin berkesan.​

Cara Menabung Umrah dari Nol, Tips Logis biar Cepat Berangkat ke Tanah Suci

Berikut cara menabung untuk umrah kini makin mudah dengan strategi sederhana, realistis, dan cocok untuk semua kalangan di Indonesia.​

Peeling vs Eksfoliasi, Ini 4 Perbedaan Mendasar yang Wajib Diketahui

Pernah mengira peeling dan eksfoliasi sama? Simak dan catat, inilah 4 perbedaan peeling dan eksfoliasi!

5 Kondisi Halaman Rumah yang Sering Bikin Tetangga Tidak Nyaman

Kondisi halaman rumah yang berantakan ternyata bisa mengganggu tetangga dan memicu konflik kecil di lingkungan. Ini solusi praktisnya.​  

69,5% UMKM Indonesia Belum Bisa Akses Kredit, CBI Luncurkan Andalan UMKM

Portal digital Andalan UMKM berikan kemudahan kepada UMKM memahami bagaimana lembaga keuangan menilai profil usaha mereka dengan bahasa sederhana.

DRIVE Band Rilis Lagu Mantra Versi Bahasa Inggris

Terdapat perbedaan cerita dari lagu Mantra yang berbahasa Indonesia dengan versi Bahasa Inggris.