M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

5 Cara Memperkuat Bonding dengan Anak Remaja yang Perlu Orang Tua Tahu

5 Cara Memperkuat Bonding dengan Anak Remaja yang Perlu Orang Tua Tahu
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Sama-sama memerlukan trik, parenting anak remaja sama menantangnya dengan anak balita. Jika parenting anak balita lebih difokuskan dengan mengajarkan bagaimana cara melakukan sesuatu seperti makan atau menggunakan toilet, maka fokus utama parenting anak remaja terletak pada manajemen emosi.

Berbeda dengan anak kecil yang lebih mudah dekat dengan orang tua, anak yang sudah menginjak usia remaja cenderung semakin menjauh seiring bertambahnya usia mereka.

Oleh sebab itu, para orang tua dituntut untuk terus memperkuat bonding atau ikatan dengan anak remaja mereka supaya hubungan antara orang tua-anak tidak semakin renggang.

Melansir Child Development Institute, ada 5 cara yang bisa dilakukan para orang tua untuk memperkuat bonding dengan anak remaja mereka. Selengkapnya, simak penjelasannya di bawah ini.

Baca Juga: Punya Anak Sensitif? Begini Cara Mendisiplinkannya Ketika Mereka Melakukan Kesalahan

1. Mengobrol

Meskipun rata-rata remaja lebih suka menghabiskan sebagian besar waktunya di dalam kamar, namun mereka tetap ingin tahu apakah orang tua mereka tertarik pada kehidupannya atau tidak.

Oleh sebab itu, percakapan yang intens bersama anak remaja Anda perlu dilakukan sesering mungkin guna menjawab keingintahuan mereka tersebut. Setidaknya, lakukanlah percakapan dengan anak remaja Anda selama 15-30 menit setiap hari.

Supaya momen bercakap-cakap Anda dengan anak remaja Anda sukses, pastikan Anda tetap bersikap santai. Anda bisa mengawali percakapan dengan melontarkan pertanyaan klasik seperti "bagaimana harimu?".

Walaupun sederhana, namun pertanyaan semacam itu akan mendorong anak remaja Anda untuk membuka dirinya.

Untuk memantau pertemanan anak, ajaklah mereka untuk membicarakan kehidupannya bersama teman-teman mereka. Kebiasaan ini juga akan menunjukkan kepada anak remaja Anda bahwa Anda adalah sosok orang tua yang benar-benar tertarik dengan apa yang terjadi dalam kehidupan pribadi mereka. Selain pertemanan, Anda juga bisa menjadikan tujuan, pencapaian, perjuangan, dan minat individu anak remaja Anda sebagai topik obrolan yang fantastis.

2. Dengarkan mereka

Begitu percakapan mulai mengalir, orang tua harus membiarkan anak remaja mereka mengambil alih obrolan. Itu akan memungkinkan anak remaja Anda mengarahkan percakapan ke arah yang mereka inginkan.

Dengan mendengarkan baik-baik anak remaja Anda, itu artinya Anda memberikan kesempatan pada mereka untuk membongkar apa yang ada di dalam pikiran mereka.

Untuk membantu melancarkan percakapan, tanggapilah perkataan anak Anda dengan komentar dan pertanyaan yang sesuai konteks pembicaraan. Alih-alih memotong kata-kata anak, coba dengarkan anak remaja Anda dengan pikiran terbuka dan tanggapi secara konstruktif jika mereka mulai membicarakan sebuah kesalahan yang telah mereka lakukan.

Meski cenderung sulit bagi orang tua untuk tetap tenang ketika anak mereka melakukan kesalahan, namun penting bagi Anda untuk tetap mempertahankan jalur komunikasi yang terbuka. Sebaliknya, reaksi yang tergesa-gesa dapat menyebabkan seorang remaja memilih bungkam di kemudian hari.

3. Menetapkan dan menegakkan aturan

Remaja perlu mempelajari berbagai perilaku yang dapat diterima dan perlu tahu bahwa ada konsekuensi dalam hidup ketika mereka melanggar suatu aturan yang telah dibuat.

