MOMSMONEY.ID - Jerawat meradang tak kunjung sembuh? Berikut MomsMoney bagikan cara mengatasinya dengan tepat. Simak sampai akhir.
Jerawat meradang yang tak kunjung sembuh atau sering disebut sebagai jerawat kistik dan pustula kronis, bukan sekadar masalah estetika. Ini merupakan sinyal adanya peradangan dalam yang membutuhkan penanganan serius.
Jerawat meradang sering kali menimbulkan rasa nyeri, pembengkakan, hingga potensi bekas luka permanen jika tidak ditangani dengan metode yang tepat.
Baca Juga: Kulit Kering dan Ketarik? Awas, Ini 4 Tanda pH Kulit Tidak Seimbang
Sayangnya, banyak orang terjebak dalam siklus mengganti produk skincare tanpa memahami akar permasalahannya.
Sebagai panduan, berikut 4 cara mengatasi jerawat meradang yang tak kunjung sembuh sebagaimana dilansir dari American Academy of Dermatology (AAD), Healthline, dan Verywell Health.
1. Gunakan retinoid untuk regenerasi sel
Cara mengatasi jerawat meradang yang tak kunjung sembuh pertama yaitu gunakan retinoid untuk regenerasi sel.
Retinoid, terutama dalam bentuk adapalene atau tretinoin, merupakan standar emas untuk menangani jerawat kronis yang membandel. Retinoid bekerja dengan cara mempercepat pergantian sel kulit dan mencegah pori-pori tersumbat oleh sel kulit mati maupun minyak.
Berbeda dengan obat jerawat biasa yang hanya bekerja di permukaan kulit, retinoid masuk ke dalam folikel untuk menghentikan proses terbentuknya jerawat sejak dini.
Penggunaan rutin di malam hari tidak hanya mampu meredakan peradangan, tetapi juga memperbaiki tekstur kulit yang rusak akibat jerawat lama.
2. Kombinasikan benzoyl peroxide dengan antibiotik topikal
Cara mengatasi jerawat meradang yang tak kunjung sembuh kedua yaitu kombinasikan benzoyl peroxide dengan antibiotik topikal.
Bakteri P. acnes adalah penyebab utama jerawat meradang. Terkadang, bakteri ini menjadi resisten terhadap satu jenis pengobatan saja.
Menurut panduan dari American Academy of Dermatology, penggunaan benzoyl peroxide yang dikombinasikan dengan antibiotik topikal (seperti clindamycin) sangat efektif untuk membunuh bakteri sekaligus mengurangi produksi minyak berlebih.
Benzoyl peroxide bekerja dengan memasukkan oksigen ke dalam pori-pori karena bakteri jerawat tidak bisa bertahan hidup di lingkungan kaya oksigen. Sementara itu, antibiotik menekan peradangan hebat penyebab jerawat terasa nyeri dan memerah.
Baca Juga: 6 Tanda Metabolisme Melambat yang Terlihat pada Tubuh
3. Diet rendah glikemik dan hindari produk susu
Cara mengatasi jerawat meradang yang tak kunjung sembuh ketiga yaitu diet rendah glikemik dan hindari produk susu.
Kesehatan kulit sangat berkaitan erat dengan apa yang kita konsumsi, terutama jika jerawat disebabkan oleh fluktuasi hormon. Mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik tinggi (seperti roti putih, gula, dan soda) dapat memicu lonjakan insulin yang merangsang kelenjar minyak bekerja lebih aktif.
Selain itu, banyak ahli dermatologi menyarankan untuk membatasi konsumsi produk susu karena kandungan hormon di dalamnya dapat memperparah peradangan jerawat.
Dengan mengganti pola makan ke arah makanan utuh atau real food, itu dapat membantu menenangkan kulit dari dalam secara permanen.
4. Fokus pada basic skincare yang menenangkan
Cara mengatasi jerawat meradang yang tak kunjung sembuh keempat yaitu fokus pada basic skincare yang menenangkan.
Saat jerawat meradang hebat, itu artinya kulit sedang dalam kondisi luka. Sehingga, penggunaan produk eksfoliasi yang terlalu banyak harus dihindari karena bisa merusak skin barrier.
Mengutip Verywell Health, Anda harus fokus pada penggunaan pembersih wajah yang lembut, pelembab yang mengandung ceramide atau centella asiatica, serta sunscreen setiap hari. Produk-produk ini dapat membantu mengurangi kemerahan dan memastikan kulit memiliki kelembaban yang cukup untuk menjalankan proses penyembuhan alami.
Menghindari produk yang mengandung alkohol tinggi dan pewangi buatan juga sangat krusial agar peradangan jerawat tidak semakin parah.
Itulah 4 cara mengatasi jerawat meradang yang tak kunjung sembuh. Mengatasi jerawat meradang yang membandel bukanlah proses instan.
Biasanya, diperlukan waktu 4-8 minggu untuk melihat hasil yang nyata dari sebuah pengobatan. Kuncinya adalah tidak memencet jerawat sendiri karena akan menyebarkan bakteri ke jaringan sekitarnya.
Selanjutnya: Tok! Thomas Djiwandono Terpilih Jadi Deputi Gubernur BI Periode 2026–2030
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News