M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

1.200 Lebih Siswa Uji Kemampuan Berbahasa Inggris di CEST dari Edtech Cakap

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Raut muka serius dan sesekali tegang, tampak dari wajah puluhan mahasiswa Universitas Bhayangkara. Melalui layar komputer masing-masing, siang itu mereka tengah mengikuti tes Bahasa Inggris CEST (Cakap English Standardized Test), yang difasilitasi oleh Edtech Cakap. Test yang berlangsung secara daring ini menjadi tahap yang dijalankan kampus agar mahasiswa, terutama yang segera lulus, bisa mengetahui tingkat keterampilan bahasa mereka.

“Deg-degan sih mengikuti tesnya, apalagi ini pengalaman pertama saya buat mengetahui skor atau kemampuan Bahasa Inggris saya,” ujar Niko Feri Gunawan, mahasiswa semester akhir Universitas Bhayangkara usai tes. 

Niko menambahkan bahwa tes seperti ini bisa jadi alternatif yang ramah kantong mahasiswa, namun bisa diandalkan terutama dalam mengukur kemampuan bahasa dan dapat digunakan untuk berbagai keperluan. 

“Saya harap kedepannya (hasil CEST ini) bisa untuk (jadi pijakan dalam) mengikuti ujian-ujian tes masuk di kementrian kan ada tuh tes Bahasa Inggris dan perusahaan-perusahaan lain yang membutuhkan syarat kemampuan Bahasa Inggris,” tutup Niko. 

Terkait tes kemampuan bahasa asing terutama Inggris, tahun lalu jagat maya sempat dihebohkan dengan keluhan peserta tes bersama BUMN. Menurut mereka tes Bahasa Inggris untuk masuk ke sejumlah perusahaan pelat merah sangatlah sulit. 

Selain BUMN, saat ini hampir semua institusi menjadikan keterampilan berbahasa Inggris sebagai syarat wajib yang harus dipenuhi. Atas dasar inilah, Cakap melahirkan CEST pada kuartal dua tahun lalu, sebagai alternatif yang bisa diambil individu guna mengetahui tingkat kemahiran berbahasa asing, terutama Bahasa Inggris. 

Namun tidak sedikit masyarakat terutama kalangan mahasiswa yang kerap menemui kendala dalam hal biaya dan waktu pelaksanaan yang tidak fleksibel. Yoshua Yanottama, Head of Education Cakap menyebut bahwa CEST memiliki sejumlah keunggulan terutama dari sisi fleksibilitas dan teknologi. 

“Siswa yang mengambil tes dengan CEST, bisa melakukannya dengan device milik mereka sendiri. Meski demikian validitas atau hasil tes tetap terjaga karena sistem pengawasan dilakukan dengan kombinasi antara manusia dan artificial intelligence (AI)," kata Yoshua. 

Dengan demikian CEST menawarkan fleksibilitas dan keandalan yang tak tertandingi dengan biaya yang lebih rendah dari tes konvensional. 

Sementara dari segi biaya tes, tanpa menyebutkan angka, Rani Ronsmelia, Business Development Manager Cakap mengungkapkan bahwa Cakap menyediakan solusi tes kemampuan bahasa yang terjangkau namun terpercaya melalui penggunaan proktor. 

"Sebagai proficiency test/test kecakapan, CEST menggunakan AI dan teknologi adaptif untuk mencegah kecurangan dan mengurangi biaya sambil mempertahankan kualitas dan validitas yang sama dengan alternatif lain, " kata Rani. 

CEST sendiri sudah berstandar dengan Common European Framework of Reference for Languages (CEFR). Selain itu, melalui satu kali tes CEST, bisa mendapat beberapa hasil prediksi diantaranya CEFR Level, IELTS, TOEFL IBT dan TOEFL ITP. 

Sementara, pihak kampus merasa sangat terbantu dengan adanya alternatif proficiency test yang sangat fleksibel. Apalagi dalam hal mengukur serta menilai sejauh mana mahasiswa bisa mencapai nilai standar yang sudah kampus tentukan sebelumnya. 

“Dari awal memang sudah kita amati dan lihat, CEST paling sesuai dengan (kebutuhan) mahasiswa sekarang, tesnya cepat, bisa dilakukan secara online,” ujar Rosalina Siagian, Kepala UPT pengembangan bahasa Universitas Bhayangkara. 

Hingga saat ini, CEST sudah digunakan oleh lebih dari 1.200 ribu siswa dan 92 institusi, diantaranya Politeknik Negeri Subang, Politeknik Bina Trada Semarang, hingga Universitas Sulawesi Tenggara. 

Berdasarkan hasil riset dalam laporan dampak Cakap tahun 2023,  94% siswa menganggap hasil tes CEST dapat diandalkan. Sementara 91% siswa menyatakan bahwa CEST memenuhi standar dan menunjukkan kualitas tes kemampuan bahasa asing yang baik.

Baca Juga: 5 Tahun Berdiri, Ini Dampak Keberadaan Edtech Cakap bagi Dunia Pendidikan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jaga Kualitas Udara Rumah, Ini Solusi Azko untuk Kesehatan Keluarga

Azko luncurkan Norium, air purifier unik dengan lampu LED dan fitur sterilizer. Teknologi ion plasma yang menjaga udara higienis.

Jangan Asal Praktis, Herbalife Ingatkan Pentingnya Sarapan Bergizi Seimbang

​Herbalife kembali mengingatkan pentingnya sarapan sehat sebagai langkah sederhana untuk menjaga energi dan produktivitas sehari-hari.

4 Bahaya Makan Mie Instan Terlalu Sering, Hipertensi dan Obesitas Mengintai

Kenikmatan mie instan bisa berujung bahaya. Berikut 4 bahaya makan mie instan terlalu sering yang wajib Anda ketahui.

Prakiraan Cuaca Besok (14/5) dan Lusa di DKI Jakarta, Hujan Turun di Daerah Ini

BMKG memperkirakan cuaca besok di wilayah DKI Jakarta akan didominasi cuaca cerah, sedangkan lusa akan didominasi hujan ringan.

Musim Pancaroba Bikin Tubuh Rentan Sakit, Ini Tips Jaga Imun dari Dokter

Perubahan cuaca ekstrem saat musim pancaroba membuat tubuh lebih rentan terserang penyakit.​ Simak tips menjaga imun dari dokter berikut ini!

Reli Pasar Terjegal, Ini Kripto yang Bertahan di 5 Kripto Top Gainers

Di pasar yang sedang terkoreksi, Injective (INJ) justru menanjak 21% dan menduduki puncak kripto top gainers 24 jam terakhir.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Kamis (14/5), Hampir Semua Kota Berawan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur besok, Kamis (14/5), hampir merata berawan dan sebagian  udara kabur.

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Kamis (14/5), Berawan hingga Hujan Ringan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah besok, Kamis (14/5), didominasi berawan dan sebagian wilayah hujan.

IHSG Tumbang Hampir 2% Pasca-Review MSCI, Investor Disarankan Lakukan Ini

Penghapusan sejumlah saham dari indeks MSCI lebih bersifat teknikal terkait metodologi bobot dan likuiditas, bukan kerusakan fundamental. 

Promo Alfamart Noodle Fair 1-15 Mei 2026, Paldo Ramyun-Jjajangmen Beli 1 Gratis 1

Manfaatkan promo Alfamart Noodle Fair periode 1-15 Mei 2026 untuk belanja kebutuhan mi instan lebih untung.