M O M S M O N E Y I D
Keluarga

4 Kesalahan Memakai Exfoliating Toner yang Harus Dihindari, Pemula Wajib Tahu

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Pemula wajib tahu, inilah 4 kesalahan memakai exfoliating toner yang harus dihindari. 

Exfoliating toner merupakan produk eksfoliasi kulit dalam bentuk toner. Exfoliating toner termasuk chemical exfoliator atau eksfoliator kimiawi yang mengandung bahan-bahan aktif berupa AHA, BHA, atau PHA.

Jika digunakan secara tepat, exfoliating toner akan membuat kulit menjadi lebih halus dan glowing. Sebaliknya, pemakaian yang salah dapat memperparah kondisi jerawat, menyebabkan kemerahan, dan bahkan merusak skin barrier.

Baca Juga: 4 Kandungan Skincare yang Tidak Boleh Dicampur dengan Sulfur, Bikin Kulit Iritasi

Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada kulit Anda, berikut 4 kesalahan memakai exfoliating toner yang harus dihindari sebagaimana dilansir dari Foxtale.

1. Menggunakannya pada kulit kering

Kesalahan memakai exfoliating toner yang harus dihindari pertama yaitu menggunakannya pada kulit kering.

Perlu Anda tahu bahwa exfoliating toner dapat menyerap sebum berlebih untuk mengurangi kilap. Jika kulit Anda tidak terhidrasi dengan baik, formula toner dapat secara tidak sengaja menyedot molekul kelembaban dari kulit.

Hasilnya? Kulit akan menjadi lebih kering atau bahkan berminyak karena kelenjar sebasea yang terpicu. 

Untuk mencegah kulit menjadi terlalu kering , mulailah dengan pembersih wajah yang menghidrasi untuk mengunci molekul kelembaban pada kulit . Setelah itu, gunakan exfoliating toner dan lanjutkan dengan serum yang mengandung hyaluronic acid untuk menggandakan hidrasi.

2. Memakai exfoliating toner terlalu sering

Kesalahan memakai exfoliating toner yang harus dihindari kedua yaitu memakai exfoliating toner terlalu sering.

Memakai exfoliating toner berulang kali dapat menggagalkan upaya untuk mendapatkan kulit yang glowing. Justru, tindakan ini bisa menyebabkan eksfoliasi berlebih (over-exfoliating).

Eksfoliasi berlebih dapat mengurangi cadangan kelembaban kulit, yang menyebabkan kulit kering, bersisik, dan bahkan kemerahan. Selain itu, eksfoliasi berlebih juga bisa mengganggu pH alami kulit, yang meningkatkan sensitivitas kulit.

Untuk menghindari eksfoliasi berlebih, cukup gunakan exfoliating toner sebanyak 2-3 kali seminggu. Perhatikan reaksi kulit Anda guna mengetahui tanda-tanda iritasi atau ketidakcocokan.

Baca Juga: 5 Jamu Tradisional untuk Mengatasi Jerawat dari Dalam, Tertarik Coba?

3. Memakai exfoliating toner yang mengandung bahan-bahan keras

Kesalahan memakai exfoliating toner yang harus dihindari ketiga yaitu memakai exfoliating toner yang mengandung bahan-bahan keras.

Exfoliating toner yang mengandung bahan-bahan keras dapat menimbulkan kemerahan, peradangan, dan masalah kulit lainnya.

Bahan-bahan seperti alkohol dan bahan aktif berkekuatan tinggi bisa menyebabkan kekeringan ekstrem, kulit mengelupas, dan iritasi berupa sensasi perih. 

Jika kulit Anda rentan terhadap kekeringan atau bersisik, pilihlah exfoliating toner dengan bahan aktif yang lembut seperti lactic acid atau PHA.

4. Menggunakannya pada kulit yang luka

Kesalahan memakai exfoliating toner yang harus dihindari keempat yaitu menggunakannya pada kulit yang luka.

Menggunakan exfoliating toner pada kulit yang luka dapat menghambat proses penyembuhan. Jika kulit Anda baru saja mengalami luka, penggunaan exfoliating toner hanya akan memperparah iritasi.

Penggunaan AHA atau BHA secara topikal dapat meningkatkan sensitivitas kulit, memperburuk jerawat, dan menyebabkan peradangan. 

Saat kulit mengalami luka, fokuslah untuk menyembuhkannya terlebih dahulu. Gunakan toner yang mengandung hyaluronic acid atau glycerin untuk mempercepat penyembuhan sekaligus memastikan mikrobioma kulit yang sehat dan seimbang. 

Itulah 4 kesalahan memakai exfoliating toner yang harus dihindari. Setelah memakai exfoliating toner, jangan lupa untuk selalu menggunakan sunscreen keesokan paginya.

Sunscreen akan mencegah kemerahan atau peradangan yang disebabkan oleh penggunaan AHA atau BHA yang terkandung dalam exfoliating toner.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Cek Katalog Promo Burger Bangor September, Paket Combo Lezat Mulai 30 Ribuan

Manfaatkan promo Burger Bangor bulan September 2026 dan nikmati beragam pilihan bundling favorit Anda dengan harga super hemat.

Camilan Diet Enak! Ini 5 Manfaat Kacang Pistachio untuk Menurunkan Berat Badan

Manfaat kacang pistachio tak hanya baik untuk kesehatan, tetapi juga efektif mendukung program penurunan berat badan sebagai camilan bernutrisi.

Sebelum Tiba, Persiapkan 5 Hal Ini Jelang Musim Hujan biar Rumah Tidak Kebanjiran

Berikut ini beberapa cara untuk mencegah rumah kebanjiran air hujan meluap yang terjadi jelang musim hujan tiba.​

7 Makanan untuk Penderita DBD yang Ampuh Naikkan Trombosit dan Imunitas

Pemilihan makanan untuk penderita DBD yang tepat sangat penting untuk menaikkan kadar trombosit dan mempercepat pemulihan. Ini daftar makanannya.

Bukan Cuma Roll-On, Kenali Jenis-Jenis Deodoran dan Fungsinya di Sini

Dalam perkembangannya ada banyak jenis deodoran yang bisa dijadikan pilihan. Berikut beberapa jenis deodoran beserta fungsinya.

4 Zodiak Paling Dominan yang Terkenal Berani dan Berkarisma, Siapa Nomor 1?

Beberapa zodiak secara alami terlahir dengan aura kepemimpinan yang kuat. Berikut adalah 4 zodiak paling dominan dalam berbagai aspek kehidupan.

5 Manfaat Pakai Hand Cream, Losion Khusus untuk Perawatan Tangan

Banyak yang belum mengetahui bahwa hand cream punya beragam manfaat saat digunakan rutin, cari tahu di sini.

Cek Kesehatan untuk Pasien Gula Darah Tinggi: Hasil Tes Bantu Cegah Komplikasi

Hasil HbA1c tinggi sering tanpa gejala awal. Jangan lupa cek kesehatan untuk mencegah risiko komplikasi yang fatal.

4 Tanda Kulit Wajah Butuh Peeling, Kulit Terasa Kasar hingga Komedoan

Ada setidaknya 4 tanda kulit wajah butuh peeling. Wajib tahu, berikut penjelasannya yang tidak boleh Anda lewatkan.

Harga Laptop Diproyeksi Melonjak 40%: Efek Dominasi Pusat Data AI

Harga laptop mainstream diperkirakan melonjak hingga 40%. Cari tahu pemicu utama di balik lonjakan biaya komponen vital ini.​