M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Tips Menjual Emas Supaya Tidak Rugi, Ini yang Perlu Anda Perhatikan

Tips Menjual Emas Supaya Tidak Rugi, Ini yang Perlu Anda Perhatikan
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Harga emas terus naik, tapi menjualnya sering menimbulkan masalah. Simak tips agar menjual emas tetap aman dan tidak rugi berikut ini.

Kenaikan harga emas belakangan, yang berulang kali mencetak rekor tertinggi baru sepanjang masa, membuat banyak orang memilihnya sebagai cara menjaga nilai kekayaan.

Namun, saat menjual emas, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tidak merugi. Berikut tips dari Super Emas:

Pertama, cek harga pasar terkini, sebagai pembanding sebelum menjual.

Kedua, pastikan kadar emas diuji dengan teknologi akuran, bukan hanya perkiraan sepihak.

Ketiga, jangan khawatir kondisi emas karena perhiasan rusak atau tanpa sertifikat tetap memiliki nilai logam mulia.

Kebutuhan akan proses yang lebih aman dan transparan inilah yang melatarbelakangi Super Emas membuka gerai pertama pada 27 September 2025 di Pasar Lama, Tangerang.

Baca Juga: Tata Cara Jual Emas Batangan ke Outlet dan Tips Persiapan Agar Cuan

"Super Emas hadir sebagai jawaban atas keresahan, khususnya para ibu rumah tangga yang sering mengalami kesulitan saat menjual emas," kata Reza Rizky Darmawan, Pendiri Kisara Holdings, dalam keterangan resmi Jumat (3/10)

"Banyak di antara mereka yang merasa tidak pernah mendapatkan penjelasan transparan sehingga tidak mendapatkan harga terbaik," ujarnya.

Super Emas menggunakan timbangan presisi dan uji X-Ray Fluorescence (XRF) untuk menentukan kadar emas secara objektif.

Melalui alat dan teknologi tersebut, kandungan emas yang sebenarnya akan terlihat. Setelah proses selesai, customer akan langsung mendapatkan penawaran harga. Jika disetujui, dana ditransfer saat itu juga.

Richard Theodore, pengusaha yang ikut mendirikan Super Emas, menambahkan, emas dalam kondisi apa pun tetap diterima.

"Kami menilai berdasarkan kandungan logam mulianya. Harga yang kami tawarkan selalu mengikuti perkembangan pasar," sebutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

HP Samsung Lemot? Siamak Cara Ampuh Bersihkan Cache biar Ponsel Makin Ngebut

Membeli HP Samsung baru tapi sudah lemot? File cache menumpuk jadi penyebabnya. Temukan metode untuk membersihkan cache dan mengembalikan performa

Film Gore Paling Sadis, Ini 7 Tontonan Siap Uji Nyali Pecinta Horor

Mencari tontonan ekstrem? 7 film gore ini sajikan adegan sadis dan darah yang siap menguji nyali Anda. Temukan daftar lengkapnya di sini!

Rabu Untung! 7 Promo Restoran Favorit Beri Diskon Gila, Mulai Rp 14 Ribu

Ingin makan hemat tapi tetap lezat? Rahasia diskon di McD, A&W, PHD, dan lainnya ada di sini. Pastikan Anda tahu caranya agar tidak menyesal.

Promo HokBen Hemat dengan Qpon, Menu Baru Menchi Katsu Mulai Rp 25 Ribuan

Nikmati 4 pilihan combo Hoka Suka Menchi Katsu HokBen, mulai Rp 25.000-an. Diskon spesial ini hanya bisa diakses lewat aplikasi Qpon.

Hati-Hati! 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Ancam Kesehatan Rahim Anda

Impian hamil seringkali terhalang masalah rahim. Ternyata, kebiasaan ini jadi musuh utama kesuburan. Cek kebiasaan Anda di sini!

HP Android Terkencang 2026: iQOO 15 Ultra Puncaki AnTuTu

Beli HP baru? Hati-hati salah pilih! Simak daftar AnTuTu HP Android terkencang Maret 2026 agar tidak menyesal kemudian.

IHSG Melorot 1,5% Pada Rabu (13/5), Saham Keluar dari MSCI Masuk Jajaran Top Loser

Pada Rabu, 13 Mei 2026, pukul 9:10 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melorot 1,5% ke level 6.755. ​

Waspada IHSG Anjlok, Cek Rekomendasi Saham dari Kiwoom Sekuritas Hari Ini (13/5)

Berikut saham-saham yang bisa dipertimbangkan investor atau trader sebelum memilih saham pada hari ini, Rabu, 13 Mei 2026. 

Promo Bakmi GM Happy Hour Mei: Kenyang Mulai Rp 25 Ribuan, Untung Setiap Sore

Sore hari rawan lapar? Promo Bakmi GM punya Happy Hour mulai Rp 25.000-an. Jangan lewatkan kesempatan makan hemat sampai akhir Mei.  

WHO: Kemungkinan akan Lebih Banyak Kasus Hantavirus dalam Beberapa Minggu ke Depan

WHO mengeluarkan peringatan: ada kemungkinan akan lebih banyak kasus hantavirus dalam beberapa minggu mendatang.