M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

4 Gaya Parenting yang Perlu Orangtua Tahu. Moms yang Mana?

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Gaya parenting atau pengasuhan dari setiap orangtua tentu akan memberikan pengaruh yang besar terhadap kehidupan anak-anak.

Oleh sebab itu, penting bagi para orangtua untuk mengetahui gaya parenting yang selama ini mereka terapkan serta bagaimana dampaknya bagi anak.

Melansir Very Well Family, ada 4 gaya parenting yang populer dan sudah diidentifikasi oleh para peneliti. Apa sajakah itu? Simak penjelasannya sebagai berikut.

Baca Juga: Nama Anak Perempuan dari Bahasa Sansekerta dan Artinya yang Sarat Makna

1. Authoritarian Parenting

Apabila Moms memiliki mindset bahwa anak-anak harus mengikuti setiap peraturan dari orangtua tanpa terkecuali, maka kemungkinan besar Moms adalah sosok orangtua yang otoriter. Dalam authoritarian parenting atau pengasuhan otoriter, orang tua cenderung tidak tertarik untuk bernegosiasi dengan anak perihal alasan di balik sebuah aturan dibuat. Karena, fokus utama dari orang tua adalah kepatuhan anak-anak terhadap mereka.

Tidak heran, ketika anak bertanya: "Mengapa aku harus mematuhi peraturan yang ada?"

Orangtua yang otoriter akan menjawab, "Karena itu adalah perkataanku, jadi kamu harus mengikutinya!".

Selain itu, orangtua yang menganut authoritarian parenting juga akan membuat peraturan dan menegakkan konsekuensinya dengan sedikit memerhatikan pendapat anak. Ketika anak melakukan kesalahan, orang tua yang otoriter akan berusaha membuat anak-anak merasa menyesal atas kesalahan mereka dibandingkan mengajarkan kepada anak bagaimana caranya membuat pilihan yang lebih baik.

Anak yang diasuh dengan gaya authoritarian parenting berisiko tinggi untuk mengalami masalah harga diri karena merasa pendapat mereka tidak dihargai.

2. Authoritative Parenting

Bertolak belakang dengan authoritarian parenting, orangtua yang memiliki gaya authoritative parenting atau pengasuhan berwibawa akan mempertimbangkan pendapat anak-anak ketika menciptakan aturan dan menegakkan konsekuensinya. Mereka akan dengan mudah menjelaskan kepada anak tentang alasan yang logis di balik terciptanya sebuah peraturan. Orangtua yang otoritatif memvalidasi perasaan dan berusaha untuk menciptakan sekaligus mempertahankan hubungan positif dengan anak-anak mereka.

Baca Juga: Jangan Dimarahi! Begini Cara Menghadapi Anak yang Tertutup

Tak hanya itu, orang tua yang berwibawa juga menggunakan strategi disiplin positif dengan cara memberikan pujian dan penghargaan kepada anak-anak.

Anak yang memiliki orangtua otoritatif besar kemungkinan akan menjadi orang yang bertanggungjawab dan tidak takut untuk berpendapat ketika mereka dewasa. Anak-anak di bawah authoritative parenting juga cenderung bahagia dan berpotensi tinggi untuk menjadi orang yang sukses.

3. Permissive Parenting

Apakah Moms tipikal orangtua yang cukup cuek dan jarang turun tangan dalam urusan anak-anak? Jika benar, bisa disimpulkan bahwa Moms adalah sosok orang tua yang permisif. Orangtua yang menerapkan permissive parenting cenderung bersikap lunak kepada anak-anak mereka serta jarang menegakkan konsekuensi atas peraturan yang telah dibuat.

Orangtua permisif selalu memaafkan dan memaklumi segala tingkah laku anak. Mereka bahkan akan menuruti permohonan anak-anak apabila si anak menjanjikan hal yang baik. Orangtua dengan gaya permissive parenting biasanya berlaku layaknya teman dibandingkan orang tua yang mana mereka akan mendorong anak-anak untuk menjadi terbuka dan mudah bercerita, namun biasanya tidak dibarengi dengan usaha untuk mencegah perilaku yang buruk dari si anak.

Anak yang memiliki orangtua permisif cenderung kesulitan secara akademis dan tidak menghargai otoritas atau aturan. Mereka juga sering mengalami krisis harga diri dan memiliki banyak kesedihan. Tak hanya itu, anak dengan permissive parenting berisiko tinggi mengalami gangguan kesehatan seperti obesitas dan gigi berlubang akibat orang tua yang abai terhadap pola hidup mereka.

