M O M S M O N E Y I D
Santai

Vidio Hadirkan Series Happy Birth-Die, Usung Genre Drama Misteri dan Fantasi

Vidio Hadirkan Series Happy Birth-Die, Usung Genre Drama Misteri dan Fantasi
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Sebagai pembuka 2024, Vidio menghadirkan series terbaru dengan genre drama, misteri dan fantasi berjudul Birth-Die. 

Original series yang akan resmi tayang di 12 Januari 2024 ini diperankan oleh Natasha WIlona, Emir Mahira, Zee JKT48 & Grancia JKT48. 

Cerita ini berkisah soal kemampuan yang dimiliki Pijar (Natasha Wilona). Yang mana Pijar bisa melihat kematian sesorang saat ulang tahun dari orang tersebut. 

Kemampuan ini didapatkan sejak kecelakaan yang menewaskan kedua orang tuanya.  Pijar merahasiakan hal itu karena dianggap sebuah kutukan.

Baca Juga: Cara Seru Sambut Natal Lebih Menyenangkan Bersama Keluarga dan Teman

Alhasil ia bertemu dengan Heksa (Emir Mahira) seorang pendiri startup bersama rekannya Andre (Fadi Alaydrus) dalam program mentoring bisnisnya. 

Pijar meyakini bahwa Heksa adalah penyembuh yang bisa menghilangkan kutukannya dan berusaha mendekati Heksa. 

Akan tetapi, Zaphira (Zee JKT48) yang merupakan artis dan sekaligus mantan Heksa berusaha menggagalkan hubungan Pijar dan Heksa. 

"Ini tantangan banget buat aku. Karena karakter aku disini kan misterius, tertutup, dingin. Beda banget sama karakter aku biasanya," jelas Pijar saat acara press screaning Happy Birth-Die yang dihadiri MOMSMONEY, Rabu (10/1). 

Baca Juga: Rekomendasi Tontonan untuk Isi Libur Akhir Tahun dari Vidio, Simak yuk

Risma Ridha Annisa selaku penulis yang juga memenangkan kompetisi Wattpad Belia Writing marathon ini tak menyangka bahwa ceritanya bisa dikemas dengan penuh kejutan dan bikin penasaran. 

"Aku kepikiran cerita ini karena waktu itu aku lihat ada anak yang ulang tahun dan mereka kelihatan senang banget. Padahal kan sebenarnya ulang tahun itu mengurangi umur ya," kata Risma. 

Nah, penasaran dengan cerita dari Happy Birth-Die, series ini resmi tayang besok Juamt (12/1). Tapi, bagi yang penasaran bisa menontonnya lewat Vidio Express berbayar Rp 5000.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Teras 2026 yang Nggak Cuma Estetik, Tapi Bikin Rumah Lebih Berkesan

Tren teras 2026 fokus pada kenyamanan, fungsi, dan nilai rumah agar tetap relevan dan menarik dalam jangka panjang. Berikut ini bisa kamu coba.​

Tren Warna Cat Rumah 2026, Ini 5 Aturan Lama yang Sudah Tidak Cocok Lagi

Aturan warna cat lama mulai ditinggalkan, ini cara baru bikin rumah tampil estetik, modern, dan lebih hidup tanpa ribet.​

Dapur Kecil Terasa Luas Tanpa Renovasi Mahal? Ini 6 Trik Simpel yang Bisa Dicoba

Membongkar kesalahan umum desain dapur kecil yang bikin sempit. Ini cara mengubahnya dengan trik sederhana tanpa renovasi mahal.

Harga Gadget Naik di Era AI, Ini Penyebab dan Cara Mudah Menyiasatinya

Harga gadget makin mahal di era AI, pahami penyebabnya dan temukan cara hemat agar tetap bisa upgrade tanpa boros.​  

Gaji Naik Belum Tentu Aman, Ini Tips Atasi Stres Keuangan yang Bisa Dicoba

Stres keuangan tak selalu karena gaji kecil, pahami kebiasaan finansial yang sering jadi penyebab dan cara mudah mengatasinya.​

Reksa Dana atau Emas Digital? Ini Tips untuk Cuan dan Jaga Stabilitas Keuangan

Pilih reksa dana atau emas digital di tahun 2026? Pahami dahulu perbedaan, risiko, dan simulasi keuntungan agar investasi lebih tepat.​  

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Hari Kamis (23/4), Hujan Ringan di Kota Ini!

Hujan ringan mendominasi cuaca Jawa Timur pada Kamis, 23 April 2026, sementara sebagian kota akan berawan

Virus dan Penyakit Kian Banyak, Layanan Kesehatan Ini Dibutuhkan

Layanan kesehatan yang modern dan terintegrasi jadi kebutuhan banyak orang, rumah sakit ini hadirkan layanan ini  

Mau Bisnis Kuliner Makin Cuan, Ini Strategi Digital ala Bakso Lapangan Tembak Senayan

​Bersama OttoDigital, BLTS memanfaatkan sistem POS digital untuk memantau penjualan dan stok secara real-time.  

Minat Investor Ritel Indonesia terhadap Instrumen Pasif Meningkat

Tren investor ritel menarih dana investasi di instrumen pasif meningkat. Hal ini disebabkan oleh fluktuasi IHSG beberapa bulan terakhir. ​