M O M S M O N E Y I D
Keluarga

5 Penyebab Kulit Tetap Kering walau Pakai Pelembab, Nomor 5 Sering Terjadi

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Cari tahu 5 penyebab kulit tetap kering walau pakai pelembab di sini.

Kulit kering atau xerosis dikategorikan sebagai kulit yang pecah-pecah, bersisik, dan dehidrasi. Berdasarkan penelitian, masalah kulit kering cenderung meningkat seiring bertambahnya usia.

Meskipun dapat diatasi dengan berbagai cara, nyatanya masih banyak orang yang kulitnya tetap kering walaupun mereka sudah berusaha melembabkannya secara rutin dengan menggunakan produk pelembab.

Namun, tahukah Anda apa penyebabnya? Dilansir dari Skinkraft Laboratories, inilah 5 penyebab kulit tetap kering walau pakai pelembab.

Baca Juga: 6 Aroma Parfum yang Sering Ada di Dalam Parfum Branded, Berkelas Banget!

1. Membersihkan wajah secara berlebihan

Mencuci kulit wajah memang diperlukan untuk menghilangkan kotoran, debu, dan bakteri. Akan tetapi, pembersihan wajah yang dilakukan secara berlebihan justru dapat menyebabkan kerusakan pada kulit Anda, lo, Moms.

Di permukaan kulit terdapat minyak dan molekul tertentu yang berkontribusi untuk melembabkan kulit secara alami.

Apabila Anda terlalu sering mencuci wajah Anda, itu akan mengganggu faktor pelembab alami kulit dengan cara menghilangkan minyak dan molekul yang ada di permukaan kulit. Akibatnya, kulit akan mengalami kekeringan bahkan ketika Anda sudah mencoba melembabkannya.

2. Menggunakan produk cleanser yang keras

Sebagian besar produk pembersih kulit yang ada di pasaran memiliki formula yang cenderung keras bagi kulit.

Tak jarang, produk-produk tersebut mengandung bahan-bahan seperti benzyl alcohol, sulfat, dan wewangian buatan. Faktanya, bahan-bahan itu berisiko menghilangkan minyak alami kulit sekaligus membuat kulit menjadi kering.

Selain itu, penggunaan produk cleanser yang mengandung bahan kimia keras juga bisa mengiritasi kulit dan mengurangi keseimbangan ph alami kulit. Jadi, hati-hati saat memilih produk cleanser yang akan Anda gunakan, ya, Moms.

3. Menggunakan air yang terlalu panas

Banyak orang menggunakan air hangat untuk mencuci wajahnya. Namun, dikarenakan kulit wajah cenderung lebih lembut dari bagian tubuh lainnya, maka penggunaan air panas untuk membersihkan kulit sebaiknya Anda hindari. Pasalnya, air panas dapat memengaruhi penghalang alami kulit Anda.

Apabila Anda terus menggunakan air panas untuk mencuci wajah, itu bisa menyebabkan penghalang kulit rusak dan menciptakan jalur bagi semua kuman, bakteri, dan hal-hal eksternal lainnya untuk memasuki kulit Anda. Pada akhirnya, kulit akan menderita kekeringan, jerawat, dan masalah serius lainnya.

Baca Juga: Pahami 6 Cara Memilih Deodorant yang Benar Agar Kulit Ketiak Sehat!

4. Eksfoliasi berlebihan

Eksfoliasi menjadi salah satu rutinitas skincare yang tidak boleh Anda lewatkan. Kendati begitu, lakukanlah rutinitas ini sesuai anjuran alih-alih berlebihan karena eksfoliasi yang berlebihan dapat memicu iritasi dan ketidaknyamanan pada kulit.

Ketika Anda melakukan eksfoliasi kulit secara berlebihan, itu akan menghilangkan minyak alami dari kulit Anda sehingga kulit akan menjadi sangat kering.

Dalam situasi seperti ini, kemungkinan kulit akan menunjukkan tanda-tanda kekeringan parah meskipun Anda berusaha keras untuk melembabkannya.

5. Kurang minum air putih

Dehidrasi adalah penyebab utama dari kulit kering. Perlu Anda ketahui bahwa lapisan luar kulit terbuat dari hampir 15-20% air. Jadi, asupan air secara teratur memainkan peran yang penting dalam hidrasi kulit Anda.

Bahkan, penelitian telah menunjukkan bahwa peningkatan jumlah asupan air dapat meningkatkan hidrasi pada stratum korneum.

Dikutip dari Hello Sehat, stratum korneum adalah lapisan epidermis terluar yang terbentuk dari keratin dan berfungsi sebagai pelindung lapisan kulit yang lebih dalam.

Jadi, itulah 5 penyebab kulit tetap kering walau pakai pelembab. Setelah mengetahuinya, pastikan Anda menghentikan kebiasaan buruk yang tanpa disadari dapat merusak kulit sekaligus menerapkan gaya hidup sehat untuk merawat kulit dari dalam, ya, Moms. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo Alfamart Home Care 16-30 September 2026, Molto-Mama Lemon Harga Spesial

Manfaatkan promo Alfamart Home Care periode 16-30 September 2026 untuk belanja hemat kebutuhan rumah tangga.

Yogyakarta dan Sekitarnya Diprediksi Berawan Besok (24/9), Cek Rincian Daerahnya

BMKG memprakirakan seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta berawan besok dengan suhu hingga 33°C. Cek prakiraan lengkapnya

Kulkas Sering Bau Makanan? Teknologi dari Toshiba Ini Digadang Bisa Mengatasinya

​Toshiba New Double Door Refrigerator Series dilengkapi teknologi PureBIO Go Purification yang membantu menangkap aroma dan menghambat bakteri.

Hujan Guyur Wilayah Sumatera Utara Besok (24/9), Cek Prakiraan Lengkapnya

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok (24/9), dengan suhu mencapai 32°C.  

Prakiraan Cuaca Sumatera Selatan Besok (24/9), Hujan Diprediksi Meluas

BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sedang hampir di seluruh wilayah Sumatera Selatan besok (24/9). Cek prakiraan lengkapnya!

Prakiraan Cuaca Sumatera Barat Besok (24/9), Waspada Hujan Petir di Wilayah Ini

BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Sumatera Barat berpotensi hujan ringan besok (24/9), sementara Dharmasraya diprediksi hujan petir.

Cuaca Bali Kompak Berawan Besok (24/9) Suhu Capai 31°C, Simak Prakiraan Lengkapnya

BMKG memprakirakan seluruh wilayah Bali didominasi berawan besok (24/9), dengan suhu udara mencapai 31°C.

Cuaca Jawa Timur Didominasi Berawan Besok, Suhu Kota Madiun Diprediksi Capai 36°C

Prakiraan BMKG menunjukkan Jawa Timur didominasi berawan pada Kamis dan Jumat, dengan suhu maksimum bisa mencapai 36°C.

Cek Prakiraan Cuaca dan Suhu Jawa Tengah Besok (24/9) dan Lusa Didominasi Berawan

BMKG prakirakan Jawa Tengah berawan pada Kamis dan Jumat, dengan suhu maksimum mencapai 36 derajat Celsius.

Promo Alfamart Kebutuhan Dapur 16-30 September, Leekumkee-Pronas Diskon hingga 50%

Manfaatkan promo Alfamart Kebutuhan Dapur periode 16-30 September 2026 untuk belanja kebutuhan dapur dengan lebih hemat.