M O M S M O N E Y I D
Keluarga

3 Tips Mengatasi Insomnia pada Anak, Tidur Lebih Mudah dan Nyenyak

3 Tips Mengatasi Insomnia pada Anak, Tidur Lebih Mudah dan Nyenyak
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Simak 3 tips mengatasi insomnia pada anak. Mereka akan tidur lebih mudah dan nyenyak.

Insomnia adalah gangguan tidur yang ditandai dengan kesulitan tidur dan/atau tetap tertidur. Pada anak-anak, insomnia bisa secara negatif memengaruhi kemampuan anak untuk belajar serta dapat meningkatkan risiko gangguan medis lainnya seperti depresi, tekanan darah tinggi, obesitas, dan diabetes.

Jika anak menderita gejala insomnia, ada seperangkat praktik bernama Cognitive Behavioral Therapy for Insomnia (CBT-I) sebagai intervensi perilaku untuk meningkatkan kesehatan tidur yang optimal. Melansir Fullscript, simak 3 tips mengatasi insomnia pada anak:

Baca Juga: Pengertian Parental Burnout dan 5 Cara Sederhana untuk Mengatasinya

1. Terapkan sleep hygiene

Langkah pertama untuk membantu mengatasi insomnia pada anak adalah dengan menerapkan sleep hygiene atau pola tidur bersih. Dikutip dari KlikDokter, sleep hygiene adalah sebuah praktik dan kebiasaan yang dilakukan untuk memperbaiki kualitas tidur.

Inilah beberapa tips sleep hygiene yang dapat diterapkan untuk membantu anak tidur dengan lebih mudah dan nyenyak:

  • Tetapkan dan pertahankan waktu teratur bagi anak untuk tidur dan bangun. Ini dilakukan untuk mengatur ritme sirkadian (jam internal tubuh) anak.
  • Pertahankan rutinitas waktu tidur yang teratur guna mengajarkan anak untuk bersantai sebelum tidur.
  • Hindari merangsang anak dengan permainan atau perangkat elektronik 1 jam sebelum mereka tidur.
  • Hilangkan waktu tidur siang supaya anak merasa lebih lelah dan siap untuk tidur pada malam hari.
  • Pastikan lingkungan tidur anak gelap dan tenang untuk menghindari gangguan tidur sekaligus mendorong tidur yang nyenyak.
  • Dorong anak untuk berolahraga setiap hari. Namun, hindari olahraga mendekati waktu tidur.
  • Pastikan anak tidur di tempat tidurnya sendiri agar Anda tak perlu memindahkan mereka dan membuat gerakan yang berisiko membangunkan anak.
  • Untuk anak remaja, jangan biarkan mereka mengonsumsi kafein, nikotin, dan alkohol terutama di malam hari.

Apabila anak sulit tidur jika tidak ditemani, penelitian merekomendasikan Anda untuk keluar dari kamar anak secara bertahap sebelum mereka tertidur sampai akhirnya anak mampu beradaptasi dengan keberadaan Anda yang jauh.

Awali dengan mengubah posisi dari berbaring di sebelah anak menjadi duduk di samping tempat tidur. Selanjutnya, pindahlah dari samping tempat tidur ke sudut ruangan lalu ke luar pintu.

2. Lakukan stimulus kontrol

Studi menunjukkan bahwa stimulus kontrol merupakan bantuan tidur alami yang efektif untuk anak-anak dengan insomnia. Anda dapat menerapkan stimulus kontrol dengan memastikan anak hanya menggunakan tempat tidurnya untuk tidur.

Itu artinya, anak tidak boleh melakukan hal lain selain tidur misal membaca, bermain, atau menonton televisi saat berada di tempat tidur.

Langkah tersebut akan membantu anak mengasosiasikan tempat tidur dengan tidur sekaligus mengurangi asosiasi tempat tidur dengan aktivitas lain yang mereka sukai. Pada akhirnya, otak anak akan terlatih untuk segera tidur ketika mereka sudah berada di tempat tidur.

Jika anak tidak kunjung tidur setelah 20 menit, arahkan mereka untuk bangun dari tempat tidur dan melakukan aktivitas yang menenangkan selama 20 menit di tempat lain sebelum kembali ke tempat tidur untuk mencoba tidur lagi.

Baca Juga: 6 Tips Membantu Anak Balita Beradaptasi dengan Adik Baru Supaya Tidak Cemburu

3. Ajarkan anak teknik relaksasi

Mengajarkan anak beberapa teknik relaksasi adalah obat alami yang dapat membantu mereka belajar menenangkan pikiran aktifnya dan memasuki keadaan yang lebih tenang untuk tidur.

Beberapa teknik relaksasi untuk membantu mengatasi insomnia pada anak meliputi:

  • Latihan pernapasan dalam.
  • Latihan meditasi singkat.
  • Pemindaian tubuh atau body scan di mana anak menutup mata dan fokus pada relaksasi setiap bagian tubuh satu per satu.

Demikian 3 tips jitu untuk mengatasi insomnia pada anak. Semoga bermanfaat ya, Moms.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Simak 17 Wakil Indonesia di Ajang BAC 2026, Ubed dan Thalita Mulai dari Kualifikasi

Badminton Asia Championship atau BAC 2026 berlangsung pada 7-12 April 2026 di Gimnasium Pusat Olahraga Olimpiade Ningbao, China. 

Kaki Pecah-Pecah? 5 Langkah Rutin Ini Ubah Kaki Anda Jadi Mulus & Percaya Diri

Kulit kaki kering dan pecah-pecah membuat tidak nyaman? Hanya dengan 5 kebiasaan kecil ini, kaki Anda bisa kembali halus dan bebas masalah.

7% Wilayah Indonesia Ini Sudah Memasuki Musim Kemarau

Masuk April 2026, BMKG menyebutkan, sekitar 7% wilayah Indonesia sudah memasuki musim kemarau lo.   

IHSG Diproyeksi Lanjut Melemah, Cek Rekomendasi Saham BRI Sekuritas Senin (6/4)

IHSG diproyeksi melanjutkan pelemahan pada perdagangan Senin (6/4/2026).​ Cek rekomendasi saham BRI Danareksa Sekuritas untuk hari ini.

IHSG Ada Potensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Senin (6/4)

IHSG berpotensi menguat pada perdagangan Senin (6/4/2026).​ Simak rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.

IHSG Melemah, Berikut Proyeksi dan Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Senin (6/4)

IHSG masih rawan mengalami koreksi pada perdagangan Senin (6/4/2026).​ Berikut rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

HP Gaming Anti-Panas: Infinix GT 50 Pro Siap Gempur Pasar

Panas saat nge-game? Infinix GT 50 Pro hadir dengan pendingin MagCharge Cooler 2.0 & bypass charging. Cek detailnya sekarang!

Turun Banyak, Cek Daftar Harga Emas Antam Hari Ini Senin (6/4)

Harga emas Antam di Logam Mulia hari ini Senin (6/4) mengalami penurunan dari perdagangan sebelumnya.

IHSG Dibuka, Saham BREN dan DSSA Langsung Nyemplung 12%

Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak ke zona merah begitu dibuka pada Senin, 6 April 2026.

Bersiap Hadapi Volatilitas IHSG, Ini Saran dan Rekomendasi Saham untuk Investor (6/4)

Berbagai sentimen negatif menyelimuti. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi tertekan ke bawah 7.000, Senin, 6 April 2026.