M O M S M O N E Y I D
Keluarga

5 Strategi Parenting untuk Membantu Anak Mengembangkan Perilaku Baik

Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Strategi parenting yang positif cenderung tidak menekankan kritik pada nilai yang rendah dan perilaku yang tidak diinginkan. Sebaliknya, strategi parenting yang positif justru lebih berfokus pada pujian terhadap perilaku baik.

Kontras dengan strategi parenting yang positif, gaya pengasuhan yang mengutamakan hukuman dan kritik yang keras berisiko membahayakan otoritas orang tua dan bisa mendorong anak untuk menarik diri dari orang tua. Lebih parahnya, anak bisa tumbuh menjadi sosok pemberontak yang terus-menerus mengembangkan perilaku negatif.

Anda ingin anak-anak mengembangkan perilaku yang baik alih-alih buruk? Melansir PsychCentral, cobalah untuk menerapkan 5 strategi parenting berikut ini!

1. Tetapkan aturan dan batasan

Aturan dan batasan cenderung memberikan anak-anak struktur dan otoritas orang tua yang sehat daripada perasaan dibatasi. Semakin konsisten Anda menerapkan aturan dan batasan beserta konsekuensinya, itu akan meningkatkan kemungkinan anak mengikuti apa yang telah ditetapkan.

Pada gilirannya, strukur yang sehat semacam ini dapat membantu anak untuk belajar lebih baik sekaligus meningkatkan kinerja akademik mereka.

Baca Juga: Moms, Ini 4 Cara Mencegah Temper Tantrum pada Anak

2. Tidak meneriaki anak

Meneriaki anak tatkala Anda kesal dengan perilaku mereka dapat meningkatkan kemungkinan anak mengembangkan masalah perilaku atau gejala depresi saat mereka memasuki usia remaja, menurut satu studi pada tahun 2014. Selain itu, kebiasaan ini juga bisa membuat anak marah dan memberontak.

Sebaiknya, tenangkan diri Anda terlebih dahulu sebelum merespons perilaku buruk anak. Setelah diri Anda tenang, barulah mulai berbicara kepada anak dan mencoba bekerja sama dengan mereka secara langsung untuk menyelesaikan konflik tanpa meninggikan suara.

Ini tidak hanya bisa membantu Anda mengatasi perasaan negatif dengan cara yang positif, tetapi juga dapat mengajarkan anak untuk tetap bersikap tenang ketika marah.

3. Validasi perasaan anak

Orang tua yang kerap mengakui dan memvalidasi perasaan anaknya akan menunjukkan kepada anak bahwa semua perasaan mereka entah itu positif maupun negatif merupakan hal yang baik-baik saja. Plus, kebiasaan positif ini juga akan mendukung anak untuk melalui apapun yang mereka rasakan dengan baik.

Pada akhirnya, setiap dukungan yang anak dapatkan dari orang tuanya akan membantu mereka mengembangkan keterampilan sosial-emosional yang kuat sekaligus membantunya untuk bersosialisasi dengan lebih mudah.

4. Puji anak alih-alih menghukumnya

Cobalah berfokus untuk memuji perilaku positif anak Anda daripada mengkritik atau menghukum mereka karena kesalahan atau perilaku buruk yang telah mereka lakukan. Termasuk bentuk validasi, memuji perilaku baik anak akan mendorong mereka untuk mengulangi perilaku positif tersebut guna mendapatkan perhatian dan validasi dari Anda.

Jika terus-menerus mengkritik anak atau menghukumnya, mereka mungkin akan mencari perhatian dari Anda dengan cara mengulangi perilaku yang tidak Anda sukai.

Memuji alih-alih menghukum anak juga dapat meningkatkan hubungan orang tua-anak. Sebuah studi pada tahun 2017 menunjukkan bahwa orang tua harus mencoba memuji anak-anaknya empat kali lebih sering daripada hanya berfokus untuk mengoreksi masalah perilaku anak.

5. Habiskan waktu berdua bersama anak

Setidaknya selama 10 menit setiap hari, habiskanlah waktu untuk berduaan bersama anak tanpa gangguan gadget atau orang lain. Lakukanlah kegiatan yang Anda dan anak sukai, misalnya berolahraga, berkebun, atau memasak bersama.

Pada dasarnya, anak-anak mendambakan perhatian positif yang tidak terbagi dari orang tuanya. Dengan menghabiskan waktu berduaan bersama anak, itu akan menjadi cara yang bagus untuk memastikan anak mendapatkan yang terbaik dari Anda. Kebiasaan ini juga berpotensi meningkatkan kemampuan sosial dan akademis mereka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

HP Baterai 7.000 mAh: iQOO 15 Bawa Peningkatan Telefoto, Layar Mirip iPhone 17

Mencari HP baterai besar? iQOO 15 punya baterai 7.000 mAh dan chip Q3 dengan ray tracing. Simak detail performanya!

Tidur Anda Terganggu? Ini 5 Kebiasaan Sehari-hari Pemicu Hormon Kortisol Naik

Jangan biarkan hormon stres merajalela! Pahami 5 pemicu kortisol yang sering Anda lakukan setiap hari dan cara mengatasinya sekarang.

Harga Emas Antam Hari Ini Kamis (14/5) Stabil di Angka Rp 2.839.000 per Gram

Harga emas batangan bersertifikat Antam hari ini keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) stabil pada Kamis (14/5).

Stres & Cemas Hilang! 6 Manfaat Menari Ini Jadi Obat Mujarab Kesehatan Mental

Ingin mental kuat dan bebas tekanan? Menari jadi solusi untuk meningkatkan mood dan self-esteem. Simak alasan tarian wajib jadi rutinitas Anda!

Koleksi Drakor Lim Ji Yeon, Pemeran Antagonis di My Royal Nemesis

Penasaran drakor apa saja yang dibintangi Lim Ji Yeon? Ada My Royal Nemesis hingga Money Heist. Cek sinopsis lengkapnya di sini.

5 Menu Makan Siang Diet Mediterania yang Bagus untuk Jantung

Tahukah bahwa ada beberapa menu makan siang diet Mediterania yang bagus untuk jantung lo. Apa sajakah itu?

Promo Burger Bangor: Long Weekend Makin Hemat, 3 Paket Burger Mulai Rp 45.000

Momen long weekend jadi lebih berkesan dengan promo Burger Bangor. Tersedia 3 paket hemat mulai Rp 45.000. Pesan cepat lewat GoFood.

Perasaan Flat dan Hampa, Kenali Tanda Emotional Numbness Sekarang

Apakah Anda merasa flat dan kehilangan minat? Itu bisa jadi gejala emotional numbness. Cari tahu gejalanya di sini!

Rahasia Sarapan Sehat, 5 Buah Ajaib Ini Bikin Kenyang Lebih Lama dan Berenergi

Bukan cuma enak, 5 buah ini punya khasiat luar biasa untuk sarapan Anda. Dari lancarkan pencernaan hingga bikin kenyang lebih lama. Cek di sini!

Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Kamis (14/5) Kompak Stagnan

Harga emas di Pegadaian produksi Galeri 24 dan UBS hari ini Kamis (14/5) kompak stagnan dari perdagangan sebelumnya