M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

5 Makanan dan Minuman Tinggi Indeks Glikemik yang Dapat Menyebabkan Jerawat

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Selain penggunaan skincare, kesehatan dan kecantikan kulit juga sangat dipengaruhi oleh makanan. Jadi, jangan heran tatkala kulit Anda sering mengalami breakout jika Anda tidak memfilter secara ketat makanan apa saja yang Anda konsumsi.

Di antara banyaknya makanan dan minuman, ada beberapa di antaranya yang memiliki indeks glikemik tinggi dan mudah memicu tumbuhnya jerawat. Dikutip dari Hello Sehat, indeks glikemik sendiri merupakan angka (berskala 1-100) yang menunjukkan seberapa cepat makanan berkarbohidrat diproses menjadi glukosa di dalam tubuh. Semakin tinggi nilai indeks glikemik dalam suatu makanan, maka semakin cepat pula bagi gula darah untuk melonjak.

Lalu, apa sajakah makanan dan minuman yang memiliki indeks glikemik tinggi sehingga patut untuk dikontrol porsinya atau bahkan dihindari? Melansir BeBeautiful, inilah 5 daftar makanan dan minuman tinggi indeks glikemik yang dapat menimbulkan jerawat hingga diabetes.

Baca Juga: Pahami Cara Menghilangkan Jerawat dengan Perawatan Sederhana, Tidak Sulit!

1. Nasi putih

Nasi putih memiliki indeks glikemik yang tinggi karena cepat diserap oleh tubuh. Dikarenakan agak cepat rusak ketika sudah berada di dalam tubuh, nasi putih dapat secara langsung meningkatkan insulin. Selain itu, konsumsi nasi putih juga bisa menyebabkan pelepasan testosteron yang memicu kelenjar minyak untuk bekerja secara berlebihan.

Kendati dapat menyebabkan berbagai permasalahan kulit akibat peningkatan produksi minyak, namun bukan berarti Anda harus menghindari konsumsi nasi putih sepenuhnya. Berlatihlah untuk mengontrol porsi nasi putih harian Anda dan cobalah untuk mengombinasikannya dengan makanan berprotein tinggi guna menyeimbangkan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh Anda.

2. Roti putih

Roti putih memiliki indeks glikemik sekitar 70. Itu artinya, pizza atau sandwich favorit Anda sangat bisa menjadi alasan di balik permasalahan jerawat yang sedang Anda alami.

Tak sekadar indeks glikemiknya yang tinggi, rata-rata roti putih juga mengandung gula yang dapat secara langsung meningkatkan kadar insulin. Jadi, jika Anda menginginkan kulit yang mulus dan terbebas dari teror jerawat, kurangilah kebiasaan makan roti putih dalam keseharian Anda mulai dari sekarang ya.

3. Kentang

Kentang terutama yang berwarna putih tidak terlalu sehat bagi tubuh maupun kulit. Pasalnya, kentang merupakan karbohidrat yang bisa dengan cepat diubah menjadi gula. Dengan sifatnya yang demikian, tidak heran jika kentang dapat menyebabkan jerawat, penyakit diabetes, hingga jantung.

Sangat disarankan bagi Anda untuk mengonsumsi kentang bersama makanan lain yang mengandung lemak atau protein. Perpaduan ini akan mengurangi indeks glikemik dan membuat pencernaan lebih lambat dibandingkan dengan memakan kentang sendiri tanpa didampingi makanan lain.

4. Cornflakes

Cornflakes memiliki protein yang rendah namun tinggi indeks glikemik.

Parahnya, beberapa jenis cornflakes sering kali mengandung HFCS (High Fructose Corn Syrup) sebagai gula tambahan. Padahal, gula merupakan larangan mutlak bagi orang-orang yang mendambakan kulit wajah yang sehat tanpa jerawat.

5. Soda

Tidak mengherankan jika soda masuk ke dalam daftar makanan dan minuman dengan indeks glikemik tinggi mengingat soda mengandung banyak gula yang dikenal dapat meningkatkan gula darah secara instan.

Tidak seperti makanan tinggi indeks glikemik lainnya yang mana bisa diseimbangkan dengan cara mengonsumsinya bersama makanan tinggi lemak atau protein, soda benar-benar patut dihindari oleh setiap orang apapun yang terjadi. Hal ini dikarenakan kandungan dalam soda dinilai berbahaya bagi tubuh terutama kulit. Alih-alih minum soda, alangkah baiknya Anda beralih ke air putih yang telah terbukti sehat dan bermanfaat bagi tubuh.

Itulah daftar makanan dan minuman dengan indeks glikemik tinggi yang berisiko merugikan tubuh maupun kulit. Dibandingkan harus mengorbankan kesehatan demi kenikmatan sesaat, akan jauh lebih baik bagi Anda untuk segera beralih ke kebiasaan makan yang lebih sehat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil China Open 2026: Tambah 3, Ada 7 Wakil Indonesia ke Babak 16 Besar

Hasil China Open 2026 babak 32 besar hari kedua Rabu (22/7), tiga wakil Indonesia melenggang ke 16 besar. 

Ada Beasiswa dari Lotte, Mahasiswa di Kampus Ini Berpeluang Dapat Bantuan Pendidikan

Lotte Foundation kembali menghadirkan program beasiswa bagi mahasiswa S1 dan D4 yang berprestasi di 10 universitas mitra  

Disebut Silent Killer, Ini 7 Gejala Kanker Ovarium yang Sering Dianggap Kembung Biasa

Gejala kanker ovarium kerap diabaikan karena mirip masalah pencernaan. Waspadai tanda seperti perut kembung terus-menerus hingga nyeri panggul.  

4 Perbedaan Crocs Asli dan Palsu, Jangan Tergoda Harga Miring!

Crocs asli diproduksi menggunakan material eksklusif yang dipatenkan. Simak dan catat, ini 4 perbedaan Crocs asli dan palsu yang wajib Anda tahu  

Pilah Sampah dari Rumah, Gerakan Chandra Asri Kini Jangkau Lebih Banyak Masyarakat

​Chandra Asri mengajak masyarakat membiasakan memilah sampah dari rumah melalui program #AksiAsri Operasi Semut.  

5 Tren Liburan Akhir 2026: Wisatawan Makin Hemat, Pesan Tiket Jauh Hari

 Air Asia Move mengungkap wisatawan tetap gemar berlibur, namun kini lebih cermat mengatur anggaran dan merencanakan perjalanan.​  

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Kamis (23/7): Mayoritas Wilayah Cerah, Suhu Capai 32°C

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada Kamis (23/7) didominasi cerah dengan suhu udara 16-32 derajat Celsius.  

Tanpa Diet Ketat, Ini 5 Strategi Menurunkan Berat Badan yang Mudah Menurut Ahli Diet

Pelajari tips praktis menurunkan berat badan berbasis kesehatan pencernaan. Prioritaskan makanan utuh kaya serat ketimbang suplemen instan,  

Kenali 7 Gejala Jantung Lemah yang Wajib Diwaspadai, Termasuk Sering Mendengkur lo

Banyak orang tidak menyadari gejala jantung lemah sampai kondisinya parah. Dari mendengkur keras hingga sering lelah, kenali tanda-tandanya!  

APPNIA Ajak Orang Tua Perhatikan Gizi Anak Untuk Tumbuh Kembangnya

Hari Anak Nasional 2026, APPNIA Ingatkan Pentingnya Gizi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak