M O M S M O N E Y I D
Santai

Waspada Dampak Geopolitik Timur Tengah ke Penerbangan Internasional

Waspada Dampak Geopolitik Timur Tengah ke Penerbangan Internasional
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Online travel agent (OTA) pertama di Indonesia, tiket.com mengimbau para konsumen yang akan melakukan penerbangan internasional untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul meningkatnya situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Sejak akhir pekan lalu, lebih dari 4.000 penerbangan tercatat dibatalkan berdasarkan data Flightradar24.

Penutupan sejumlah bandara di kawasan tersebut turut memengaruhi berbagai penerbangan internasional, salah satunya rute dari Indonesia menuju Timur Tengah, Eropa, maupun destinasi lain yang membutuhkan transit di wilayah tersebut. 

Hingga saat himbauan ini ditulis, Jumat (6/3), sedikitnya ada delapan maskapai yang telah mengeluarkan travel alert, yaitu: 

1. Qatar Airways

2. Etihad Airways

3. Saudi Airlines

4. Emirates

5. Turkish Airlines

6. Philippine Airlines

7. Malaysia Airlines

8. Oman Air

Tiket.com akan terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi secara aktif dengan pihak maskapai guna memastikan konsumen memperoleh informasi serta bantuan yang diperlukan secara cepat dan akurat.

"Kami memahami bahwa dinamika geopolitik di Timur Tengah dapat menimbulkan kekhawatiran bagi konsumen yang memiliki rencana perjalanan internasional, oleh karena itu Tiket.com terus memantau perkembangan situasi secara aktif dan berkoordinasi dengan mitra maskapai untuk menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan perjalanan konsumen," kata Andi Hendrawan, Director of Transportation, tiket.com dalam keterangan tertulis. 

Baca Juga: Promo Diskon Tiket Pesawat Garuda hingga 20%, Jakarta–Palembang PP mulai Rp 2 Jutaan

Di tengah dinamika geopolitik tersebut, penerbangan internasional melalui kawasan lain masih beroperasi secara normal. Sejak meningkatnya ketidakpastian situasi, tiket.com mencatat adanya peningkatan minat terhadap penerbangan jarak jauh dengan opsi transit hub alternatif di luar Timur Tengah. 

Selain itu, permintaan terhadap penerbangan langsung (direct flight) ke destinasi tujuan juga menunjukkan tren pertumbuhan seiring konsumen yang semakin mempertimbangkan rute perjalanan dengan konektivitas penerbangan yang lebih stabil. 

Permintaan perjalanan ke Eropa pun tetap menunjukkan tren positif, terutama melalui jalur transit di negara-negara Asia seperti Singapura, Thailand, dan Hong Kong.

Data tiket.com juga menunjukkan adanya peningkatan pemesanan menuju sejumlah hub penerbangan di Asia, seperti Singapore Airlines yang tumbuh sekitar 60%, Cathay Pacific sebesar 30%, Malaysia Airlines sebesar 28%, dan Thai Airways sebesar 12% secara week-on-week (minggu ke-1 Maret 2026 dibandingkan dengan minggu ke-4 Februari 2026).

“Kami juga melihat adanya pergeseran preferensi konsumen ke rute-rute alternatif dan penerbangan langsung yang dinilai lebih aman. Melalui platform kami, konsumen dapat dengan mudah mengakses berbagai opsi tersebut, sekaligus melakukan pengajuan refund atau reschedule sesuai kebijakan maskapai," ujar Andi.

Bagi konsumen yang memiliki rencana perjalanan melintasi atau ke Timur Tengah dalam waktu dekat, tiket.com menyarankan untuk:


● Mengecek status penerbangan secara berkala melalui menu Manage Booking di situs atau aplikasi maskapai

● Memastikan nomor kontak dan email yang terdaftar dalam kondisi aktif 

● Mengikuti pemberitahuan resmi dari maskapai terkait kebijakan terbaru

Baca Juga: Tren Umrah Mandiri Meningkat, Ini Rekomendasi Hotel dan Tiket Pesawat

Untuk konsumen yang terdampak dan ingin melakukan refund atau reschedule, proses pengajuan dapat dilakukan secara langsung melalui aplikasi tiket.com, mengikuti kebijakan masing-masing maskapai. tiket.com berkomitmen untuk mendukung dan mengakomodasi kebutuhan konsumen dalam mengatur ulang jadwal perjalanan maupun memilih alternatif rute yang lebih sesuai.

Jika membutuhkan bantuan lebih lanjut, konsumen yang melakukan pemesanan melalui tiket.com dapat menghubungi Customer Care 24 jam melalui:


● WhatsApp: 0858 11500 888

● Telepon: 0804 1500 878 / +62 21 3973 0888

● Email: cs@tiket.com

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Cove Rilis Fitur Media Sosial Pertama dalam Aplikasi Co-Living di Indonesia

Cove merilis fitur media sosial pertama dalam aplikasi co-living di Indonesia, mengintegrasikan seluruh kebutuhan hunian dalam satu platform.

5 Cara Makanan Fermentasi Menjaga Kesehatan Usus Anda

Begini, lo, cara makanan fermentasi menjaga kesehatan usus Anda. Yuk, simak pembahasan lengkapnya di sini!

8 Teh Alami yang Bisa Bantu Mengurangi Stres

Ternyata ada beberapa teh alami yang bisa bantu mengurangi stres lo. Yuk, cek daftarnya di sini!     

Hindari Cemas Saat MRI, Teknologi AI Bikin Nyaman dan Diagnosis Lebih Detail

Bethsaida Hospital hadirkan MRI 3 Tesla AI, solusi deteksi penyakit kompleks seperti epilepsi dan gangguan jantung     

8 Kebiasaan Orang Sukses ala Charlie Munger yang Bisa Anda Lakukan Sekarang

Kebiasaan sederhana ala Charlie Munger ini dinilai mampu membantu membangun pola pikir sukses dan kehidupan lebih terarah.​  

7 Obat yang Tidak Boleh Dikonsumsi bersama Teh, Cek yuk!

Tahukah ternyata ada beberapa obat yang tidak boleh dikonsumsi bersama teh, lho. Yuk, intip di sini!  

Pernapasan Lebih Baik, 3 Manfaat Dehumidifier yang Ubah Kualitas Udara

Azko menawarkan solusi 2-in-1yaitu dehumidifier dan air purifier. Lindungi keluarga dari kualitas udara buruk dengan inovasi terbaru ini.  

Peringati Hari Teh Internasional, Ini Dia Perjalanan Teh Hingga Sampai di Cangkir

Bukan cuma seduhan, ada banyak faktor yang menentukan kualitas teh. Cari tahu bagaimana iklim dan proses petik memengaruhi rasa teh Anda.  

Strategi Menyiapkan Pendapatan Pensiun biar Masa Tua Tanpa Beban Pikiran

Berikut cara menyusun pendapatan pensiun yang aman, stabil, dan fleksibel agar masa tua tetap nyaman di tengah biaya hidup naik.​  

Dari Facebook hingga X, Begini Cara Media Sosial Menghasilkan Uang untuk Anda

Begini lo, cara Meta dan X menghasilkan uang ternyata berasal dari iklan digital dan aktivitas pengguna media sosial setiap hari.​