4. Uninvolved Parenting

Gaya parenting yang keempat adalah uninvolved parenting atau pengasuhan yang tidak terlibat. Uninvolved parenting terjadi tatkala orang tua benar-benar kurang peduli terhadap anak-anak mereka. Mereka bahkan tidak menanyakan kehidupan sekolah anak, jarang mengetahui keberadaan anak, serta enggan untuk menghabiskan waktu bersama anak.

Anak-anak di bawah uninvolved parenting tidak menerima banyak bimbingan, pengasuhan, dan perhatian dari orangtua mereka. Karena, orang tua yang uninvolved mengharapkan anak-anak bisa membesarkan diri mereka sendiri. Tidak semata disengaja, uninvolved parenting bisa terjadi akibat orangtua memiliki masalah mental atau masalah penyalahgunaan obat-obatan terlarang sehingga tidak bisa memenuhi kebutuhan fisik dan emosional anak mereka secara konsisten.

Anak-anak yang tumbuh di bawah uninvolved parenting cenderung bermasalah dengan harga diri. Mereka cenderung tidak berprestasi di sekolah dan sering menunjukkan masalah perilaku. Tak sampai di situ, anak yang memiliki orangtua yang tidak terlibat dengan kehidupan mereka juga biasanya akan susah untuk merasakan kebahagiaan.

Nah, Moms. Itulah 4 gaya parenting yang populer dan patut untuk Moms ketahui. Kira-kira, Moms termasuk orangtua yang menganut gaya parenting apa? Pastikan untuk selalu mendedikasikan diri secara maksimal demi masa depan anak ya Moms.

Jika Moms merasa kurang sempurna dalam mengasuh anak-anak, maka jangan mudah menyerah untuk selalu memperbaikinya setiap hari. 

Selanjutnya: Kehabisan Tisu Basah Bayi? Yuk, Buat Sendiri!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Risiko Jantung Mengintai Akibat Makanan Tinggi Natrium & Kolesterol Jahat

Pola makan tinggi natrium dan kolesterol diam-diam memicu penyakit jantung. Simak panduan diet tepat untuk menekan kadar LDL Anda.

6 Manfaat Labu Kuning yang Jadi Dekorasi Khas Halloween

Jadi dekorasi khas Halloween, inilah mengapa Anda harus memasukkan lebih banyak labu yang bergizi ke dalam makanan Anda.

Makan Nasi Tanpa Lonjakan Gula Darah, Ikuti Kebiasaan Makan Unik Warga Jepang Ini

Makan nasi tanpa memicu ancaman lonjakan gula darah ternyata ada rahasianya. Pelajari kebiasaan unik yang dipraktikkan di Jepang.

5 Bahaya Pakai Cotton Bud untuk Membersihkan Telinga bagi Pendengaran Anda

Pahami bahaya mengorek telinga dengan cotton bud yang berpotensi memicu penyumbatan kotoran dan gangguan pendengaran serius.

Sebentar Lagi 2027, 4 Zodiak Ini Diprediksi Beruntung di Akhir Tahun Ini

Transisi energi planet di kuartal akhir tahun 2026 membawa keberuntungan bagi sejumlah zodiak. Ini 4 zodiak paling beruntung di akhir tahun 2026.

4 Efek Samping Lilin Aromaterapi untuk Kesehatan, Ada Risiko Kanker?

Apa saja, sih dampak buruk lilin aromaterapi untuk kesehatan? Berikut ada beberapa efek sampingnya yang patut dipahami.

Ramalan Zodiak Hari Ini Minggu 25 Oktober 2026, Ada Peluang dan Tantangan Baru

Simak ramalan zodiak hari ini, Minggu 25 Oktober 2026, mulai dari asmara, karier, keuangan, hingga kesehatan dan peluang baru.

Ramalan Shio Hari Ini Minggu 25 Oktober 2026, Ada 2 Shio Harus Waspada

Ramalan shio hari ini Minggu 25 Oktober 2026 membahas karier, keuangan, dan asmara 12 shio. Yuk, simak prediksi lengkapnya berikut ini.

Stop Tahan Lapar! Ini 7 Camilan Malam yang Enggak Bikin Diet Anda Rusak

Perut keroncongan sebelum tidur sering jadi musuh pejuang diet. Coba 7 camilan malam rendah kalori ini untuk tumpas lapar tanpa rasa bersalah.

Mau Latihan Golf Tanpa ke Lapangan? Ini Teknologinya

​BenQ kenalkan proyektor simulator golf berbasis AI yang memungkinkan pengalaman bermain golf di dalam ruangan melalui tampilan lapangan virtual.