MOMSMONEY.ID - Kamar tidur terasa kuno? Kenali 5 tanda dekorasi mulai ketinggalan zaman dan temukan cara simpel membuatnya lebih estetik.
Kamar tidur yang nyaman bukan cuma soal kasur empuk, tetapi juga suasana yang bikin betah setelah menjalani hari panjang. Tanpa disadari, beberapa pilihan dekorasi yang dulu populer sekarang bisa membuat ruangan terlihat monoton.
Melansir dari Real Simple, ada sejumlah ciri kamar tidur yang mulai ketinggalan zaman, mulai dari furnitur seragam sampai bantal hias yang terlalu banyak.
Menariknya, kamu tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk mengubah tampilannya karena sentuhan kecil pun bisa membawa suasana baru.
“Memadukan furnitur dengan karakter berbeda dapat membuat kamar tidur terasa lebih personal dan tidak seperti ruang pamer,” ujar Brittney Morgan dalam ulasannya di Real Simple.
Berikut lima tanda yang bisa diperhatikan beserta cara menyiasatinya agar kamar terasa lebih segar dan personal.
Baca Juga: Tren Rumbai Kembali Naik Daun, Ini Cara Simpel Bikin Dekorasi Rumah Lebih Berkarakter
Furnitur serba satu set
Tempat tidur, lemari, dan meja nakas dengan desain sama memang terlihat rapi. Namun, kalau semuanya terlalu seragam, kamar bisa terasa monoton dan kurang punya karakter.
Coba padukan furnitur dengan warna atau material berbeda, misalnya meja nakas kayu dengan tempat tidur berlapis kain. Selama ukuran dan warnanya tetap selaras, kamar akan terasa lebih menarik tanpa harus mengganti semua perabot.
Karpet menutupi seluruh lantai
Karpet penuh memang terasa nyaman, tetapi perawatannya bisa merepotkan karena debu dan kotoran mudah menumpuk di seratnya.
Alternatifnya, gunakan lantai yang mudah dibersihkan lalu tambahkan karpet area di sekitar tempat tidur. Pilih warna netral atau motif yang sesuai dengan konsep kamar supaya tampilannya tetap hangat dan tidak membosankan.
Hiasan dinding hanya berupa tulisan
Tulisan dekoratif seperti kata-kata motivasi pernah menjadi favorit untuk mempercantik kamar. Sekarang, kamu bisa mencoba sesuatu yang lebih personal, seperti foto keluarga, ilustrasi, atau karya seni favorit.
Susun beberapa bingkai menjadi galeri dinding atau pilih satu hiasan berukuran besar. Jika suka gaya minimalis, dekorasi anyaman juga bisa memberikan tekstur tanpa membuat ruangan terasa ramai.
Bantal hias terlalu banyak
Tempat tidur dengan banyak bantal memang terlihat menarik, tetapi bisa merepotkan saat harus merapikannya setiap pagi.
Cukup gunakan satu bantal aksen untuk tempat tidur kecil atau dua bantal dekoratif untuk tempat tidur yang lebih besar. Kamu juga bisa mengganti sarung bantal sesuai suasana, misalnya dengan motif bunga, warna hijau lembut, atau tekstur linen.
Furnitur berlapis cermin
Furnitur dengan permukaan cermin pernah populer untuk menciptakan kesan glamor. Namun, jika digunakan berlebihan, tampilannya bisa terasa kurang hangat.
Sebagai gantinya, gunakan cermin sebagai dekorasi tersendiri. Cermin berbingkai kayu, model asimetris, atau cermin berdiri bisa membuat kamar terlihat lebih segar sekaligus membantu memantulkan cahaya.
Baca Juga: Webster Green HC-130 Jadi Warna 2027, Sentuhan Hijau Klasik untuk Rumah Modern
Cara menyegarkan kamar tanpa renovasi
Tidak perlu buru-buru membeli furnitur baru. Mulailah dari beberapa langkah sederhana berikut:
- Rapikan barang dan singkirkan dekorasi yang sudah tidak diperlukan.
- Pilih dua atau tiga warna utama agar tampilan kamar lebih harmonis.
- Ganti sarung bantal atau tambahkan karpet sebagai aksen baru.
- Padukan material kayu, kain, dan anyaman untuk menciptakan kesan lebih hidup.
- Atur pencahayaan agar kamar nyaman digunakan untuk bersantai maupun beristirahat.
Kamar tidur yang terlihat kuno bukan berarti harus direnovasi besar-besaran. Mengurangi bantal, mengganti dekorasi dinding, atau memadukan furnitur dengan gaya berbeda sudah bisa memberikan perubahan yang terasa.
Tidak perlu mengikuti semua tren yang sedang populer, cukup pilih elemen yang sesuai dengan kebutuhan dan kepribadianmu. Akhirnya, kamar tidur akan terasa lebih nyaman, estetik, dan tetap menarik dalam jangka panjang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News