MOMSMONEY.ID - Yuk siapkan keuangan saat Imlek 2026 dengan strategi hemat ini agar Anda tetap bisa merayakan tradisi tanpa bikin kondisi finansial berantakan.
Tahun Baru Imlek 2026, suasana perayaan mulai terasa di berbagai kota dengan dekorasi merah dan rencana kumpul keluarga.
Bagi banyak orang, momen ini bukan hanya soal tradisi, tetapi juga ujian pertama dalam mengelola keuangan di awal tahun.
Tanpa perencanaan, pengeluaran untuk angpao, makanan, perjalanan, hingga hadiah bisa membengkak tanpa terasa.
Melansir dari platform edukasi keuangan iMoney, banyak panduan finansial modern menekankan pentingnya strategi belanja yang sadar anggaran dan prioritas kebutuhan.
“Perayaan seharusnya tetap hangat tanpa membuat kondisi keuangan harus pulih berbulan bulan setelahnya,” mengutip dari platform edukasi keuangan iMoney.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Hari Senin 16 Februari 2026, Kuatkan Kerja Tim
Tren perayaan imlek kini lebih sederhana namun terencana
Dalam beberapa tahun terakhir, pola perayaan Imlek mulai berubah. Banyak keluarga memilih perayaan yang lebih intim dan realistis dibanding pesta besar yang menguras biaya.
Kondisi biaya hidup yang meningkat membuat masyarakat lebih berhati hati dalam mengatur pengeluaran. Namun perubahan ini bukan berarti perayaan kehilangan makna. Justru banyak orang mulai fokus pada kebersamaan keluarga, bukan kemewahan acara.
Langkah ini menunjukkan perubahan pola pikir finansial yang lebih matang dan berkelanjutan, sesuai prinsip pengelolaan uang yang sehat.
Cara menyusun anggaran imlek yang benar benar efektif
Langkah pertama sebelum berbelanja adalah memahami ke mana uang akan digunakan. Cara paling praktis adalah membagi pengeluaran ke beberapa kategori utama. Beberapa diantaranya adalah:
- angpao
- makan malam keluarga dan makanan perayaan
- pakaian baru
- transportasi atau perjalanan
- dekorasi dan hadiah
Setelah itu, tentukan batas maksimal total pengeluaran terlebih dahulu baru membaginya ke setiap kategori. Metode ini terbukti membantu mencegah pembelian kecil yang akhirnya menumpuk.
Sebagai panduan realistis, banyak perencana keuangan menyarankan total biaya Imlek tidak melebihi pendapatan bersih satu bulan agar kondisi finansial tetap stabil.
Mengatur angpao dengan bijak tanpa tekanan sosial
Salah satu pengeluaran terbesar saat Imlek sering berasal dari angpao. Nilai pemberian kadang meningkat setiap tahun karena pengaruh lingkungan atau kebiasaan sosial.
Strategi paling aman adalah menentukan nominal sebelum mulai berkunjung ke rumah keluarga atau kerabat. Buat beberapa kategori sesuai kemampuan finansial lalu patuhi rencana tersebut.
Dalam prinsip perencanaan keuangan profesional, kemurahan hati yang sehat adalah yang tidak merusak stabilitas keuangan pribadi.
Baca Juga: Jadwal KRL Solo-Jogja pada 16-20 Februari 2026, Simak Jam Malamnya
Belanja promo dengan sadar bukan impulsif
Musim perayaan identik dengan diskon besar yang membuat banyak orang merasa harus segera membeli.
Padahal, tidak semua barang promo benar benar dibutuhkan. Cara sederhana untuk mengontrolnya adalah bertanya pada diri sendiri apakah barang tersebut masih akan dipakai setelah perayaan selesai.
Jika jawabannya tidak jelas, kemungkinan besar pembelian itu hanya dorongan sesaat. Langkah ini termasuk teknik kontrol pengeluaran yang umum diajarkan dalam edukasi literasi finansial modern.
Mengontrol biaya makanan saat perayaan keluarga
Tanpa disadari, makanan sering menjadi pos pengeluaran terbesar saat Imlek.
Mulai dari makan malam reuni, suguhan untuk tamu, hingga camilan selama kunjungan keluarga bisa membuat biaya melonjak dalam beberapa hari saja.
Solusi yang sering dipakai keluarga adalah berbagi biaya, membuat daftar menu sejak awal, serta menghindari membeli berlebihan hanya karena takut kekurangan.
Perencanaan makanan yang matang tetap bisa menghadirkan suasana meriah sekaligus menjaga anggaran.
Evaluasi kondisi keuangan setelah imlek selesai
Setelah perayaan berakhir, penting untuk mengecek kembali total pengeluaran yang sudah terjadi.
Bandingkan dengan rencana awal tanpa menyalahkan diri sendiri. Fokus pada memahami kebocoran anggaran agar bisa diperbaiki tahun depan.
Jika ternyata pengeluaran lebih tinggi dari rencana, langkah realistis adalah menunda belanja tidak penting di bulan berikutnya serta mengalokasikan sisa uang untuk dana darurat atau pembayaran kewajiban.
Langkah ini mencerminkan praktik pengelolaan keuangan yang bertanggung jawab dan terpercaya.
Baca Juga: Jadwal KRL Jogja-Solo pada 16-20 Februari 2026, Catat Jam Akhirnya
Langkah kecil sebelum imlek agar keuangan tetap aman
Beberapa kebiasaan sederhana dapat membantu menjaga kondisi finansial tetap sehat selama musim perayaan. Berikut diantaranya:
- Siapkan anggaran angpao sejak awal dan disiplin mematuhinya
- Ambil uang tunai lebih awal agar tidak panik mendekati hari H
- Hentikan sementara langganan yang tidak penting
- Tentukan transaksi mana yang harus dibayar tunai supaya lebih terkontrol
- Buat daftar pengeluaran agar mudah dipantau
Langkah kecil seperti ini sering direkomendasikan dalam panduan literasi finansial karena terbukti efektif dalam kehidupan sehari hari.
Merayakan Tahun Baru Imlek tidak harus selalu identik dengan pengeluaran besar. Justru dengan perencanaan yang matang, perayaan bisa terasa lebih nyaman tanpa tekanan finansial setelahnya.
Kunci utama adalah memahami prioritas, menetapkan anggaran realistis, serta tetap disiplin selama masa belanja berlangsung. Tradisi, kebersamaan, dan rasa syukur tetap bisa dirasakan tanpa harus mengorbankan stabilitas keuangan keluarga.
Pendekatan bijak sejak awal tahun, Imlek dapat menjadi momentum positif untuk memulai perjalanan finansial yang lebih sehat sepanjang 2026.
Selanjutnya: Bukan Hanya Imlek! Cek 3 Hari Besar Global Tanggal 17 Februari
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News