M O M S M O N E Y I D
Santai

10 Kebiasaan yang Bikin Rumah Anda Bau dan Ini Cara Mudah Mengatasinya

10 Kebiasaan yang Bikin Rumah Anda Bau dan Ini Cara Mudah Mengatasinya
Reporter: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Simak kebiasaan sehari hari yang ternyata bikin rumah bau dan temukan cara praktis agar udara di rumah makin segar dan nyaman.

Banyak yang ingin rumahnya selalu harum, tapi kadang bau tak sedap justru muncul dari hal kecil yang kita lakukan setiap hari tanpa disadari. 

Melansir dari Southern Living, para ahli kebersihan mengungkap faktor paling sering jadi penyebab aroma kurang sedap di rumah serta langkah mudah yang bisa dilakukan siapa saja. 

Setelah memahami asal sumbernya, Anda bisa menjaga udara tetap sehat dan membuat rumah terasa jauh lebih nyaman.

Tidak rutin membuang sampah

Jika tong sampah sudah penuh atau dibiarkan terbuka, aroma tidak sedap bisa langsung menyebar ke mana mana. Sisa makanan adalah tempat favorit bakteri berkembang, jadi wajar jika baunya cepat menyengat. Membersihkan permukaan tong sampah saat mengganti kantong bisa bantu menghilangkan bau yang menempel.

“Jika Anda membiarkan makanan menumpuk, baunya bisa sangat menyengat karena bakteri senang berkembang biak,” ujar King.

Baca Juga: Cara Cepat Merapikan Rumah Pakai Metode Decluttering 10-10 yang Cuma Butuh 30 Menit

Jarang memandikan hewan peliharaan

Hewan peliharaan memang menggemaskan, tapi bulu dan jejak kakinya bisa menimbulkan bau apak jika jarang dibersihkan. 

Pembersih berbasis enzim bisa membantu menghilangkan sisa kotoran yang tidak terlihat. Mandi rutin setidaknya sebulan sekali akan membuat udara di rumah lebih segar.

“Cara terbaik mengatasi bau hewan peliharaan adalah segera membersihkan area kotor dan memakai pembersih bio enzimatik,” kata Barton.

Ventilasi rumah kurang maksimal

Tanpa sirkulasi udara yang baik, aroma masakan dan debu akan terjebak dan makin pekat. Membuka jendela, menyalakan exhaust, atau mengalirkan udara segar beberapa menit setiap hari sudah sangat membantu.

“Tanpa aliran udara cukup, bau akan terperangkap dan memburuk seiring waktu,” jelas King.

Wastafel dan saluran pembuangan jarang dibersihkan

Sisa makanan yang tersangkut di dalam saluran pembuangan bisa menghasilkan bau asam dan menusuk. Kombinasi air panas, soda kue, dan cuka merupakan solusi sederhana yang hasilnya cukup ampuh.

“Tuang air panas lalu soda kue dan cuka, tutup selama sepuluh menit dan bilas lagi dengan air panas,” ujar Barton.

Baca Juga: Cara Bikin Dapur Anda Jadi Senyaman ala Restoran Favorit Tanpa Renovasi Besar

Mengabaikan rutinitas bersih bersih

Kalau debu mulai terlihat di mana mana, seprai jarang diganti, dan permukaan dapur tidak disemprot, wajar kalau aroma rumah terasa kurang segar. 

Tidak perlu berlebihan, cukup jadwalkan bersih bersih mingguan agar udara tetap nyaman.

“Rutinitas sederhana seperti menyapu, mengepel, dan mencuci seprai sudah cukup menjaga rumah tetap segar,” tambah Barton.

Karpet dan permadani tidak dirawat

Karpet menyerap berbagai aroma dari tumpahan sampai bulu hewan. Menyedot debu saja tidak cukup, sesekali beri pengharum karpet dan lakukan pembersihan mendalam minimal setahun sekali agar aromanya kembali netral.

Sepatu berbau menumpuk di sudut rumah

Sepatu lembap yang ditaruh sembarangan bisa menimbulkan aroma tidak sedap di seluruh ruangan. Simpan di tempat berventilasi baik, gunakan pewangi sepatu, atau cuci secara berkala agar baunya tidak menyebar.

Tanaman hias tidak dirawat

Tanaman yang mengering atau membusuk ternyata bisa menghasilkan bau yang cukup tajam. Jika daun atau akar mulai menghitam, segera buang atau rawat kembali agar tidak memengaruhi kualitas udara di rumah.

