MOMSMONEY.ID - Tren dekorasi rumah terus berkembang, menciptakan perubahan besar dalam estetika dan fungsi hunian. Perlu rasanya menambahkan sentuhan agar hunian tampil maksimal.
Beberapa tren yang dulu populer kini mulai ditinggalkan karena dianggap kurang relevan dengan gaya hidup modern.
Jika Anda sedang merenovasi rumah atau ingin memberikan sentuhan baru pada interior, ada baiknya menghindari beberapa elemen desain yang sudah usang.
Inilah beberapa tren dekorasi rumah menurut Southern Living yang sebaiknya tidak kembali lagi agar hunian tetap stylish dan fungsional.
Baca Juga: Tren Desain Interior Awal 2000-an yang Kembali Populer di Tahun 2025, Yuk Simak
1. Dinding Aksen Berlebihan
Dinding aksen pernah menjadi pilihan favorit untuk menciptakan titik fokus dalam ruangan. Namun, tren ini kini mulai ditinggalkan karena sering kali membuat ruangan terasa tidak seimbang.
Sebagai gantinya, penggunaan palet warna netral dengan aksen melalui furnitur atau dekorasi kecil dianggap lebih elegan dan tidak berlebihan.
2. Furnitur Akrilik yang Mudah Lecet
Material akrilik sempat booming karena tampilannya yang modern dan ringan. Namun, material ini mudah tergores dan tidak tahan lama, membuatnya kurang ideal untuk penggunaan jangka panjang.
Saat ini, furnitur berbahan kayu solid atau metal dengan desain minimalis lebih banyak dipilih karena daya tahan dan estetika yang lebih baik.
Baca Juga: Cara Memilih Panel Shower yang Modern dan Praktis untuk Kamar Mandi Anda
3. Dominasi Warna Abu-abu yang Membosankan
Penggunaan warna abu-abu dalam interior sempat menjadi tren besar, tetapi kini dianggap monoton dan kurang memberikan kesan hidup.
Banyak desainer interior merekomendasikan penggunaan warna yang lebih berani atau kombinasi warna netral dengan aksen cerah untuk menciptakan suasana lebih dinamis dan menyenangkan di dalam rumah.
4. Penutup Furnitur Plastik yang Tidak Nyaman
Dulu, banyak orang menggunakan plastik untuk melapisi sofa dan kursi dengan tujuan melindungi kain dari kotoran atau kerusakan. Namun, selain tidak nyaman, plastik ini juga merusak estetika furnitur.
Saat ini, kain pelapis berkualitas tinggi yang tahan noda lebih banyak digunakan karena menawarkan perlindungan sekaligus kenyamanan.
Baca Juga: Rekomendasi Warna Cat Ruang Tamu Terbaik 2025 Menurut Desainer Interior
5. Set Furnitur Seragam Tanpa Variasi
Satu set furnitur dengan desain dan warna yang seragam cenderung membuat ruangan terlihat monoton dan kurang menarik.
Tren dekorasi modern lebih menekankan kombinasi berbagai tekstur, warna, dan material untuk menciptakan suasana yang lebih dinamis dan berkarakter.
6. Interior Serba Putih yang Kurang Berkarakter
Dekorasi rumah serba putih pernah menjadi simbol minimalisme, tetapi kini mulai ditinggalkan karena terlihat terlalu steril dan kurang memberikan kehangatan.
Sebagai gantinya, banyak orang mulai mengombinasikan warna-warna netral dengan elemen alami seperti kayu atau tanaman hijau untuk menciptakan suasana yang lebih nyaman dan hidup.
Baca Juga: Ini 6 Kesalahan Mendesain Pintu Masuk Rumah Anda Terlihat Kuno
7. Kabinet Kayu dengan Warna Oranye yang Ketinggalan Zaman
Kayu dengan warna oranye atau honey oak dulunya sangat populer, terutama di dapur. Namun, warna ini kini dianggap kurang modern dan sulit dipadukan dengan elemen desain lainnya.
Banyak orang kini lebih memilih finishing kayu dengan warna netral atau cat putih untuk tampilan yang lebih fresh dan elegan.
8. Langit-langit Popcorn yang Tidak Lagi Relevan
Tekstur popcorn pada langit-langit pernah digunakan untuk menyembunyikan ketidaksempurnaan bangunan, tetapi kini dianggap kuno dan sulit dibersihkan.
Desain langit-langit yang lebih bersih dan minimalis kini lebih disukai karena memberikan kesan ruang yang lebih luas dan modern.
Meninggalkan tren dekorasi yang sudah usang bukan berarti harus mengikuti tren baru tanpa pertimbangan.
Sebaliknya, pilihlah elemen desain yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup Anda. Maka begitu, rumah tidak hanya terlihat lebih modern tetapi juga tetap nyaman dan fungsional untuk jangka panjang.
Selanjutnya: Bisa Bersihkan Nama dari SLIK OJK atau BI Checking, Catat Caranya Ini
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News