M O M S M O N E Y I D
Bugar

5 Penyebab Utama PPOK yang Perlu Dihindari

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Penyebab utama PPOK ada beragam yang perlu Anda ketahi agar bisa menghindarinya. 

Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) adalah penyakit radang paru-paru kronis yang menyebabkan aliran udara terhambat dari paru-paru.

Gejalanya meliputi kesulitan bernapas, batuk, produksi lendir (sputum), dan mengi serta bertahan cukup lama.

Selain itu, dilansir dari Healthline, berikut adalah beberapa penyebab utama PPOK yang penting untuk Andadan harus Anda hindari, antara lain: 

Baca Juga: Moms Wajib Tahu! Ini Cara Mendeteksi Penyakit Asma pada Anak

Polusi udara

Kebiasaan menghirup udara kotor atau paparan polusi udara dalam jangka panjang dapat membuat paru-paru rusak cepat rusak, sehingga memicu terjadinya PPOK.

Beberapa jenis pencemar udara yang menyebabkan PPOK adalah asap kendaraan, asap pabrik, debu, abu batubara atau kabut asap pembakaran hutan, asap las, serta debu silika.

Asma

Penyebab utama PPOK yang kedua adalah asma. Dalam beberapa kasus, penyakit asma yang tidak diobati akan merusak paru-paru hingga menyebabkan PPOK.

Akan tetapi, tidak semua penderita penyakit asma akan mengalami PPOK.

Paparan asap tembakau

Penyebab utama PPOK yang selanjutnya akibat paparan asap tembakau atau kebiasaan merokok dalam jangka panjang.

Semakin lama merokok, maka semakin besar risiko mengalami PPOK. Tidak hanya perokok, orang-orang yang terpapar asap rokok juga bisa berisiko mengalami PPOK.

Baca Juga: 5 Penyebab Gangguan Sistem Pencernaan pada Manusia

Faktor genetika

Penyebab utama PPOK yang keempat adalah faktor genetika. Hal ini yang tidak bisa dihindari. 

Kelainan genetik seperti defisiensi alpha-1-antitrypsin adalah penyebab beberapa kasus PPOK.

Faktor genetik lain kemungkinan membuat perokok tertentu lebih rentan terhadap penyakit ini.

Paparan debu dan bahan kimia di tempat kerja

Penyebab utama PPOK yang terakhir adalah terkena paparan debu dan bahan kimia di tempat kerja. 

Paparan jangka panjang terhadap asap, uap, dan debu bahan kimia di tempat kerja dapat mengiritasi paru-paru dan menyebabkan PPOK.

Inilah beberapa penyebab utama PPOK yang perlu Anda hindari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tidak Boleh Asal, Ini 5 Cara Merawat Botol Parfum agar Aromanya Tahan Lama

Membeli parfum mahal ternyata belum tentu menjamin aroma awet. Simpan botol parfum di tempat gelap dan stabil suhunya.

Pilih Bra Biasa atau Sport Bra? Ketahui 4 Perbedaannya Sebelum Beli

Bingung mau beli bra biasa atau sport bra? Sebelum beli, ketahui dulu 4 perbedaan sport bra dan bra biasa ini.

Prediksi Belanda vs Swedia Piala Dunia 2026: Duel Sengit Dua Tim Serang

Minggu, 21 Juni 2026, dini hari WIB. Pertandingan krusial Belanda vs Swedia akan sajikan duel taktik dan kualitas pemain. Jangan sapai terlewat.

Prediksi Jerman vs Pantai Gading (21/6): Perebutan Puncak Grup E

Pantai Gading punya kecepatan, Jerman punya lini serang mematikan. Siapa yang akan menang di Toronto Stadium? Cek prediksinya!  

Fitur Baru WhatsApp Android Tingkatkan Interaksi, Tak Perlu Repot Lagi

Jangan lewatkan update WhatsApp Android yang paling ditunggu. Menu pesan baru ini hadirkan tampilan segar dan interaksi lebih intuitif. 

HP Samsung Terbaru: Fitur Kamera S25 Ultra Unggul Jauh dari Seri Lain

Mencari HP Samsung terbaik? Galaxy S25 Ultra hadir dengan Snapdragon 8 Elite, namun ada kejutan di seri S25 & A35. Simak perbandingannya!

Kesehatan Anak Optimal: 7 Manfaat Labu Siam untuk MPASI, Kunci Tingkatkan Imun

Penting memberikan MPASI dengan nutrisi penting. Labu siam murah meriah ini bisa jadi solusi cegah obesitas dan tingkatkan imunitas anak.

Tablet Mini Terbaik: Ukuran Kecil, Performa Juara di 2026

Jangan salah pilih tablet mini. Huawei MatePad Mini dirilis dengan M-Pencil Pro dan layar OLED tajam. Lihat perbandingannya dengan tablet lain!

DBD Bukan Hanya Urusan Anak, Dokter Internist Desak Orang Dewasa Segera Vaksinasi

PAPDI desak vaksinasi DBD untuk dewasa 18–60 tahun karena komorbiditas perbesar risiko komplikasi hingga 7 kali lipat  

12 Daftar Makanan dan Minuman yang Mengandung Kalori Tinggi

Intip beberapa daftar makanan dan minuman yang mengandung kalori tinggi berikut ini, yuk!