M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

4 Cara Tes Kondisi Tanah yang Mudah Dilakukan Sendiri

4 Cara Tes Kondisi Tanah yang Mudah Dilakukan Sendiri
Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Demi memiliki hasil perkebunan rumah yang sukses, Anda perlu memiliki lingkungan tumbuh yang baik untuk tanaman. Salah satunya adalah tanah yang subur. Oleh karena itu, penting untuk mengecek kondisi tanah Anda untuk mengetahui tingkat pH dan kandungan nutrisinya. Selain itu, Anda juga akan mengetahui tekstur, komposisi, dan drainase tanah Anda. Dilansir dari The Spruce, berikut 4 cara mengetes kondisi tanah yang mudah dilakukan sendiri.

Uji Remas

Salah satu sifat yang paling mendasar dari tanah adalah komposisinya. Secara umum, tanah diklasifikasikan sebagai tanah lempung, tanah berpasir, atau tanah liat. Tanah lempung biasanya dianggap sebagai tanah yang ideal untuk menanam karena mempertahankan kelembapan dan nutrisi tetapi tidak tetap basah. Tanah berpasir cepat kering dari basah, tetapi memiliki masalah dalam mempertahankan nutrisi. Sementara tanah liat kaya akan nutrisi, tetapi pengeringannya lambat.

Baca Juga: Bibit Tanaman Gagal Tumbuh, Ketahui Masalah yang Kerap Menyerangnya!

Untuk menentukan jenis tanah ini, Anda dapat mengambil segenggam tanah lembap. Lalu, remas dengan kuat. Setelah itu, buka tangan Anda dan lihat kondisi tanahnya. Kemungkinan, akan ada tiga hal yang terjadi.

  1. Tanah mempertahankan bentuknya dan ketika Anda menyodoknya pelan, posisi tanah akan hancur: Ini adalah kondisi tanah lempung dan sangat sempurna untuk menanam.
  2. Tanah mempertahankan bentuknya, tetapi ketika disodok, tanah tetap keras: Ini adalah kondisi tanah liat.
  3. Tanah segera berantakan setelah Anda melepaskan genggaman: Ini berarti merupakan tanah berpasir.

Uji Perkolasi

Uji perkolasi atau penyaringan penting untuk menentukan apakah tanah memiliki masalah drainase atau tidak. Sebab, beberapa tanaman tidak dapat bertahan dalam kondisi akar yang terlalu basah. Untuk mengujinya, Anda dapat melakukan:

  1. Gali lubang di tanah yang diuji dengan lebar sekitar 6 inci dan kedalaman 1 kaki.
  2. Isi lubang dengan air dan biarkan mengalir sepenuhnya.
  3. Isi lubang dengan air lagi.
  4. Catatlah berapa lama waktu yang dibutuhkan air untuk mengalir. Jika waktu yang dibutuhkan selama 4 jam, artinya tanah memiliki drainase yang buruk.

Baca Juga: Sering Keliru Dikenali, Ini Letak Perbedaan Antara Tanaman Daisy dan Chamomile

Uji Cacing

Cacing merupakan indikator yang bagus untuk kesehatan tanah secara keseluruhan, terutama dalam hal aktivitas biologis. Jika tanah Anda memiliki cacing, berarti kemungkinan tanah memiliki semua mikroba bermanfaat yang menghasilkan tanah yang sehat dan kuat. Cara melakukan tes ini, yaitu:

  1. Pastikan tanah telah menghangat hingga setidaknya 55 derajat dan agar lembap, tetapi tidak basah kuyup.
  2. Gali lubang sedalam 1 kaki dan tempatkan tanah di atas terpal atau selembar karton.
  3. Saring tanah dengan tangan Anda saat Anda memasukkannya kembali ke dalam lubang, sambil menghitung cacing tanah yang Anda temukan. Jika Anda menemukan setidaknya 10 cacing, artinya tanah Anda dalam kondisi yang cukup baik. Jika kurang dari itu, menunjukkan bahwa mungkin tidak ada cukup bahan organik di dalam tanah yang membantu populasi cacing sehat atau tanah Anda terlalu asam atau basa.

Uji pH

PH tanah sangat berkaitan dengan seberapa baik tanaman dapat tumbuh. Ini diuji pada skala 0 hingga 14, dengan nol sangat asam dan 14 sangat basa. Kebanyakan tanaman tumbuh dengan pH netral di antara skala 6 dan 7. Ketika pH tanah lebih rendah 5 atau lebih tinggi dari 8, tanaman tidak akan tumbuh dengan baik.

Ada banyak alat yang dapat digunakan untuk menguji pH tanah. Alat ini cukup akurat, tetapi Anda harus memastikan bahwa Anda mengikuti instruksi pengujian dengan benar. Namun, Anda juga dapat membawa sampel tanah Anda ke laboratorium untuk dianalisis secara menyeluruh. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hujan Sangat Lebat di Provinsi Ini, Simak Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (10/2)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 10 Februari 2026 dan Rabu 11 Februari 2026 hujan sangat lebat juga lebat di provinsi berikut ini.

10 Sumber Protein Paling Tinggi yang Layak untuk Dikonsumsi

Ini beberapa sumber protein paling tinggi yang layak Anda coba konsumsi berikut ini! Apa saja?      

Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Selasa 10 Februari 2026, Harus Produktif

Berikut ramalan 12 zodiak keuangan dan karier besok Selasa 10 Februari 2026 dari peluang kerja, strategi tim, dan arah profesional di bawah ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (10/2) Jabodetabek Hujan Lebat, di Mana?

Peringatan dini BMKG cuaca besok Selasa (10/2) dan Rabu (11/2) di Jabodetabek hujan sangat lebat dan lebat di daerah berikut ini.​

4 Manfaat Physical Touch dengan Pasangan, Lebih dari Sekadar Kemesraan!

Ada setidaknya 4 manfaat physical touch dengan pasangan yang luar biasa bagi kesehatan fisik dan mental. Cek di sini.

Pantau 5 Kripto Top Gainers di Pasar yang Melemah 24 Jam Terakhir

Humanity Protocol salah satu aset kripto yang mampu naik dan memimpin kripto top gainers 24 jam terakhir.  

5 Zodiak yang Paling Suka Physical Touch, Scorpio Misterius tapi Aslinya Clingy

Berikut adalah 5 zodiak yang paling suka physical touch dan alasan mengapa sentuhan fisik menjadi kunci kebahagiaan mereka.

793.681 Tiket KA Lebaran Sudah Terjual, Ini 10 Relasi Favorit

Hingga 9 Februari 2026 pukul 10.00 WIB, sebanyak 793.681 tiket kereta api reguler telah dipesan untuk periode keberangkatan 11-26 Maret 2026.

6 Herbal Penurun Kolesterol Tinggi Alami yang Terbukti Efektif

Ada beberapa rekomendasi herbal penurun kolesterol tinggi alami yang terbukti efektif. Intip daftarnya di sini, yuk!​

4 Tradisi Imlek untuk Menarik Keberuntungan yang Masih Populer

Ingin keberuntungan datang sepanjang tahun? Ikuti 4 tradisi Imlek esensial ini dan rasakan dampaknya pada nasib Anda.