Kulkas jarang diperiksa

Makanan kedaluwarsa atau tumpahan lama yang mengering di rak bisa menjadi sumber bau yang sulit hilang. Kosongkan kulkas, bersihkan rak dengan sabun dan air hangat, lalu gunakan soda kue dan cuka untuk menetralkan aromanya.

“Periksa makanan kedaluwarsa sebelum membersihkan agar bau tidak menumpuk,” ujar King.

Baca Juga: Tren Warna Netral Rumah Ini Hadir di 2026, Intip Cara Sesuaikan untuk Hunian Anda

Kelembapan ruangan tidak terkontrol

Ketika udara terlalu lembap, jamur dan lumut mudah tumbuh dan menghasilkan aroma apek. Ruangan seperti kamar mandi dan ruang bawah tanah adalah titik rawan. Menggunakan dehumidifier beberapa jam saja sudah cukup untuk menyeimbangkan kelembapan.

“Rumah yang terlalu lembap akan berbau apek karena jamur dan lumut,” kata Barton.

Tips cepat membuat rumah kembali harum

1. Bersihkan area utama secara teratur

Fokus pada dapur, kamar mandi, ruang keluarga, dan kamar tidur karena area ini paling cepat menimbulkan bau.

2. Gunakan lilin aromaterapi atau diffuser

Solusi cepat untuk menyamarkan bau saat Anda sedang proses membersihkan.

3. Semprotkan pewangi kain

Sofa, kasur, dan gorden sering menyimpan aroma tubuh, jadi pewangi kain sangat membantu.

4. Buka jendela setiap hari

Udara luar bisa membawa keluar aroma yang sudah terperangkap.

5. Gunakan dehumidifier jika udara terlalu lembap

Cukup beberapa jam per hari untuk menghilangkan bau apek.

Membuat rumah tetap wangi sebenarnya tidak sulit, cukup memperbaiki kebiasaan harian yang sering dianggap sepele. 

Melalui langkah langkah sederhana ini, udara rumah akan terasa lebih segar, sehat, dan nyaman. Sedikit perubahan hari ini bisa memberikan banyak manfaat bagi kualitas hidup Anda dan keluarga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Emas Antam Hari Ini Rabu (15/4) Naik Rp 30.000 Jadi Segini

Harga emas Antam di Logam Mulia hari ini Rabu (15/4) menguat tajam Rp 30.000 dari perdagangan sebelumnya

Kembali Melaju, IHSG Naik 0,8% Pada Rabu Pagi (15/4)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan penguatan. Rabu pagi, 15 April 2026, IHSG tercatat menguat 0,8% ke level 7.737.

EXO Nambah Jadwal Konser di Indonesia! War Tiket Mulai 15 April, Cek Jamnya

Kecewa gagal war tiket EXO? Ada kabar baik! Promotor tambah jadwal konser EXO di Indonesia, lo, siapkan diri untuk kesempatan kedua.

Teknologi IPC dalam Suplemen Zat Besi Bantu Meminimalisir Efek Samping

Combiphar memperkenalkan keunggulan teknologi Iron Polymaltose Complex (IPC) dalam suplemen zat besi Maltofer.

Diskon Tiket Emirates 10% Menanti, Terbang ke Eropa Lebih Hemat Pakai Promo BCA

Promo BCA dan Emirates hadirkan diskon 10% ke destinasi dunia. Manfaatkan kesempatan emas ini, cek detail rute dan kode promonya!

IHSG Reli Lima Hari, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini dari Kiwoom Sekuritas (15/4)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) reli selama lima hari berturut-turut dan mematahkan jalur penurunan jangka menengah. 

Promo Gokana Banting Harga! Paket Hemat Mulai Rp 40.000, Pesan Sekarang di GoFood

Hanya sampai 26 April, promo Banting Harga Gokana beri diskon 15% untuk paket Nasi, Ramen, Combo. Pesan via GoFood agar tak ketinggalan!

Proyek Hunian di Purwakarta Tawarkan Harga Mulai Rp 98 Juta, Simak Cicilannya

​Kolaborasi pemerintah dan pengembang, termasuk Lippo Cikarang, menghadirkan rumah terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Purwakarta.

Cek Rekomendasi Saham Hari Ini untuk Investor dan Trader dari IPOT (15/4)

Tiga saham pilihan untuk hari ini, Rabu, 15 April 2026 dari Indo Premier Sekuritas yaitu ARCI, ASRI, dan BRIS. Simak rekomendasinya.

Cegah Anemia, Combiphar Kampanyekan Pentingnya Zat Besi Sejak Dini

​Kampanye #ZatBesiPasBekerjaCerdas dari Combiphar mengajak masyarakat lebih sadar pentingnya zat besi sejak dini.