M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Tips Merayakan Natal yang Ramah Lingkungan di Rumah, Mudah Dilakukan!

Tips Merayakan Natal yang Ramah Lingkungan di Rumah, Mudah Dilakukan!
Reporter: Kania Paramahita  |  Editor: Kania Paramahita


MOMSMONEY.ID - Hari natal akan segera tiba di penghujung bulan Desember ini. Apakah Anda sudah melakukan persiapan untuk menyambutnya?

Sama seperti hari-hari raya lainnya, persiapan untuk menyambut natal biasanya cukup meriah dan melibatkan banyak barang, mulai dari dekorasi hingga kado.

Sayangnya, persiapan untuk menyambut natal dan hari-hari raya lainnya merupakan salah satu penyebab sampah yang makin menumpuk. Jika hal ini dibiarkan, tentu akan berdampak buruk pada lingkungan.

Namun, jangan khawatir. Anda tetap bisa merayakan natal dengan cara yang sustainable dan ramah lingkungan, kok. Dilansir dari Country Living dan WWF UK, berikut tips yang bisa Anda lakukan.

Baca Juga: Mau Mendekorasi Rumah untuk Perayaan Natal? Ini Hiasan yang Wajib Digunakan!

Sewa pohon natal

Membeli pohon natal palsu atau artifisial yang terbuat dari plastik memang merupakan pilihan yang praktis, karena mudah didapatkan dan bisa digunakan selama bertahun-tahun.

Namun, tahukah Anda jika Anda perlu menggunakan pohon natal plastik selama 10 hingga 20 tahun untuk bisa merasakan dampaknya pada lingkungan? Selain memakan waktu yang sangat lama, banyak pohon natal plastik yang rusak dan dibuang sebelum 10 tahun, sehingga menyebabkan sampah plastik makin menumpuk.

Solusinya, Anda bisa memilih untuk menyewa pohon natal daripada membelinya. Atau, jika Anda memiliki budget yang cukup, pertimbangkan untuk membeli pohon natal asli yang lebih mudah didaur ulang.

Bungkus kado dengan kain atau kertas bekas

Kebanyakan kertas kado hanya digunakan sekali, lalu akan berakhir begitu saja di tempat sampah. Padahal, kertas kado biasanya mengandung plastik atau glitter yang sulit diurai dan mencemari lingkungan.

Solusinya, Anda bisa memilih pembungkus kado yang lebih ramah lingkungan, misalnya kain furoshiki, kertas bekas, atau kertas daur ulang.

Baca Juga: Pohon Natal Asli vs Palsu untuk Dekorasi Rumah, Pilih Mana?

Gunakan dekorasi yang ramah lingkungan

Untuk merayakan natal yang ramah lingkungan, tentu Anda perlu menggunakan dekorasi yang bersifat ramah lingkungan. Nah, barang-barang dekorasi apa saja yang termasuk ramah lingkungan?

Sebagai contoh, Anda bisa menghindari penggunaan dekorasi seperti  wreath atau garland yang mengandung plastik. Sebagai gantinya, gunakan versi dengan bahan yang mudah didaur ulang, seperti daun, bunga, dan kayu asli.

Alternatifnya, jika Anda dan keluarga suka mengerjakan swakriya atau kerajinan tangan, coba buat dekorasi natal sendiri menggunakan barang-barang yang sudah ada di rumah.

Baca Juga: 6 Tips Dekorasi Natal di Rumah, Hadirkan Suasana Meriah dan Ceria!

Berikan kado yang ramah lingkungan

Tidak hanya pembungkusnya, tapi kado yang ada di dalamnya juga perlu bersifat ramah lingkungan.

Selain menghindari barang yang terbuat dari plastik, coba pertimbangkan untuk memberikan barang yang dapat bertahan lama, seperti tanaman hias. Atau, berikan barang thrift dengan kualitas baik seperti pakaian dan buku.

Hampir sama seperti poin sebelumnya, Anda juga bisa memberi kado barang buatan sendiri, misalnya kue kering, makanan, hingga kartu.

Gunakan lampu LED

Untaian lampu kabel atau string lights merupakan salah satu barang dekorasi yang wajib ada saat natal.

Supaya makin ramah lingkungan, coba pertimbangkan untuk memilih string lights yang menggunakan lampu jenis LED. Dibandingkan dengan lampu bohlam biasa, lampu LED memiliki konsumsi listrik yang lebih rendah, sehingga dapat membantu menurunkan konsumsi energi dan menurunkan biaya listrik di rumah.

Itulah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk membuat perayaan natal menjadi ramah lingkungan. Bagaimana, tidak sulit kan?

Selamat mempraktikkan!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jelang Puncak Arus Balik, BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem di Sepanjang Jalur Arus Balik

Menjelang puncak arus balik Lebaran, BMKG meminta masyarakat waspada peningkatan potensi cuaca ekstrem di sepanjang jalur arus balik.

Ada Siklon Tropis Narelle, Pulau Jawa Besok (27/3) Hujan Lebat

BMKG masih mendeteksi keberadaan Siklon Tropis Narelle yang membuat Pulau Jawa hujan lebat hingga besok Jumat (27/3).

Aku Harus Mati Tayang April 2026, Kisah Utang Berujung Teror Mistis

​Film Aku Harus Mati mengangkat kisah utang pinjol yang berujung teror mistis dan rahasia kelam keluarga.

4 Penyebab Skincare Malam Tidak Ngefek, Harus Tahu Kalau Mau Glowing

Kali ini MomsMoney akan membagikan 4 penyebab skincare malam tidak ngefek. Simak sampai akhir, Moms.

8 Ciri-Ciri Diabetes di Usia Muda pada Wanita, Salah Satunya Vagina Terasa Gatal

Diabetes di usia muda pada wanita ditandai dengan apa? Berikut 8 ciri-ciri diabetes di usia muda pada wanita yang harus Anda waspadai.

5 Manfaat Kesehatan Rutin Konsumsi Kubis yang Jarang Diketahui

Tahukah bahwa ada beberapa manfaat kesehatan rutin konsumsi kubis, lo. Cari tahu selengkapnya di sini, yuk.

7 Makanan Kaya Protein untuk Bantu Turunkan Kolesterol Tinggi

Ternyata ini, lo, beberapa makanan kaya protein untuk bantu turunkan kolesterol tinggi. Cek, yuk.    

8 Rekomendasi Minuman Penurun Kadar Kortisol Alami

Yuk, intip beberapa rekomendasi minuman penurun kadar kortisol alami berikut ini.                         

Prakiraan BMKG Cuaca Besok (27/3) di Jawa Barat Hujan Sangat Lebat di Kota Ini

Peringatan dini BMKG cuaca besok Jumat 27 Maret 206 di Jawa Barat dengan status Siaga hujan sangat lebat di kabupaten dan kota berikut ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (27/3), Hujan Sangat Lebat Turun di Provinsi Ini

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Jumat 27 Maret 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi berikut ini.