M O M S M O N E Y I D
Santai

11 Tren Rumah yang Diprediksi bakal Menghilang di 2026, Ini Dia Cara Menjaganya

11 Tren Rumah yang Diprediksi bakal Menghilang di 2026, Ini Dia Cara Menjaganya
Reporter: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Simak tren rumah yang diprediksi akan hilang pada 2026 agar dekorasi tetap relevan dan sesuai kebutuhan hunian masa kini.

Dunia dekorasi rumah terus berubah mengikuti kebiasaan, gaya hidup, dan selera visual yang makin berkembang. 

Dari berbagai pandangan para desainer yang dirangkum dari sumber tepercaya termasuk Good House Keeping, ada sejumlah tren interior yang disebut sebut tak lagi bertahan di tahun 2026. 

Pergeseran ini bukan soal ikut arus tren semata, tapi lebih berkaitan dengan bagaimana rumah bisa terasa lebih hangat, personal, dan nyaman untuk ditinggali setiap hari. 

Seperti yang diungkap para ahli, arah desain rumah kini bergerak menjauhi tampilan seragam dan mulai kembali pada karakter yang lebih natural ujar salah satu desainer.

Baca Juga: 5 Ruangan Rumah yang Harus Dirapikan Sekarang agar Hunian Nyaman saat Liburan

Dapur serba putih mulai terasa membosankan

Dapur full putih yang dulu dianggap paling aman kini makin ditinggalkan. Banyak orang menginginkan suasana dapur yang lebih hidup lewat warna warna seperti hijau gelap, biru navy, atau taupe yang memberi kesan hangat. Tren dapur sekarang mendorong desain yang terasa lebih dalam dan tidak monoton.

Headboard bentuk kerang mulai kurang diminati

Tempat tidur dengan bentuk kerang atau tepian bergelombang mulai dianggap terlalu manis. Banyak yang memilih desain headboard lebih tegas dengan material alami agar kamar tidur terlihat dewasa dan tahan lama dari segi gaya menurut pendapat desainer Christopher Boutlier.

Pulau dapur model air terjun makin jarang dipakai

Waterfall island sempat merajai desain dapur modern, tapi kini dinilai kurang memberi karakter. Tren terbaru justru menonjolkan kombinasi material seperti kayu, batu alam, atau metal untuk menciptakan nuansa dapur yang lebih hangat dan berkepribadian.

Warna abu abu milenial digantikan palet yang lebih hangat

Dinding bernuansa abu abu yang dulu populer kini terasa terlalu dingin. Banyak orang mulai memilih warna hangat seperti beige, cokelat lembut, atau tone earthy yang membuat rumah lebih nyaman dan welcoming.

Lampu gantung raksasa mulai ditinggalkan

Lampu gantung besar yang dulu jadi pusat perhatian kini diganti lampu berukuran lebih kecil namun detailnya lebih halus. Pencahayaan yang menyatu dengan desain ruangan dianggap lebih modern, sekaligus membuat ruangan tidak terasa penuh.

Ruang makan formal mulai dialihfungsikan

Karena rutinitas keluarga sekarang lebih fleksibel, ruang makan formal makin jarang dipakai. Banyak yang mengubahnya menjadi ruang kerja, area nonton, atau bahkan perpustakaan kecil supaya lebih terpakai setiap hari menurut Jamie Lyn Smith.

Baca Juga: Mau Tidur Lebih Nyenyak? Kata Desainer, Ganti Warna Cat Kamar Ini Sekarang

Detail kayu sederhana dianggap kurang berkarakter

Rumah dengan finishing kayu minimalis kini dinilai terlalu polos. Desainer mulai menghadirkan panel dinding, lis mahkota, atau detail kayu yang lebih kaya untuk memberi sentuhan khas pada hunian kata Liz Fraser Wooten.

Kamar serba netral terasa kurang ekspresif

Warna putih bersih dan material boucle mulai jarang dipilih. Sebagai gantinya, warna warna natural dengan tekstur khas seperti batu, kain bermotif, atau furniture bertekstur jadi pilihan untuk menghadirkan kedalaman visual yang lebih menarik.

Modern farmhouse makin ditinggalkan

Gaya rumah putih hitam yang dulu booming kini terasa terlalu generik. Banyak yang menilai tampilannya kurang natural dan terlalu kaku, sehingga tren rumah mulai bergeser ke arah warna yang lebih membumi dan material yang lebih organik menurut Liz Potarazu.

Boucle tidak lagi jadi bintang utama

Furnitur berbahan boucle yang sempat ngetren kini dianggap terlalu sering muncul. Tekstur alternatif seperti linen slub, chenille, atau wol sikat mulai dipilih untuk menghadirkan kesan hangat tetapi tetap baru.

