MOMSMONEY.ID - Tren desain Frank Lloyd Wright kembali populer pada 2026, dari material alami hingga ruang yang menyatu dengan alam.
Rumah modern kini mulai mencari karakter yang lebih hangat dan dekat dengan alam. Arah tersebut ternyata memiliki kemiripan dengan gagasan Frank Lloyd Wright yang sejak lama menghubungkan bangunan, manusia, dan lingkungan.
Melansir dari Better Homes & Gardens, lima elemen desain Wright kembali diperhatikan para desainer karena masih mudah diterapkan pada hunian masa kini.
Konsep ini juga cocok untuk segala model rumah di Indonesia yang mengandalkan cahaya alami, tanaman, teras, dan material bertekstur.
“Semua elemen ini terasa abadi karena berakar pada keaslian, keahlian, dan hubungan dengan alam,” ujar Jessica Dorling, desainer utama Dorling Design Studio.
Baca Juga: 5 Kebiasaan Merapikan Rumah Sebelum Tidur biar Pagi Terasa Segar Lagi
Ruang dalam dan luar terasa menyatu
Frank Lloyd Wright memandang rumah sebagai bagian dari lingkungan, bukan bangunan yang sepenuhnya terpisah dari alam. Karena itu, jendela, tanaman, cahaya, dan pemandangan luar menjadi bagian penting dari pengalaman berada di dalam rumah.
Konsep tersebut mudah diterapkan di Indonesia. Jendela lebar, pintu menuju taman, tanaman dalam ruangan, atau area duduk menghadap halaman dapat membuat rumah terasa lebih terbuka.
Tidak harus melakukan renovasi besar. Penataan ulang furnitur dan pemilihan warna yang mengambil inspirasi dari lingkungan sekitar juga dapat menghasilkan suasana serupa.
Material alami kembali diminati
Kayu, batu, bata, dan material dengan tekstur alami kembali menjadi pilihan untuk menghadirkan suasana hangat. Prinsip ini sejalan dengan gagasan arsitektur organik Wright yang mengutamakan keselarasan bangunan dengan lingkungannya.
Di rumah Indonesia, kayu dapat digunakan sebagai aksen pada meja, rak, kabinet, atau panel dinding. Batu juga bisa ditempatkan pada satu bagian dinding agar ruangan tidak terlihat terlalu penuh.
Penggunaan material alami secara terbatas justru dapat membuat interior terasa lebih berkarakter tanpa menghilangkan kesan modern.
Furnitur menyatu dengan bangunan
Rak built in, bangku dekat jendela, kabinet tersembunyi, dan penyimpanan di bawah tangga menjadi solusi menarik untuk rumah modern.
Selain membantu menjaga ruangan tetap rapi, furnitur yang dirancang mengikuti struktur rumah juga dapat memanfaatkan area yang sering terabaikan.
Konsep ini sangat berguna untuk hunian dengan luas terbatas. Namun, setiap furnitur sebaiknya dibuat berdasarkan kebutuhan agar tidak sekadar menjadi tambahan dekorasi.
Jendela menjadi elemen desain
Bagi Wright, jendela bukan hanya tempat masuknya cahaya. Bentuk dan pola jendela juga dapat menentukan karakter sebuah ruangan.
Pada rumah modern, gagasan tersebut dapat diterjemahkan melalui kaca buram, kaca berwarna, kaca berpola, atau detail geometris sederhana.
Penggunaannya tidak perlu berlebihan. Pintu utama, kamar mandi, kabinet, atau area tangga dapat menjadi lokasi yang tepat untuk memberikan aksen.
Bentuk unik menjadi pusat perhatian
Salah satu ciri khas desain Wright adalah keberaniannya menggunakan bentuk geometris dan garis yang kuat. Prinsip tersebut masih bisa diterapkan dengan pendekatan yang lebih sederhana.
Satu lampu unik, meja dengan bentuk tidak biasa, kursi berlekuk, cermin geometris, atau karya seni tertentu sudah cukup menjadi titik perhatian. Hanya memilih satu elemen utama, ruangan dapat memiliki karakter tanpa terasa penuh oleh dekorasi.
Baca Juga: 5 Ide Kreatif Memanfaatkan Botol Parfum Kosong biar Rumah Makin Estetik
Cara menerapkannya di rumah Anda
Tidak perlu mengubah seluruh rumah untuk mengikuti prinsip desain Frank Lloyd Wright. Mulailah dari satu ruangan dan pilih elemen yang paling mudah disesuaikan.
- Maksimalkan cahaya alami melalui jendela dan bukaan yang tersedia.
- Tambahkan tanaman untuk memperkuat hubungan dengan alam.
- Gunakan kayu atau batu sebagai aksen.
- Pilih furnitur penyimpanan yang menyatu dengan ruangan.
- Tambahkan satu dekorasi dengan bentuk yang menarik.
Langkah bertahap membuat perubahan lebih mudah dikontrol sekaligus tetap sesuai kebutuhan penghuni.
Prinsip lama dengan tampilan baru
Kembalinya elemen desain Frank Lloyd Wright bukan berarti rumah modern harus dibuat menyerupai bangunan klasik. Justru, kekuatan pendekatannya terletak pada prinsip yang bisa diterjemahkan sesuai zaman.
Hubungan dengan alam, penggunaan material alami, pencahayaan, fungsi ruang, dan bentuk yang memiliki tujuan masih relevan untuk hunian masa kini.
Pada akhirnya, rumah yang terinspirasi Wright bukan tentang mengikuti tren secara mentah. Intinya adalah menciptakan ruang yang nyaman, fungsional, memiliki karakter, dan terasa terhubung dengan lingkungan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News