M O M S M O N E Y I D
Santai

5 Hal Penyebab Monstera Mati dan Layu karena Kesalahan Tak Terduga

Penulis: Nur Afitria Cika  |  Editor: Nur Afitria


MOMSMONEY.ID - Tahukah Anda ada beberapa penyebab monstera mati dan layu karena kesalahan tak terduga? Artikel ini memberikan informasi mengenai penyebab monstera mati dan layu.

Ada beberapa penyebab monstera mati dan layu. Penyebab monstera mati dan layu biasanya karena kesalahan yang biasa dilakukan oleh si pemilik. 

Kesalahan tak terduga ini membuat monstera mati dan layu. Berikut ini penyebab monstera mati dan layu menurut Balcony Garden Web :

Baca Juga: Daftar Tanaman Hias yang Meningkatkan Produktivitas dan Mengurangi Stres

1. Repotting pada waktu yang salah 

Menanam ulang monstera di waktu yang salah dan mengantisipasi pertumbuhan yang eksplosif bukanlah cara kerja keindahan dedaunan tropis ini. 

Monstera berhenti tumbuh selama musim gugur dan musim dingin; menanam ulang selama periode dorman tanaman mengganggu siklus hidup alaminya dan memengaruhi akarnya.

2. Menanam dalam pot yang terlalu besar

Monstera
Monstera

Pot yang besar berarti  volume tanah yang lebih banyak dan kapasitas menahan air yang lebih banyak! 

Jadi, meskipun ia tidak bermaksud untuk  menyiram terlalu banyak, itu adalah konsekuensi alami dari memindahkannya ke wadah yang lebih besar dari yang dibutuhkan.

Tanah menahan  kelembapan yang berlebihan, membuat akar monsteranya bekerja keras dan selalu lembap, yang menyebabkan akar membusuk.

Untuk menghindari hal ini, selalu tanam Monstera Anda dalam pot yang ukurannya hanya satu ukuran lebih besar dari akar tanaman. Tanaman Swiss Cheese Anda mungkin terlihat sangat tinggi dan besar, tetapi tidak memerlukan wadah yang besar; selalu jaga agar akarnya sedikit terikat.

Baca Juga: Daftar Tanaman Hias Tropis yang Hanya Bisa Ditanam di Air

3. Stres 

Mudah untuk melupakan bahwa tanaman juga butuh ruang untuk bernapas. Keributan dan penanganan yang berlebihan dapat menyebabkan kematian monstera Anda. 

Tukang kebun ini menghabiskan waktu berjam-jam menata ulang batang dan daun agar "menghadap ke depan," yang membuat tanaman stres.

Seperti kebanyakan tanaman hias, Monstera tidak merespon dengan baik terhadap pemindahan rutin dan manipulasi konstan, jadi biarkan teman tanaman Anda hidup di tempat favoritnya tanpa banyak perubahan.

4. Campuran tanah yang salah 

Meskipun pengguna Reddit yang dimaksud menggunakan campuran media tanam yang tepat, ini adalah kesalahan umum yang perlu diatasi. 

Monstera tumbuh subur dalam campuran media tanam yang ringan, memiliki drainase yang baik, dan tanpa tanah yang menyerupai habitat hutan hujan mereka. 

Tanah yang berat dan padat menahan terlalu banyak kelembapan dan dapat membuat akar mati lemas.

Anda dapat mencampur tanah pot yang disterilkan atau lumut gambut/sabut kelapa, perlit, kulit anggrek, arang, dan beberapa bahan organik untuk membuat campuran pot sendiri untuk monstera Anda.

Baca Juga: Daftar Tanaman Hias Tropis yang Hanya Bisa Ditanam di Air

Hindari penggunaan tanah kebun atau tanah pot padat yang mudah padat, karena ini dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan jamur dan kesehatan akar yang buruk.

5. Pemangkasan yang berlebihan

Kesalahan umum lainnya yang harus dihindari pada tanaman monstera adalah pemangkasan berlebihan! Tanaman ini tumbuh lambat dan akan mati suri selama musim dingin, jadi beri mereka waktu untuk berkembang sebelum Anda mencabut gunting dan mulai menggugurkannya!

Jika Anda memangkas terlalu banyak sekaligus, hal itu akan menghilangkan kemampuan tanaman untuk berfotosintesis secara efisien dengan memotong daun yang sehat. 

Hal ini melemahkan tanaman dan semakin memperlambat pertumbuhannya. Cukup bidik daun yang kuning atau rusak dan pangkas secukupnya. 

Nah, itulah beberapa hal penyebab monstera mati dan layu karena kesalahan tidak terduga. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Enggak Ada Hujan, Begini Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok (11/9) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur besok Jumat (11/9) dan Sabtu (12/9) didominasi berawan, dengan suhu mencapai 35 derajat Celsius.

4 Waktu Terbaik untuk Menggunakan Sheet Mask agar Manfaatnya Maksimal

Mengaplikasikan sheet mask pada waktu-waktu strategis dapat memaksimalkan manfaatnya. Berikut adalah 4 waktu terbaik untuk menggunakan sheet mask.

Anak Krakatau Erupsi Lagi, Sebaran Abu Vulkanik Letusannya Sampai Mana?

Meski sempat erupsi Kamis (10/9) pagi tadi, BMKG tidak mendeteksi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang terletak di Selat Sunda. 

Promo Alfamart Kebutuhan Dapur 10-15 September 2026, Blue Band Santan Beli 2 Diskon

Manfaatkan promo Alfamart Kebutuhan Dapur periode 1-15 September 2026 untuk belanja kebutuhan dapur dengan lebih hemat.

Bukan Cuma soal Produk, Simak 3 Hal Penting Ini biar UMKM Bisa Memperluas Pasar

Sepuluh produk UMKM pangan binaan Kemendag masuk 19 gerai AEON. Ini tiga hal penting yang perlu diperhatikan untuk memperluas pasar produk Anda.

Industri Kreatif Mulai Perluas Wahana Kekayaan Intelektual

Industri kreatif seperti Keana Film mulai memperlus kekayaan intelektual di ranah film ke wahana kreatif lainnya, seperti panggung pertunjukkan. 

Promo Indomaret Serba Gratis 10-16 September 2026, Vidoran-Sun Kara Beli 2 Gratis 1

Cek Promo Indomaret Serba Gratis periode 3-16 September 2026 di sini, ada Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.

Promo Es Krim Alfamart 10-15 September 2026, Campina Korean Series Beli 3 Hemat

Cek promo es krim Alfamart Carnaval Ice Cream periode 1-15 September 2026 untuk borong es krim favorit Anda.

Promo Guardian Super Hemat 10-16 September 2026, Tambah Rp 1.000 Dapat 2 Nivea

Cek dan manfaatkan promo Guardian Super Hemat periode 3-16 September 2026 untuk belanja produk kecantikan dan kesehatan.

Promo Indomaret Super Hemat 10-16 September 2026, Beli 1 Gratis 1 Lay's-Pepsodent

Siap-siap belanja irit, Moms! Promo Indomaret Super Hemat hadir lagi untuk periode 3-16 September 2026.