M O M S M O N E Y I D
Keluarga

4 Kandungan Skincare yang Tidak Boleh Dicampur dengan Sulfur, Bikin Kulit Iritasi

4 Kandungan Skincare yang Tidak Boleh Dicampur dengan Sulfur, Bikin Kulit Iritasi
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Tertarik mencoba sulfur? Pastikan Anda tahu 4 kandungan skincare yang tidak boleh dicampur dengan sulfur berikut ini.

Sulfur adalah mineral alami yang memiliki sifat antibakteri dan antijamur. Sulfur dapat membantu membersihkan pori-pori, mengurangi minyak berlebih, serta membasmi bakteri penyebab jerawat.

Dibandingkan dengan salicylic acid dan benzoyl peroxide, sulfur cenderung lembut dan cocok untuk kulit sensitif. Namun, kandungan sulfur yang bersifat aktif dapat memicu reaksi kimia ketika digabungkan dengan zat tertentu, terutama bahan yang juga bersifat kuat atau eksfoliatif. 

Baca Juga: 5 Jamu Tradisional untuk Mengatasi Jerawat dari Dalam, Tertarik Coba?

Jika tidak hati-hati, penggunaan sulfur justru bisa memperparah kondisi kulit dan menimbulkan iritasi alih-alih menyembuhkan. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk mengetahui kandungan skincare apa saja yang perlu dihindari ketika menggunakan sulfur.

Sebagai pedoman, berikut 4 kandungan skincare yang tidak boleh dicampur dengan sulfur, sebagaimana dilansir dari Eva Mulia Clinic.

1. Salicylic acid

Kandungan skincare yang tidak boleh dicampur dengan sulfur pertama adalah salicylic acid.

Meski sama-sama bisa mengatasi jerawat, namun mencampurkan sulfur dan salicylic acid dalam satu waktu dapat menyebabkan eksfoliasi berlebih. Akibatnya, kulit menjadi kering, perih, dan mudah teriritasi.

Salicylic acid bekerja dengan mengelupas sel kulit mati, sedangkan sulfur menyerap minyak. Apabila dipakai bersamaan, kulit bisa kehilangan kelembaban secara drastis.

2. AHA

Kandungan skincare yang tidak boleh dicampur dengan sulfur kedua adalah AHA.

AHA memiliki sifat eksfoliatif yang sangat kuat. Mencampurkan AHA dengan sulfur bisa membuat kulit terasa terbakar, kemerahan, dan terkelupas hebat.

Jika kulit Anda sensitif, reaksi ini bisa menjadi lebih parah. Jadi, penggunaan AHA dan sulfur secara bersamaan harus dihindari, kecuali atas saran dokter kulit.

Baca Juga: Awal Musim Kemarau Masih Basah dan Hujan Lebat, Ini yang Jadi Penyebab

3. Vitamin C

Kandungan skincare yang tidak boleh dicampur dengan sulfur ketiga adalah vitamin C.

Vitamin C sangat sensitif terhadap pH. Dan, penggunaan vitamin C bersama sulfur dapat mengganggu stabilitasnya.

Reaksi ini bukan hanya membuat vitamin C menjadi tidak efektif, tetapi juga bisa menyebabkan iritasi, terutama pada kulit kering atau sensitif. Maka dari itu, jangan gunakan vitamin C dan sulfur secara bersamaan dalam satu rutinitas skincare.

4. Retinoid

Kandungan skincare yang tidak boleh dicampur dengan sulfur keempat adalah retinoid.

Retinoid dan sulfur adalah kombinasi yang berpotensi merusak skin barrier. Retinoid sendiri sudah cukup kuat dalam merangsang regenerasi sel kulit dan meningkatkan sensitivitas terhadap cahaya matahari. Bila dicampur dengan sulfur yang bersifat mengeringkan, risiko iritasi akan meningkat.

Oleh karena itu, sebaiknya gunakan sulfur dan retinoid pada waktu yang berbeda. Misal, sulfur di pagi hari dan retinoid di malam hari.

Itulah 4 kandungan skincare yang tidak boleh dicampur dengan sulfur. Selalu ingat untuk menggunakan sulfur dalam jumlah yang wajar dan hindari penggunaan secara berlebihan. Jika kulit Anda sensitif, sebaiknya gunakan sulfur 2-3 kali saja dalam seminggu dan perhatikan reaksi kulit.

Karena penggunaan sulfur dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari, maka jangan lupa untuk menggunakan sunscreen setiap hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Dari Shanghai ke Jakarta, M Stand Bawa Gaya Ngopi Baru

F&B ID menghadirkan M Stand asal Shanghai ke Indonesia dengan menawarkan specialty coffee di segmen harga menengah.  

Tren Gaya Hidup Wellness Kembali Beri Ruang bagi Produk Obat Bahan Alam

Tren gaya hidup wellness mendorong kemunculan produk obat bahan alam untuk keseharian masyarakat.              

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.