MOMSMONEY.ID - Memilih susu formula untuk anak bukan sekadar membandingkan merek atau melihat klaim yang tertera di bagian depan kemasan.
Orang tua juga perlu mengetahui komposisi utama, sumber bahan baku, hingga bagaimana produk tersebut diproses, lo.
Bagi Moms yang sedang memilih susu formula, berikut beberapa hal yang dapat diperhatikan sebelum membeli:
1. Cek komposisi utama
Langkah pertama adalah membaca komposisi produk, bukan hanya klaim yang ditonjolkan pada kemasan.
Orang tua dapat melihat bahan apa yang menjadi komposisi utama dan bahan tambahan apa saja yang digunakan.
Menurut dokter sepesialis anak Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, Sp.A(K), pemahaman terhadap komposisi utama dan sumber bahan yang digunakan dapat membantu orang tua mengenali produk nutrisi anak secara lebih menyeluruh.
Dengan begitu, orang tua tidak hanya mengetahui kandungan tambahan dalam susu, tetapi juga bahan utama yang digunakan.
Baca Juga: Anak Sulit Belajar? Hindari 5 Hal Ini agar Tak Makin Kehilangan Percaya Diri
2. Cari tahu sumber bahan bakunya
Setelah melihat komposisi, orang tua juga bisa mencari tahu dari mana bahan utama tersebut berasal.
Untuk susu formula yang menggunakan susu sebagai bahan utama, informasi mengenai sumber susu menjadi salah satu hal yang dapat diperhatikan. Pertanyaan sederhananya adalah: dari mana susu tersebut berasal dan bagaimana kualitasnya dijaga sejak dari peternakan?
Informasi semacam ini dapat memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai perjalanan bahan baku sebelum menjadi produk akhir.
3. Perhatikan bagaimana susu diproses
Bahan baku yang baik juga perlu melalui proses pengolahan dan pengendalian kualitas yang jelas.
Karena itu, orang tua dapat mencari informasi mengenai bagaimana susu diproses, berapa tahapan produksi yang dilalui, serta bagaimana pemeriksaan kualitas dilakukan.
Dalam kunjungan Ace Fresh Journey ke fasilitas produksi FEIHE AceKid, misalnya, peserta melihat proses produksi susu formula di Smart Factory. Materi perusahaan menyebut setiap batch produk melewati 25 tahapan proses produksi dan 411 pemeriksaan kualitas.
4. Cek apakah produk bisa ditelusuri
Tips berikutnya adalah melihat apakah produsen menyediakan informasi yang memungkinkan konsumen mengetahui perjalanan produknya.
Salah satunya melalui sistem keterlacakan atau traceability. Dengan sistem tersebut, konsumen dapat memperoleh informasi lebih jauh mengenai sumber bahan baku dan perjalanan produk.
AceKid, misalnya, menyediakan sistem keterlacakan melalui QR code pada kemasan yang menurut materi perusahaan dapat digunakan konsumen untuk memperoleh informasi mengenai sumber susu dan perjalanan produk.
Baca Juga: Jangan Asal Pilih Susu Anak, Ini 5 Hal yang Wajib Dipertimbangkan
5. Sesuaikan dengan usia dan kebutuhan anak
Yang tidak kalah penting, pemilihan susu formula perlu disesuaikan dengan usia dan kebutuhan nutrisi anak.
AceKid juga mengingatkan bahwa penggunaan susu formula sebaiknya disesuaikan dengan usia dan kebutuhan nutrisi anak serta mempertimbangkan arahan tenaga kesehatan.
Sementara itu, pemberian ASI tetap menjadi nutrisi terbaik bagi bayi, termasuk ASI eksklusif selama enam bulan pertama dan dilanjutkan bersama MPASI sesuai kebutuhan tumbuh kembang anak.
Sejumlah poin tersebut menjadi bagian dari pendekatan yang diusung AceKid melalui kampanye #CekTransparansiAceKid.
Melalui pendekatan "Cek Transparansi", orang tua diajak untuk tidak berhenti pada informasi komposisi di kemasan, tetapi turut mencari tahu sumber bahan baku, proses produksi, serta bagaimana kualitas produk dijaga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News