M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Update Harga Buyback Emas Hari Ini, Antam Masih Tertinggi Rp 2,45 Juta

Update Harga Buyback Emas Hari Ini, Antam Masih Tertinggi Rp 2,45 Juta
Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Harga buyback emas hari ini, Jumat, 11 September 2026, turun pada sebagian besar produk logam mulia yang dipantau. Hanya satu yang naik pada hari ini.

Harga buyback emas adalah harga yang ditetapkan penjual ketika mereka membeli kembali emas batangan dari Anda.

Dibandingkan perdagangan sebelumnya, harga buyback emas Antam turun paling dalam Rp 25.000 menjadi Rp 2.450.000 per gram. Meski turun, Antam masih mencatat harga buyback tertinggi.

Harga buyback emas Galeri 24 dan HRTA sama-sama turun Rp 22.000, sementara harga buyback Pegadaian melandai Rp 21.000.

Harga buyback HRTA masih menjadi yang terendah hari ini.

Sedangkan, harga buyback emas UBS satu-satunya yang naik, yaitu sebesar Rp 2.000 menjadi Rp 2.339.000 per gram.

Harga buyback emas hari ini

Logam Mulia Harga Buyback Selisih
ANTAM Rp 2.450.000 -Rp 25.000
GALERI 24 Rp 2.408.000 -Rp 22.000
PEGADAIAN Rp 2.379.000 -Rp 21.000
UBS Rp 2.339.000 +Rp 2.000
HRTA Rp 2.304.000 -Rp 22.000

Baca Juga: Harga Emas Hari Ini Rebound, tapi Turun Hampir 2% Sepekan

Dari sisi harga jual, pergerakan emas dominan turun, hanya UBS yang naik. 

Penurunan paling signifikan dialami harga jual emas Antam, yang melorot Rp 25.000 menjadi Rp 2.600.000 per gram. Toh, Antam masih menempati harga jual emas termahal hari ini.

Sedangkan, harga jual emas paling murah ditempati HRTA, setelah turun Rp 22.000 menjadi Rp 2.433.000 per gram.

Hanya UBS yang mencatat kenaikan harga jual hari ini senilai Rp 5.400 menjadi Rp 2.548.100 per gram.

Harga jual emas hari ini

Logam Mulia Harga Jual Selisih
ANTAM Rp 2.600.000 -Rp 25.000
GALERI 24 Rp 2.550.000 -Rp 24.000
UBS Rp 2.548.100 +Rp 5.400
PEGADAIAN Rp 2.479.000 -Rp 22.000
HRTA Rp 2.433.000 -Rp 22.000

Data harga emas Pegadaian menggunakan harga Tabungan Emas. Data harga diperbarui pada Jumat, 11 September 2026 puul 15.30 WIB.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.