M O M S M O N E Y I D
Bugar

Waspada! Kenali Gejala dan Penyebab Skoliosis Berikut Ini, yuk

Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Skoliosis merupakan kondisi medis yang ditandai dengan kelengkungan abnormal tulang belakang yang tampak dari samping maupun dari belakang. Kelengkungan ini bisa berbentuk huruf "S" atau "C". Kondisi ini umumnya ditemukan pada masa pertumbuhan sebelum pubertas, namun bisa juga terjadi pada orang dewasa. Apa saja gejala dan penyebab skoliosis sebenarnya?

Momsmoney akan mengulas lebih dalam terkait gejala dan penyebab skoliosis agar Anda dapat melakukan tindakan pencegahan dan penanganan dini, merangkum dari laman Halodoc dan Hello Sehat. Simak, ya!

Gejala Skoliosis

Gejala skoliosis dapat bervariasi tergantung pada tingkat dan lokasi kelengkungan. Gejala umum meliputi:

  • Salah satu bahu mungkin tampak lebih tinggi daripada yang lain, atau satu pinggul yang tampak lebih menonjol.
  • Dalam beberapa kasus, skoliosis menyebabkan rotasi tulang belakang, yang membuat otot-otot punggung terlihat lebih menonjol pada satu sisi.
  • Ketegangan pada otot karena kelengkungan tulang belakang dapat menyebabkan kelelahan, terutama setelah duduk atau berdiri dalam waktu lama.
  • Meskipun banyak kasus skoliosis yang tidak menyebabkan rasa sakit, pada beberapa individu dapat muncul nyeri yang terlokalisir di area kelengkungan.

Baca Juga: Aneka Lauk Pauk untuk Penderita Asam Urat dan Kolesterol, Catat ya!

Penyebab Skoliosis

Penyebab pasti dari sebagian besar kasus skoliosis tidak diketahui (idiopatik), namun beberapa faktor yang mungkin berperan antara lain:

1. Faktor Genetik

Skoliosis sering terjadi dalam keluarga, menunjukkan adanya komponen genetik yang kuat.

2. Gangguan Pertumbuhan

Kelengkungan dapat berkembang sebagai akibat dari pertumbuhan tulang belakang yang tidak merata.

3. Neuromuskular

Kondisi seperti cerebral palsy atau distrofi otot dapat menyebabkan gangguan pada otot-otot yang mendukung tulang belakang, memicu skoliosis.

Baca Juga: Apakah Bayam Menyebabkan Asam Urat atau Tidak? Cek Faktanya di Sini

4. Degeneratif

Pada orang dewasa, skoliosis mungkin berkembang sebagai akibat dari degenerasi tulang atau jaringan lunak tulang belakang seiring dengan bertambahnya usia.

Nah, itulah ulasan mengenai gejala dan penyebab skoliosis yang perlu Anda ketahui. Diagnosa skoliosis biasanya dilakukan melalui pemeriksaan fisik dan konfirmasi dengan rontgen tulang belakang untuk melihat tingkat kelengkungan. Pilihan pengobatan tergantung pada beberapa faktor, termasuk usia pasien, tingkat kelengkungan, dan potensi perkembangan kelengkungan.

Meskipun tidak semua kasus skoliosis dapat dicegah, beberapa langkah dapat diambil untuk meminimalkan risiko atau dampak dari kondisi ini. Misalnya saja seperti melakukan latihan penguatan punggung dan menjaga postur tubuh yang baik. Pemeriksaan rutin kesehatan, terutama selama masa pertumbuhan anak, juga penting untuk deteksi dini.

Kesadaran dan pengetahuan tentang skoliosis sangat penting untuk mengenali tanda-tanda awal dan mengambil langkah proaktif dalam pengelolaannya. Semoga bermanfaat, ya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Pasar Bergairah, RaveDAO Terbang ke Puncak Kripto Top Gainers

Di pasar yang sedang menguat, kripto RaveDAO menduduki puncak kripto top gainers. Simak daftar penghuni lainnya!

PRISM Hadirkan Hotel Company Serviced di Aceh, Makassar dan Palangkaraya

PRISM menghadirkan akomodasi premium dengan model company-serviced melalui brand Townhouse Oak di Aceh, Makassar, dan Palangkaraya.

Ini Trik Memilih Paylater yang Paling Sesuai, Simak Yuk!

Agar dapat memanfaatkan keuntungan secara optimal, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam memilih layanan paylater.

Jabra Luncurkan Evolve3 dan PanaCast Room Kit, Dukung Kebutuhan Kerja Hybrid

Jabra luncurkan dua perangkat baru, yakni seri headset Evolve3 dan sistem konferensi video PanaCast Room Kit untuk dukung pola kerja hybrid.

Di Provinsi Ini Turun Hujan Sangat Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (22/4)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Rabu 22 April 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (22/4) di Jabodetabek Hujan Sangat Lebat di Sini

Peringatan dini BMKG cuaca besok Rabu (22/4) di Jabodetabek dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di wilayah berikut ini.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Rabu (22/4), Hujan Ringan Terjadi di Kota Ini

Hujan ringan mendominasi cuaca Jawa Timur pada Rabu, 22 April 2026, kecuali Bojonegoro mengalami hujan sedang.

Oriflame Rilis Eclat Weekend Series, Fokus pada Aroma yang Mudah Dipakai Harian

​Oriflame merilis Eclat Femme dan Homme terbaru dengan karakter aroma segar untuk mendukung aktivitas harian.

4 Manfaat CSM Toner untuk Wajah, Rahasia Kulit Bening ala Wanita Jepang

Kulit kasar dan dehidrasi bisa diatasi dengan CSM toner. Temukan 4 manfaat CSM toner untuk wajah di sini.

Ramalan Shio Rabu 22 April 2026: Pelan Tapi Pasti, Menjaga Hati dan Ambil Kendali

Yuk simak ramalan shio Rabu 22 April 2026 ini, cek peruntungan lengkap dari cinta, karier, hingga kesehatan tiap shio hari ini.​