M O M S M O N E Y I D
Keluarga

5 Kesalahan Umum Menggunakan Dehumidifier yang Sering Dilakukan

Reporter: Benedicta Prima  |  Editor: Benedicta Alvinta


MOMSMONEY.ID - Dehumidifier adalah salah satu investasi terbaik untuk rumah. Terutama, jika Anda mengalami masalah kelembapan di rumah. Namun, ada baiknya membaca kesalahan umum menggunakan dehumidifier untuk bisa memanfaatkan secara optimal. 

Apabila Anda membeli dehumidifier, tentu Anda ingin bisa menggunakannya secara efisien. Melansir Woman and Home, salah satu cara bisa menggunakan dengan efisien adalah mengetahui cara penggnaan yang tepat.

Pada artikel kali ini kami akan membahas kesalahan umum menggunakan dehumidifier yang seriung dilakukan. Sehingga Anda bisa hemat biaya, waktu dan masalah jamur serta rumah yang lembap mudah teratasi. 

Baca Juga: Ini Ukuran Dehumidifier yang Tepat Sesuai Luas Ruangan

Kesalahan menggunakan dehumidifier yang harus dihindari

Memilih ukuran dan jenis yang salah

Kesalahan menggunakan dehumidifier yang paling umum yang dapat Anda lakukan adalah tidak melakukan riset ragam bentuk, ukuran dan harga. Mungkin Anda mudah tergiur dengan dehumidifier yang kecil karena harganya lebih murah.

Namun, Anda lupa mempertimbangkan apakah dehumidifer tersebut sesuai dengan luas ruangan.

Membuka jendela dan pintu

Saat kamar atau ruangan terasa pengap, apek dan lembab kebanyakan orang akan membuka jendela dan menyalakan dehumidifier. Padahal ini cara yang salah menggunakan dehumidifier. 

Angin yang masuk ke rumah Anda akan membuat ruangan jadi lebih segar. Inii akabn membuat dehumidifier Anda jadi tidak berguna. Dehumidifier bekerja sesuai dengan aliran udara yang spesifik.

Sehingga, membuka pintu dan jendela akan mengacaukan semua pekerjaan yang dilakukan dehumidifier serta membiarkan lebih banyak kelembapan. 

Baca Juga: Apakah Buruk Tidur dengan Dehumidifer yang Dibiarkan Menyala?

Meletakan di tempat yang salah

Memilih tempat yang tepat untuk meletakan dehumidifier di rumah Anda bisa menjadi tugas yang sulit. Sebagian besar ahli merekomendasikan untuk menempatkan dehumidifier Anda di ruang tamu, ruang bawah tanah, atau kamar tidur jika ini adalah area yang lembab.

Orang-orang cenderung menempatkan dehumidifier mereka di sudut ruangan, tetapi sebaiknya untuk memposisikan unit setidaknya 20-30 cm dari penghalang apa pun. 

Ini membantu mencegah ventilasi yang tersumbat dan memastikan aliran udara yang tidak terbatas. Dehumidifier berfungsi dengan menarik udara dan mengeluarkannya melalui ventilasi, jadi menjaga jarak ini dari dinding sangat penting untuk sirkulasi udara yang tepat.

Anda juga harus menjauhkan dehumidifier dari sumber panas dan jendela. Sumber panas bisa mendorong  kelembapan di udara untuk membentuk kondensasi di dalam dehumidifier.  

Tidak menggunakan dehumidifier saat menjemur pakaian di dalam rumah

Banyak orang berpikir bahwa saat menjemur pakaian di dalam rumah Anda hanya perlu angin alami untuk mengeringkannya. Namun, jika Anda berjuang mengatasi masalah kelembapan di rumah dan perlu mengeringkan pakaian maka gunakan dehumidifier untuk membantu mempercepat pengeringan.

Tempatkan dehumidifier di bawah jemuran. Alat ini akan menarik kelembapan dan meniupkan udara segar ke pakaian. Ini akan menciptakan angin sepoi-sepoi dan mengisi rumah Anda dengan aroma pakaian segar. 

Tidak merawat dengan baik

Tidak membersihkan dengan benar adalah salah satu kesalahan menggunakan dehumidifier yang paling umum. Sama seperti alat apa pun di rumah Anda, penting untuk membersihkan dehumidifier Anda agar tetap berjalan secara efektif dan efisien.

Anda tidak hanya harus secara teratur mengosongkan air dan membersihkan reservoir, tetapi para ahli menunjukkan bahwa filter sering menjadi salah satu bagian yang paling diabaikan dari dehumidifier.

Membersihkan udara dari kotoran adalah pekerjaan yang harus diserahkan kepada pembersih udara, bukan? Sementara pembersih udara akan melakukan pekerjaan yang lebih menyeluruh, dehumidifier juga melakukan sedikit pemurnian. 

Saat dehumidifier mengangkat jamur dan kelembaban dari udara, mereka akan menangkap rambut, debu, dan bulu juga. Anda akan melihat penumpukan ini (dan akhirnya menyumbat) filter dehumidifier. Cukup bersihkan filter dengan kain mikrofiber.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.