MOMSMONEY.ID - Banyak yang belum tahu, ada 4 tanda pH kulit tidak seimbang. Jangan lewatkan, berikut MomsMoney bagikan informasinya.
Pernahkah Anda merasa produk skincare yang biasanya ampuh tiba-tiba tidak memberikan hasil apapun? Atau, kulit Anda mendadak menjadi sangat sensitif tanpa alasan yang jelas?
Masalah tersebut sering kali berakar pada satu hal yaitu tingkat pH kulit yang terganggu. Secara alami, kulit manusia memiliki lapisan pelindung bernama acid mantle dengan tingkat pH ideal sekitar 4,7 hingga 5,75 yang bersifat sedikit asam.
Baca Juga: 5 Film Perceraian Ini Ubah Patah Hati Jadi Kekuatan, Wajib Tonton
Ketika keseimbangan pH ini bergeser, baik menjadi terlalu asam maupun terlalu basa, skin barrier akan melemah sehingga membiarkan bakteri masuk dan kelembaban menguap.
Melansir Healthline, Medical News Today, dan Everyday Health, ada 4 tanda pH kulit tidak seimbang yang perlu Anda tahu. Berikut penjelasannya.
1. Kulit terasa sangat kering dan ketarik
Tanda pH kulit tidak seimbang yang pertama yaitu kulit terasa sangat kering dan ketarik.
Salah satu tanda paling umum dari pH kulit yang terlalu basa adalah hilangnya kelembaban secara drastis. Mengutip Healthline, penggunaan sabun pembersih yang terlalu keras dapat mengikis minyak alami dan menaikkan pH kulit.
Akibatnya, kulit kehilangan kemampuan untuk mengunci hidrasi, sehingga terasa kencang seperti ketarik setelah mencuci muka.
Jika kondisi ini dibiarkan, kulit akan mulai mengelupas dan muncul garis-garis halus yang lebih nyata. Tekstur wajah pun menjadi kasar karena acid mantle tidak lagi mampu melindungi lapisan dermis dari penguapan air.
2. Muncul jerawat dan peradangan yang membandel
Tanda pH kulit tidak seimbang yang kedua yaitu muncul jerawat dan peradangan yang membandel.
Tingkat pH yang sedikit asam berfungsi sebagai pertahanan utama untuk membunuh bakteri penyebab jerawat, seperti P. acnes.
Saat pH kulit naik atau menjadi terlalu basa, lingkungan kulit akan menjadi tempat yang sempurna bagi bakteri untuk berkembang biak. Hal ini dapat menyebabkan kulit lebih rentan terhadap jerawat meradang, komedo, dan pori-pori tersumbat.
Jika Anda tiba-tiba mengalami jerawat di area yang biasanya bersih, itu bisa menjadi sinyal bahwa kulit Anda kehilangan keasaman alaminya untuk melawan mikroba jahat.
Baca Juga: 6 Makanan Vegan Ini Kunci Gairah Seksual Meningkat, Konsumsi Rutin
3. Kulit menjadi sangat sensitif dan mudah kemerahan
Tanda pH kulit tidak seimbang yang ketiga yaitu kulit menjadi sangat sensitif dan mudah kemerahan.
Tanda lain dari pH kulit yang terganggu adalah munculnya reaksi sensitivitas yang berlebihan terhadap produk atau lingkungan.
Melansir Everyday Health, pH yang tidak seimbang membuat pertahanan kulit tipis dan rapuh. Hal ini memicu kondisi yang disebut dermatitis kontak, di mana kulit mudah memerah, terasa perih, atau gatal saat terkena bahan aktif ringan sekali pun.
Tanpa lapisan pelindung asam yang stabil, kulit tidak lagi memiliki perisai untuk menetralkan polutan atau perubahan cuaca. Akibatnya, wajah selalu tampak iritasi.
4. Produksi minyak berlebih
Tanda pH kulit tidak seimbang yang keempat yaitu produksi minyak berlebih.
Mungkin terdengar kontradiktif, namun kulit yang sangat berminyak juga bisa menjadi tanda pH yang tidak seimbang.
Saat pH kulit menjadi terlalu asam secara ekstrem, kulit akan mengalami trauma. Sering kali, kondisi ini disebabkan oleh penggunaan eksfoliator kimia yang berlebihan.
Sebagai bentuk pertahanan diri, kelenjar sebasea akan bekerja secara paksa memproduksi minyak atau sebum dalam jumlah banyak untuk melindungi kulit yang teriritasi. Hasilnya, wajah akan terlihat sangat mengkilap namun di saat yang sama terasa tidak sehat dan kusam.
Itulah 4 tanda pH kulit tidak seimbang yang perlu Anda tahu. Mengembalikan pH kulit ke angka ideal memerlukan pendekatan yang lembut. Langkah pertama yang paling efektif adalah menggunakan pembersih wajah dengan label low pH (pH rendah) dan menghindari penggunaan sabun batangan biasa pada wajah.
Selain itu, pastikan Anda menggunakan toner yang menghidrasi dan menjaga kelembaban kulit dengan moisturizer yang mengandung ceramide. Dengan pH yang stabil, kulit akan kembali cerah, kenyal, dan mampu menyerap produk skincare dengan jauh lebih maksimal.
Selanjutnya: Fit and Proper Test Calon Deputi BI, Dicky Kartikoyono Pasrah pada Keputusan DPR
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News