Ketika suatu hari anak remaja Anda melakukan sebuah kesalahan, selalu ingat untuk tetap mendengarkan mereka dan bersikap rasional saat mendiskusikan situasi yang sedang dialami oleh anak Anda. Hindarilah untuk berteriak dan meremehkan mereka. Tegakkan saja hukuman atau konsekuensi apapun yang sekiranya sepadan dengan pelanggaran yang telah anak remaja Anda lakukan.

4. Menghabiskan waktu bersama

Menghabiskan waktu berkualitas bersama anak remaja Anda adalah cara yang bagus untuk membangun ikatan orang tua-anak yang kuat.

Saat kehidupan menjadi begitu sibuk dan jadwal Anda begitu padat, bukan tidak mungkin jika anak remaja Anda akan merasa terlupakan dan terisolasi. Maka dari itu, meluangkan waktu dari rutinitas harian Anda dan hang out bersama mereka amat disarankan untuk dilakukan guna membuat anak remaja Anda merasa dihargai.

Ada berbagai kegiatan yang bisa Anda lakukan bersama mereka. Tak harus heboh, Anda bisa mengajak anak untuk mendaki, pergi ke toko es krim, atau menonton film bersama di rumah.

5. Posisikan diri sebagai orang tua

Tidak sedikit orang tua yang menempatkan diri mereka sebagai teman bagi anak-anak mereka. Dan, tak jarang anak yang mendambakan sosok teman ada di dalam diri orang tua mereka.

Meski berperilaku layaknya teman dapat memperkuat ikatan antara Anda dengan anak remaja Anda, namun tidaklah mudah untuk mendengarkan dan berpikiran terbuka seperti teman sambil tetap berperan sebagai orang tua yang harus menetapkan sekaligus menegakkan aturan dan batasan.

Senyaman-nyamannya remaja dengan orang tua mereka yang bertindak layaknya teman, namun mereka tetap membutuhkan orang tua yang bertanggung jawab untuk menjaga mereka tetap aman. Jadi, pastikan untuk tidak ragu mendisiplinkan anak ketika mereka membuat kesalahan tanpa perlu takut bahwa proses pendisiplinan tersebut akan memutus ikatan antara Anda dengan anak.

Pasalnya, anak remaja akan cenderung menghormati orang tua yang berpegang teguh dengan kata-katanya meski mereka tidak pernah mengakuinya.

Selanjutnya: Anak Suka Pilih-Pilih Makanan, Coba 8 Cara Ini untuk Mengatasinya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Warna Pink Hangat yang Bikin Ruang Tamu Terasa Fungsional di 2026

Bosan dengan putih atau abu-abu? Pink lembut bernuansa peach terbukti bikin rumah terasa hangat dan menyambut. Simak tips memilihnya!  

NIK Jadi NPWP: Aktivasi Coretax Itu Wajib, Ini Cara Daftar Mudahnya!

Berikut cara daftar NPWP online lewat Coretax 2026, lengkap dengan panduan aktivasi NIK jadi NPWP resmi dan praktis modal HP.   &nbs

Accrual Basis vs Cash Basis: Mana yang Cocok untuk Pembukuan Bisnis di 2026?

Berikut perbedaan accrual basis dan cash basis serta cara memilih metode pembukuan yang tepat untuk bisnis Anda.

Mau Tidur Lebih Nyenyak Ini 7 Warna Cat Kamar yang Bikin Adem dan Tenang

Kamar terasa kurang nyaman padahal sudah rapi? Bisa jadi warna dindingnya penyebabnya. Hindari 3 kesalahan ini sebelum mengecat ulang.

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?

15 Khasiat Tersembunyi Daun Kelor untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

Rupanya ini dia beberapa khasiat tersembunyi daun kelor untuk kesehatan yang jarang diketahui. Intip selengkapnya di sini!

9 Khasiat Konsumsi Buah Naga untuk Kesehatan Tubuh

Ternyata ini dia beberapa khasiat konsumsi buah naga untuk kesehatan tubuh, lho. Apa sajakah itu?