MOMSMONEY.ID - Simak tren lantai dapur 2026 ini lengkap dengan tips memilih material awet, nyaman, dan estetik agar dapur tampil modern dan tahan lama.
Memilih lantai dapur sering dianggap sepele, padahal keputusan ini berpengaruh besar pada kenyamanan memasak, keamanan, serta tampilan rumah dalam jangka panjang.
Banyak pemilik rumah kini mulai mencari material lantai yang bukan hanya cantik, tetapi juga kuat menghadapi aktivitas dapur yang sibuk setiap hari.
Laporan desain interior terbaru yang dihimpun dari Real Simple, tren 2026 justru menunjukkan kembalinya material klasik dengan pendekatan lebih modern.
Artinya, solusi terbaik bukan selalu material paling baru, melainkan yang paling cocok dengan rutinitas penghuni rumah.
"Pilihan lantai sebaiknya mengikuti kebutuhan hidup terlebih dahulu baru kemudian gaya desain," ujar ahli desain interior dari Real Simple.
Baca Juga: Hindari Kesalahan Warna: Desainer Ungkap Tren Bikin Rumah Terlihat Murah
Tanah liat jadi pilihan hangat untuk dapur modern
Material terakota atau tanah liat diprediksi kembali naik daun pada 2026. Namun tampilannya kini jauh lebih elegan dibanding kesan rustic lama.
Desainer interior melihat terakota mampu memberi karakter alami yang kuat sekaligus menghadirkan rasa hangat pada dapur.
Variasi warnanya juga unik karena setiap ubin memiliki perbedaan tone alami seperti merah tanah, cokelat hangat, hingga nuansa kemerahan lembut.
Keunggulan lantai tanah liat untuk dapur rumah masa kini antara lain:
- Memberi suasana dapur terasa lebih hidup
- Warna natural mudah dipadukan dengan banyak gaya interior
- Cenderung tidak mudah terlihat kotor
- Cocok untuk rumah tropis karena memberi kesan hangat tanpa terasa berat
Material ini sangat cocok untuk keluarga yang ingin dapur terasa nyaman sebagai pusat aktivitas rumah.
Kayu terang membuat dapur terasa luas dan bersih
Selain terakota, lantai kayu warna terang juga diperkirakan tetap populer. Banyak konsumen mulai kembali menyukai nuansa klasik modern dengan warna netral hangat.
Kayu terang membantu menciptakan dapur yang terasa lebih lega serta terang secara visual. Efek ini sangat membantu terutama pada dapur berukuran kecil atau rumah minimalis.
Manfaat lantai kayu terang antara lain:
- Memantulkan cahaya sehingga dapur terlihat lebih luas
- Mudah menyatu dengan kabinet warna apa pun
- Memberikan kesan hangat tanpa membuat ruangan gelap
- Lebih nyaman untuk berdiri lama saat memasak
Untuk kondisi Indonesia yang lembap, banyak ahli menyarankan alternatif engineered wood atau vinyl motif kayu agar lebih tahan air.
Baca Juga: 7 Urutan Prioritas Dekorasi Rumah agar Ruangan Cepat Rapi, Estetik dan Fungsional
Ubin warna berani cocok untuk dapur penuh karakter
Di sisi lain, tren 2026 juga menunjukkan meningkatnya minat pada ubin berwarna kuat serta motif grafis. Pilihan ini cocok untuk pemilik rumah yang ingin dapur tampil unik dan tidak monoton.
Warna yang banyak diprediksi populer meliputi kuning hangat, merah anggur lembut, hingga abu abu netral dengan pola geometris.
Ubin seperti ini biasanya dipilih karena:
- Membuat dapur terlihat lebih ekspresif
- Bisa menjadi pusat perhatian ruang
- Motif membantu menyamarkan noda kecil
- Sangat cocok untuk dapur kecil atau apartemen
Konsep ini menunjukkan bahwa dapur kini tidak hanya tempat memasak, tetapi juga bagian penting dari identitas visual rumah.
Kayu gelap hadirkan kesan elegan dan mahal
Selain warna terang, kayu keras warna gelap juga diprediksi muncul kembali sebagai tren kuat. Warna gelap mampu memberikan kedalaman visual sekaligus nuansa premium.
Lantai kayu gelap sering digunakan pada rumah dengan konsep ruang terbuka karena membantu menciptakan kesinambungan antar ruangan.
Kelebihan kayu gelap antara lain:
- Memberi kesan elegan dan dewasa
- Cocok untuk rumah konsep modern klasik
- Menciptakan kontras cantik dengan kabinet terang
- Membantu ruangan terlihat lebih berkelas
Namun para desainer mengingatkan pentingnya menyamakan tone kayu lantai dengan kabinet agar tampil harmonis.
Baca Juga: Cek Sebelum Renovasi! Ini Tren Kabinet Dapur yang Suka Bikin Repot Menurut Desainer
Tips memilih lantai dapur yang benar
Agar tidak salah memilih hanya karena tren, berikut panduan praktis yang lebih cocok untuk kondisi rumah di wilayah Indonesia.
1. Sesuaikan dengan intensitas memasak
Jika dapur digunakan setiap hari untuk memasak berat, pilih material yang tahan air dan mudah dibersihkan seperti keramik atau vinyl berkualitas.
2. Perhatikan kondisi iklim tropis
Kelembapan tinggi membuat material kayu solid perlu perlindungan tambahan. Alternatif sintetis sering lebih aman.
3. Pilih warna sesuai ukuran dapur
Dapur kecil lebih cocok warna terang agar terasa luas. Dapur besar lebih fleksibel termasuk memakai warna gelap.
4. Utamakan kenyamanan jangka panjang
Jika sering berdiri lama saat memasak, pilih lantai yang tidak terlalu keras agar kaki tidak cepat lelah. Cara ini lebih penting dibanding sekadar mengikuti tren desain.
Tren lantai dapur 2026 membuktikan bahwa desain terbaik bukan selalu yang paling baru, tetapi yang mampu menggabungkan fungsi, kenyamanan, dan estetika sekaligus.
Material klasik seperti terakota, kayu terang, ubin ekspresif, hingga kayu gelap kembali populer karena terbukti tahan waktu dan mudah disesuaikan dengan kebutuhan rumah modern.
Bagi banyak orang, memilih lantai dapur sebaiknya mempertimbangkan aktivitas keluarga, kelembapan iklim, serta perawatan jangka panjang agar investasi rumah benar benar terasa manfaatnya.
Keputusan yang tepat, dapur bukan hanya terlihat indah di foto, tetapi juga nyaman dipakai setiap hari selama bertahun tahun.
Selanjutnya: Warren Buffett ungkap 5 Kebiasaan Mental Soal Uang yang Salah Kaprah
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News