M O M S M O N E Y I D
Santai

Wisata Labuan Bajo ke Depan, Tak Sekadar Indah tapi Juga Berkelanjutan

Wisata Labuan Bajo ke Depan, Tak Sekadar Indah tapi Juga Berkelanjutan
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Labuan Bajo masih punya cerita panjang sebagai destinasi wisata unggulan Indonesia.

Ke depan, kawasan di Nusa Tenggara Timur ini tak hanya mengandalkan keindahan alam, tapi juga cara pengembangannya yang makin berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Salah satu kawasan yang tengah disiapkan dengan pendekatan tersebut adalah Mawatu Labuan Bajo.

Kawasan ini dikembangkan dengan konsep yang menyeimbangkan pelestarian lingkungan pesisir, penguatan infrastruktur, serta pemberdayaan masyarakat lokal agar pertumbuhan pariwisata tidak mengorbankan alam dan komunitas sekitar.

Dalam pengembangannya, Mawatu berupaya tumbuh bersama ekosistem pesisir Labuan Bajo. Sejumlah langkah mitigasi dilakukan, mulai dari relokasi hingga penanaman ulang mangrove yang terdampak pembangunan.

Baca Juga: Desa Wisata Pentingsari di Lereng Merapi Tak Sekadar Menawarkan Pesona Alam

Mangrove dinilai penting sebagai pelindung alami garis pantai sekaligus habitat biota laut. Upaya tersebut juga diperkuat dengan berbagai inisiatif penghijauan di dalam kawasan sebagai komitmen jangka panjang menjaga keseimbangan lingkungan.

Direktur Mawatu Heryanto Kurniawan menegaskan, keberlanjutan menjadi landasan utama setiap keputusan pengembangan.

“Keindahan Labuan Bajo adalah kekuatan utama kawasan ini. Karena itu, setiap langkah pengembangan Mawatu kami rancang dengan kehati-hatian agar tetap selaras dengan alam dan memberi dampak positif bagi lingkungan serta masyarakat sekitar,” ujarnya dalam keterangan resmi Kamis (18/12). 

Dari sisi infrastruktur, Mawatu juga menyiapkan kawasan agar siap menyambut pertumbuhan wisata Labuan Bajo yang terus meningkat.

Ketersediaan air bersih disokong kapasitas cadangan hingga 700 meter kubik melalui kerja sama dengan PDAM Labuan Bajo serta pemanfaatan teknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO).

Teknologi ini memungkinkan air laut digunakan sebagai sumber alternatif tanpa membebani ketersediaan air tawar setempat, yang krusial bagi kawasan pesisir dengan tingkat kunjungan tinggi.

Baca Juga: Bukan Cuma Pantai, Oktober Nanti Labuan Bajo Punya Spot Lifestyle Baru

Perancangan bangunan di kawasan ini juga mengusung desain pasif, dengan bukaan yang optimal untuk memaksimalkan cahaya alami dan sirkulasi udara.

Pendekatan tersebut tak hanya menciptakan ruang yang nyaman, tetapi juga membantu menekan kebutuhan energi, sejalan dengan konsep pembangunan yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Tak kalah penting, dampak sosial dan ekonomi turut menjadi perhatian. Sejak pra-pembukaan pada awal Oktober 2025, Mawatu bersama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) menghadirkan Seaside Market sebagai ruang kolaborasi bagi pelaku UMKM lokal.

Lebih dari 36 pelaku usaha, mulai dari penajin, seniman, hingga pelaku kuliner, terlibat dan secara konsisten menjangkau ribuan pengunjung setiap minggunya, mendorong perputaran ekonomi yang lebih inklusif.

Ke depan, kehadiran tenant nasional dan internasional seperti Cinema XXI, serta pengembangan hotel, resor, hingga beach club di kawasan Mawatu, diharapkan membuka peluang kerja baru dan memperkuat dampak ekonomi jangka panjang bagi masyarakat Labuan Bajo.

 “Kami ingin Mawatu terus berkontribusi bagi perkembangan ekonomi dan pariwisata Labuan Bajo, sekaligus memastikan kawasan ini tumbuh seimbang bersama alam dan komunitas lokal," ujar Heryanto.

Selanjutnya: Sucor Sekuritas Siap Bawa Tiga Perusahaan Melantai di BEI

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ini Kiat Coffeenatics Mengembangkan Usaha Kopi Lokal hingga Tembus Pasar Global

Coffeenatics membagikan beberapa strategi untuk mempertahankan hingga membesarkan usahanya.         

Bukan Gaji, Ini 5 Rahasia Orang Kaya Kelola Uang Hingga Sukses

Simak yuk, perbedaan orang kaya dan kebanyakan orang bukan soal gaji, tapi cara berpikir dan mengambil keputusan keuangan.

KAI Catat 131 Ribu Tiket KA untuk Angkutan Lebaran Telah Dipesan

Masyarakat sudah dapat melakukan pemesanan tiket KA Lebaran untuk jadwal keberangkatan 11-16 Maret 2026 melalui seluruh kanal resmi KAI.

Hasil Thailand Masters 2026: 10 Wakil Indonesia Tembus 4 Besar, Segel 3 Tiket Final

Hasil Thailand Masters 2026 Babak Perempatfinal Jumat (29/1), 10 wakil Indonesia maju ke semifinal dan menyegel 3 tiket untuk babak final.

Dapur Terasa Lebih Nyaman: Simak Tren Kabinet 2026 yang Prioritaskan Ketenangan

Simak tren kabinet dapur 2026 yang mulai ditinggalkan dan solusi desain praktis agar dapur lebih rapi, hangat, dan nyaman digunakan.

Wallpaper Tempel: Hindari 7 Kesalahan Ini Agar Hasil Pekerjaan Lebih Rapi dan Awet

Wallpaper tempel sering mengelupas? Desainer interior berbagi rahasia teknik pemasangan yang tepat agar hasilnya maksimal dan tahan lama.

6 Warna Cat Sherwin-Williams Ini Bikin Suasana Rumah Lebih Nyaman

Cek 6 warna cat Sherwin-Williams yang direkomendasikan desainer untuk rumah lebih tenang, nyaman, dan cocok dengan gaya hidup kekinian.

Aturan Dana Darurat 3/6/9 Bulan Kini Lebih Fleksibel, Bukan Sekadar Angka Mati lo

Berikut panduan simpel memahami dana darurat yang update, cara menghitung ideal, dan strategi aman menjaga keuangan tanpa kehilangan peluang.

Strategi DCA: Kok Bisa Investor Pemula Tenang Hadapi Gejolak Ekonomi, Simak yuk

Strategi DCA ini bantu investasi Anda tetap konsisten meski pasar fluktuatif, simak cara kerja dan manfaatnya agar keuangan lebih terarah.

Pasar Kripto Rontok, Ini 5 Kripto Penghuni Top Gainers 24 Jam

Di pasar aset kripto yang ambles, hanya segelintir aset kripto yang mampu naik dalam 24 jam terakhir.