M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Waspada, Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Hari Ini Berupa Paparan Sinar UV

Reporter: kompas.com  |  Editor: S.S. Kurniawan


MOMSMONEY.ID - Bagi yang ingin beraktivitas di luar ruangan hari ini, Jumat (14/2), simak peringatan dini cuaca ekstrem berupa paparan sinar ultra violet atau UV berikut ini. 

Seluruh wilayah Indonesia termasuk di Kepulauan Bangka Belitung bakal terpapar UV risiko bahaya rendah hingga risiko bahaya sangat ekstrem dalam durasi waktu yang berbeda. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Mikron Antariksa mengatakan, dengan peringatan dini bahaya sinar UV, masyarakat bisa mempersiapkan diri. 

"Agar masyarakat lebih memilih aktivitas dalam ruangan, jika pun hendak keluar mesti menggunakan topi, baju yang menutupi kulit dan menggunakan tabir surya," kata Mikron kepada Kompas.com, Kamis (13/4).

Baca Juga: Ini Prakiraan BMKG Cuaca di Bekasi, Depok, Bogor Besok (14/4), Turun Hujan?

Mikron mengingatkan, jika terpapar langsung sinar UV, akan mengakibatkan kerusakan pada kulit dan mata. 

"Untuk wilayah Bangka Belitung risiko puncaknya pukul 12.00-13.00 WIB dengan simbol merah indeks 8-10 kategori risiko bahaya sangat tinggi," ungkap Mikron. 

Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) merilis paparan indeks UV pada 14 April 2023 mencakup wilayah Indonesia hingga perairan Samudera Pasifik dan Samudera Hindia. 

Paparan sinar UV diperkirakan mulai terjadi sejak pukul 06.00 WIB dari wilayah Samudera Pasifik dengat kategori warna ungu atau risiko bahaya sangat ekstrem. 

Selanjutnya bergerak ke wilayah Timur, Tengah, dan Barat Indonesia, sehingga puncak paparan sinar UV di setiap wilayah Indonesia terjadi dalam waktu yang berbeda. 

Baca Juga: Ramalan Cuaca Besok (14/4) di Banten dari BMKG, Hujan Berpotensi Mengguyur

Di Kalimantan, misalnya, menerima paparan UV simbol merah dalam rentang pukul 10.00-12.00 WIB. 

Kemudian kondisi yang sama beralih ke wilayah Sumatera dalam rentang pukul 12.00-13.00 WIB. 

Paparan sinar UV untuk seluruh wilayah Indonesia mulai mereda pukul 16.00 WIB. Ketika itu, statusnya sudah dinyatakan hijau atau risiko bahaya rendah.

Dan, pada pukul 17.00 WIB sudah tanpa risiko atau disimbolkan warna putih kosong.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wilayah Indonesia Terpapar Sinar UV Kategori Ekstrem, Ini Antisipasinya"

Penulis: Kontributor Pangkalpinang, Heru Dahnur
Editor: Teuku Muhammad Valdy Arief

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Fokus Anda Mudah Hilang? Ini 5 Pemicu Tak Terduga Konsentrasi Menurun

Sering kehilangan fokus saat bekerja atau belajar? Ternyata, 5 hal ini diam-diam menguras konsentrasi Anda. Kenali pemicunya di sini.  

Generasi Muda Perlu Melek Investasi, Bisa Mulai dari Reksadana

Generasi muda perlu melek investasi yang bisa mereka mulai lewat investasi reksadana dengan Rp 10.000 saja.

5 Pilihan Susu Kolesterol yang Aman, Turunkan Lemak Jahat Tanpa Was-Was

Jangan lagi khawatir minum susu! Pahami 5 jenis susu yang aman dikonsumsi penderita kolesterol tinggi, demi jantung sehat dan hidup lebih baik.

Harga Emas Antam Hari Ini Jumat (24/4) Tidak Berubah

Harga emas Antam di Logam Mulia hari ini Jumat (24/4) tidak mengalami perubahan dari perdagangan sebelumnya.

Promo Solaria Baru, Makan Enak Cuma Rp 12.000 & Diskon Rp 50.000 Pakai Kartu Ini

Pengguna Maybank dan KB Bank wajib tahu! Solaria tawarkan harga Bowl Ayam Rp 12 ribu & diskon Rp 50 ribu. Buruan cek!

Nobel Run 2026 Ajak Masyarakat Gaungkan Setara Satu Lintasan

Dukung anak berkebutuhan khusus dalam beraktivitas, Nobel Run 2026 gaungkan setara satu lintasan di pagelaran lari.

Bukan Cuma Sawit, Ini Penyebab Harga Minyak Goreng Ikut Naik

​Harga minyak goreng naik perlahan sejak awal tahun. Salah satu faktor utamanya adalah mahalnya kemasan plastik imbas konflik Timur Tengah.

Kata CEO SAP soal Masa Depan AI, Software Tak Tergantikan

​CEO SAP Christian Klein mengungkap masa depan AI yang ternyata sangat bergantung pada software, bukan menggantikannya dalam bisnis modern.

7 Pola Hidup Ini Jadi Biang Keladi Penyebab Kanker Ginjal, Segera Ubah Sekarang

Mengonsumsi gula dan garam berlebih adalah penyebab kanker ginjal yang jarang disadari. Temukan 7 pemicu lainnya untuk perlindungan optimal.

IHSG Berpotensi Melemah, Cek Rekomendasi Saham dari BRI Danareksa Sekuritas (24/4)

IHSG masih bergerak volatil dengan kecenderungan melemah pada perdagangan Jumat (24/4). Cek rekomendasi dari BRI Danareksa Sekuritas hari ini.