Minimalisme berlebihan mulai tergeser maksimalisme modern

Gaya super minimalis dianggap terlalu steril dan kurang menggambarkan kepribadian pemilik rumah. Kini, banyak orang kembali menyukai perpaduan warna, pola, dan layer yang tetap tertata rapi sehingga ruangan terasa hangat namun tetap stylish pendapat desainer Eleanor Tate Trepte.

Warna kayu yang seragam kini kurang diminati

Menggunakan warna kayu yang seragam di seluruh rumah justru membuat tampilan terasa datar. Campuran beberapa tone kayu kini lebih disukai karena memberi kesan natural dan hangat kata Sierra Schmitt.

Baca Juga: 3 Warna Cat Kamar Tidur Ini yang Bisa Bikin Anda Menyesal Menurut Desainer

Dinding polos diganti tekstur

Dinding halus tanpa aksen mulai ditinggalkan. Tekstur seperti plester alur, wallpaper artistik, hingga mural menjadi cara baru menghadirkan dimensi visual yang lebih kaya pendapat Rosa Santiago Zimmerman.

Ruangan ala katalog tidak lagi dicari

Pemilik rumah kini ingin ruang yang menunjukkan karakter mereka, bukan ruangan yang terlihat seperti contoh showroom. Sentuhan personal dan barang yang punya cerita jadi daya tarik utama kata Cheryl Stauffer.

Tirai kafe mulai tak banyak dipakai

Tirai setengah jendela dinilai menghambat cahaya masuk. Gaya yang naik daun saat ini adalah gorden panjang sampai lantai atau tirai linen simpel yang memberi tampilan lebih elegan dan rapi.

Arah desain rumah tahun 2026 memperlihatkan bahwa gaya yang terlalu kaku dan seragam mulai ditinggalkan. Fokusnya kini ada pada ruang yang hangat, bertekstur, dan mencerminkan siapa penghuninya. 

Setelah memahami tren yang memudar, Anda bisa membuat rumah tetap relevan, nyaman, dan tampil menarik dalam jangka panjang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

7 Penyebab Masih Gampang Lapar saat Diet Tinggi Protein

Ternyata ini dia beberapa penyebab masih gampang lapar saat diet tinggi protein. Kira-kira apa saja?

Jadwal Inggris vs DR Kongo: Three Lions Bidik Tiket 16 Besar, Ini Prediksi Skornya

Jadwal Inggris vs DR Kongo pukul 23.00 WIB, prediksi skor, susunan pemain, dan analisis lengkap babak 32 besar Piala Dunia 2026.

12 Makanan untuk Dikonsumsi Malam Hari agar Stres Berkurang

Yuk, coba beberapa makanan untuk dikonsumsi malam hari agar stres berkurang berikut ini! Ada apa saja?  

Perkuat Konektivitas Yogyakarta, Citilink Indonesia Buka 5 Rute Baru

Mulai 1 Juli 2026, maskapai Citilink Indonesia mengoperasikan 5 rute baru dengan tujuan dari dan ke Yogyakarta. 

7 Nutrisi Pendukung Pertumbuhan Otot Selain Protein yang Layak Dicoba

Intip beberapa nutrisi pendukung pertumbuhan otot selain protein berikut ini, yuk! Ada apa saja?      

10 Rekomendasi Kacang Polong yang Bagus untuk Kekuatan Tulang

 Mari intip rekomendasi kacang polong yang bagus untuk kekuatan tulang berikut ini! Apa saja, ya?       

8 Rekomendasi Minuman yang Menghidrasi dan Menyehatkan untuk Kulit

Cek daftar rekomendasi minuman yang menghidrasi dan menyehatkan untuk kulit berikut ini,  yuk!          

Jadwal Belgia vs Senegal: Prediksi Skor, Susunan Pemain, dan Analisis Laga

Jadwal Belgia vs Senegal pukul 03.00 WIB, prediksi skor, susunan pemain, dan analisis duel babak 32 besar Piala Dunia 2026.  

5 Kebiasaan Sederhana Setelah Makan Malam yang Bisa Menurunkan Kolesterol Tinggi

Ada beberapa kebiasaan sederhana setelah makan malam yang bisa menurunkan kolesterol tinggi, lho. Yuk, intip pembahasannya di sini!

Cara Aktifkan OTP di BCA Mobile biar Transaksi Online Lebih Aman

Aktifkan pengiriman OTP melalui BCA mobile agar transaksi online lebih aman, praktis, dan terlindungi dari berbagai modus kejahatan siber.