M O M S M O N E Y I D
Keluarga

4 Efek Samping Skincare Overclaim untuk Kulit, Awas Kerusakan Jangka Panjang!

4 Efek Samping Skincare Overclaim untuk Kulit, Awas Kerusakan Jangka Panjang!
Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Ketahui efek samping skincare overclaim untuk kulit, mulai dari iritasi hingga risiko jangka panjang. Cari tahu bagaimana klaim berlebihan bisa menjerumuskan.

Istilah skincare overclaim merujuk pada praktik promosi produk skincare dengan klaim berlebihan atau tidak didukung bukti ilmiah yang kuat. Contohnya, menyembuhkan jerawat hanya dalam semalam atau memutihkan kulit dalam sehari. 

Menurut European Commission, klaim kosmetik harus jujur, berdasarkan bukti, dan tidak boleh menyesatkan konsumen. Jika klaim melebihi fungsi kosmetik dan menyentuh ranah medis (misalnya mengobati psoriasis atau melasma berat), produk tersebut seharusnya dikategorikan sebagai obat, bukan kosmetik biasa. 

Baca Juga: Manfaat Retinol untuk Jerawat dan Cara Menggunakannya dengan Tepat

Jauh dari kata aman, penggunaan skincare overclaim sebaiknya dihindari. Ada setidaknya 4 efek samping skincare overclaim untuk kulit. Menurut Food and Drug Administration (FDA) dan JAMA Dermatology, berikut penjelasannya.

1. Iritasi dan sensitivitas kulit 

Efek samping skincare overclaim untuk kulit yang pertama yaitu iritasi dan sensitivitas kulit.

Banyak produk skincare dengan klaim “instan” mengandung bahan aktif dosis tinggi seperti AHA dan retinoid. 

AHA dapat meningkatkan sensitivitas terhadap sinar UV dan memperbesar risiko sunburn. FDA mewajibkan label peringatan untuk produk AHA. 

Sementara itu, retinoid sering menyebabkan dermatitis iritan seperti kulit merah, kering, dan mengelupas, terutama jika digunakan berlebihan. 

2. Reaksi alergi atau dermatitis kontak

Efek samping skincare overclaim untuk kulit yang kedua yaitu reaksi alergi atau dermatitis kontak.

Banyak produk skincare dengan klaim “hypoallergenic” atau “dermatologist tested” tetap mengandung alergen. 

Studi dalam JAMA Dermatology menemukan sebagian besar pelembab populer berlabel “hypoallergenic” justru masih mengandung bahan pemicu alergi. 

FDA sendiri menyatakan bahwa tidak ada definisi resmi untuk istilah “hypoallergenic”, sehingga label tersebut bisa menyesatkan. 

Baca Juga: 15 Tren Desain Rumah yang Wajib Dibuang di 2026, Menurut Pakar Desain Interior

3. Kerusakan jangka panjang

Efek samping skincare overclaim untuk kulit yang ketiga yaitu kerusakan jangka panjang.

Produk dengan klaim “memutihkan instan” atau “menghapus kerutan permanen” sering kali mengandung bahan berbahaya seperti merkuri atau kortikosteroid yang kuat. 

WHO melaporkan krim pemutih ilegal dengan kandungan merkuri dapat menyebabkan kerusakan ginjal, gangguan saraf, dan masalah kulit kronis. 

Di sisi lain, penggunaan kortikosteroid yang tidak diawasi dapat menimbulkan penipisan kulit, jerawat steroid, hingga gangguan hormonal. 

4. Kegagalan pengobatan masalah kulit 

Efek samping skincare overclaim untuk kulit yang keempat yaitu kegagalan pengobatan masalah kulit.

Klaim berlebihan bisa membuat orang menunda perawatan medis yang tepat. Misal, produk yang mengaku bisa “menyembuhkan melasma” mungkin membuat pengguna enggan berkonsultasi ke dokter kulit. Padahal, kondisi tersebut membutuhkan terapi medis. 

Itulah beberapa efek samping skincare overclaim untuk kulit. Selain efek fisik, skincare overclaim juga bisa berdampak negatif pada psikologis.

Ekspektasi yang tidak realistis dapat membuat konsumen kecewa, bahkan mengalami stres akibat mencoba berbagai produk tanpa hasil. Studi psikodermatologi menunjukkan hubungan erat antara masalah kulit dan kesehatan mental, termasuk kepercayaan diri yang rendah. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Jenis Kopi Paling Sehat dan Fakta Medisnya, Pecinta Kopi Wajib Tahu!

Berikut adalah 4 jenis kopi paling sehat yang wajib Anda masukkan ke dalam rutinitas harian untuk meraih manfaat kesehatannya secara optimal.

6 Tren Renovasi Dapur yang Sebaiknya Dipikirkan Ulang Sebelum Keluar Biaya

Sebelum renovasi dapur, kenali 6 tren yang terlihat menarik tetapi bisa boros ruang, mahal dirawat, dan kurang praktis untuk jangka panjang.  

4 Jenis Buah yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Setiap Hari, Catat Ya!

Membatasi frekuensi konsumsi jenis buah tertentu sangat disarankan. Berikut adalah 4 jenis buah yang sebaiknya tidak dikonsumsi setiap hari.  

5 Keputusan Hidup Ini yang Akan Ubah Arah Finansial Kamu di Masa Depan

Lima keputusan hidup ini bisa memengaruhi masa depan finansial kamu lo, dari membangun aset hingga memilih risiko karier secara bijak.

5 Biji-bijian Buat Diet yang Tinggi Serat dan Bikin Kenyang Lebih Lama, Coba yuk

Temukan rekomendasi biji-bijian buat diet yang kaya serat dan protein untuk membantu mengontrol nafsu makan. Mulai dari chia seed hingga quinoa.

4 Manfaat Tidur Malam dengan Lampu Mati untuk Kesehatan, Bisa Cegah Obesitas lo

Tidur kondisi gelap memberikan manfaat tidur malam yang luar biasa bagi fisik dan mental. Mulai dari perbaikan sel-sel tubuh hingga menjaga mood.

Harga Emas Dunia Tumbang ke Bawah US$ 4.300, The Fed jadi Sorotan

Kenaikan harga minyak membuat pasar semakin memperhitungkan kenaikan suku bunga Federal Reserve tahun ini, yang negatif bagi harga emas.

Intip Bocoran Drama The Leading Stars dari Cheng Lei

Cheng Lei membocorkan beberapa hal yang bisa dinantikan penggemar dalam drama The Leading Stars.     

Waralaba Bisa Menjadi Pilihan UMKM Dongkrak Kasta

Penerapan waralaba yang sudah mempunyai sistem dan struktur usaha bisa menjadi pilihan UMKM untuk pengembangan usaha.

Suahasil Gantikan Purbaya, Begini Proyeksi Dampaknya ke Pasar Obligasi

Pendekatan fiskal Suahasil yang lebih konservatif berpotensi memperkuat kepercayaan investor dan menekan yield SBN tenor menengah hingga panjang.