MOMSMONEY.ID - Sering terlupakan, banyak yang belum tahu color corrector sepenting itu. Cari tahu 5 fungsi color corrector di sini.
Pernahkah Anda merasa bahwa penggunaan foundation dan concealer saja belum cukup untuk menutupi noda hitam atau kemerahan pada wajah?
Terkadang, masalah warna kulit yang kontras justru membuat makeup terlihat abu-abu atau kusam. Di sinilah peran penting color corrector, sebuah teknik riasan yang menggunakan teori warna untuk menetralkan ketidaksempurnaan kulit sebelum atau sesudah alas bedak.
Baca Juga: 5 Cara Merawat Tas Kulit Agar Awet, Perhatikan Cara Penyimpanannya!
Melansir L’Oréal Paris, Byrdie, dan Allure, ada setidaknya 5 fungsi color corrector yang perlu Anda pahami untuk hasil riasan profesional. Simak dan catat, berikut penjelasannya.
1. Menetralkan kemerahan
Fungsi color corrector yang pertama yaitu menetralkan kemerahan.
Fungsi utama dari color corrector berwarna hijau adalah untuk menyamarkan warna merah pada kulit wajah.
Menurut teori warna yang dijelaskan oleh Byrdie, warna hijau terletak berlawanan dengan warna merah pada roda warna, sehingga keduanya dapat saling menetralkan.
Mengaplikasikan color corrector hijau sangat efektif untuk menutupi jerawat yang sedang meradang, bekas jerawat yang masih merah, atau kondisi kulit seperti rosacea.
Dengan menetralkan warna merah terlebih dahulu, Anda tidak perlu menggunakan foundation yang terlalu tebal untuk meratakan warna kulit.
2. Menyamarkan lingkaran hitam dan area kebiruan di bawah mata
Fungsi color corrector yang kedua yaitu menyamarkan lingkaran hitam dan area kebiruan di bawah mata.
Color corrector berwarna oranye atau peach berfungsi khusus untuk menutupi area gelap yang memiliki undertone biru atau ungu, seperti mata panda. Warna oranye sangat efektif untuk pemilik kulit sawo matang hingga gelap, sementara warna peach lebih cocok untuk pemilik kulit cerah.
Karena oranye berlawanan dengan biru, maka color corrector oranye dapat membatalkan kesan lebam di bawah mata. Hasilnya, wajah pun terlihat lebih segar dan tidak kusam.
Tanpa bantuan warna ini, lingkaran hitam sering kali tetap terlihat membayang abu-abu meski sudah ditutupi concealer.
3. Mencerahkan kulit yang kusam dan kekuningan
Fungsi color corrector yang ketiga yaitu mencerahkan kulit yang kusam dan kekuningan.
Jika wajah Anda cenderung terlihat pucat atau memiliki rona kekuningan yang tidak sehat (sallow skin), color corrector berwarna ungu atau lavender adalah solusinya.
Warna ungu mampu menetralkan rona kuning yang berlebihan pada wajah. Mengaplikasikan color corrector ini di area seperti pipi atau dahi dapat memberikan efek pencerah instan. Plus, membuat kulit terlihat lebih sehat sekaligus bercahaya.
Teknik ini sangat populer di Asia untuk memberikan kesan kulit yang tampak lebih bersih dan jernih di bawah riasan.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Makanan Kaya Zat Besi yang Bagus untuk Kesehatan
4. Menutupi urat halus dan memar keunguan
Fungsi color corrector yang keempat yaitu menutupi urat halus dan memar keunguan.
Color corrector berwarna kuning memiliki fungsi yang sangat spesifik untuk menetralkan warna ungu atau cokelat tua pada kulit.
Menurut para ahli rias di Maybelline, warna kuning sangat ampuh untuk menutupi urat-urat halus yang terlihat di permukaan kulit atau bekas memar yang sudah mulai memudar.
Selain itu, color corrector kuning juga bisa digunakan sebagai dasar eyeshadow pada kelopak mata yang gelap untuk menciptakan kanvas yang lebih cerah dan netral. Hasilnya, warna riasan mata Anda akan terlihat lebih nyata dan tajam.
5. Mengoreksi hiperpigmentasi dan noda gelap ringan
Fungsi color corrector yang kelima yaitu mengoreksi hiperpigmentasi dan noda gelap ringan.
Color corrector berwarna pink memiliki fungsi yang mirip dengan peach, namun lebih ditujukan untuk mencerahkan noda gelap pada kulit yang sangat putih atau pucat.
Warna pink dapat membantu memberikan rona segar pada kulit yang tampak dingin sekaligus menutupi bintik-bintik hitam akibat sinar matahari.
Penggunaan color corrector berwarna pink di sudut dalam mata atau sepanjang tulang pipi sebelum foundation dapat memberikan efek highlight yang sangat alami tanpa terlihat berlebihan.
Itulah 5 fungsi color corrector yang wajib Anda tahu sebelum mengaplikasikannya. Memahami fungsi setiap warna pada color corrector akan mengubah hasil makeup dari biasa menjadi luar biasa.
Kunci utamanya adalah mengaplikasikan produk secara tipis dan membaurkannya dengan sempurna agar tidak bercampur menjadi warna yang aneh saat ditimpa foundation. Gunakan hanya pada area yang membutuhkan koreksi agar wajah tetap terlihat natural dan tidak terasa berat.
Selanjutnya: Film 5 Centimeters Per Second Live Action Bakal Tayang di Bioskop Indonesia
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News