M O M S M O N E Y I D
Santai

Tips biar Tidak Makan Tabungan untuk Kebutuhan Sehari-hari

Tips biar Tidak Makan Tabungan untuk Kebutuhan Sehari-hari
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Gaji belum datang, tetapi saldo tabungan sudah terpakai untuk belanja kebutuhan sehari-hari. Kondisi yang dikenal sebagai fenomena mantab alias makan tabungan ini semakin terlihat pada kelompok masyarakat kelas menengah ke bawah atau yang memiliki simpanan dengan nominal kecil.

Survei Konsumen Bank Indonesia pada Agustus 20261 mencatat porsi pendapatan yang digunakan untuk konsumsi naik dari 72,7% menjadi 74,2% hanya dalam satu bulan. Sebaliknya, porsi yang disisihkan untuk tabungan turun dari 16,8% menjadi 15,8%.

Sementara itu, porsi untuk membayar cicilan atau utang justru sedikit menurun, dari 10,5% menjadi 10,0%.

Artinya, dari setiap Rp 1 juta pendapatan, rata-rata sekitar Rp 742.000 digunakan untuk konsumsi, Rp 100.000 untuk cicilan, dan hanya Rp 158.000 yang tersisa untuk ditabung. Porsi tabungan tergerus terutama karena kebutuhan belanja sehari-hari yang terus meningkat.

Tekanan tersebut juga terlihat dari data Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas). Meski total simpanan masyarakat dengan tabungan di bawah Rp 100 juta masih tumbuh, saldo per rekening terus menipis.

Rata-rata saldo rekening pada kelompok ini kian menyusut dari Rp 3,1 juta pada 2018 menjadi Rp 1,7 juta pada Mei 2026. Dalam kurun waktu sekitar delapan tahun, nilainya menyusut sekitar 45%.

"Saldo yang terus berkurang bukan selalu karena terlalu banyak membeli kopi atau hiburan. Masalahnya sering kali muncul karena uang untuk kebutuhan hari ini, kebutuhan darurat, dan tujuan masa depan bercampur dalam satu tempat," ujar Ivan Kusuma, Head of Investment & Insurance Dana Group.

"Ketika semuanya terlihat bisa dibelanjakan, tabungan akan selalu menjadi pos pertama yang dikorbankan," katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (8/10). 

Baca Juga: Dana Darurat atau Tabungan Emas? Begini Cara Memilih Diantara Keduanya

Menurut Ivan, masyarakat membutuhkan strategi yang lebih realistis daripada sekadar memangkas seluruh pengeluaran. Salah satunya melalui pendekatan conscious spending, yakni memberi tujuan yang jelas pada uang sebelum uang tersebut dibelanjakan.

"Conscious spending intinya adalah menentukan dulu untuk apa uang akan dipakai, sebelum uang itu dibelanjakan. Tanpa rencana, pengeluaran sehari-hari akan terus terasa lebih penting, sehingga tabungan untuk masa depan selalu dikorbankan," jelasnya.

Lantas, bagaimana mencegah tabungan terus “dimakan”?

Kenali ke mana uang pergi

Micro-spending seperti jajan, parkir, atau subscription aplikasi sering tidak tercatat, padahal jumlahnya bisa menumpuk.

Dengan melihat kembali riwayat transaksi, misalnya melalui Activity Tracker di Dana, pengguna dapat lebih mudah mengenali pola pengeluaran dan menentukan mana yang masih diperlukan atau bisa dikurangi.

Kenali prioritas dan atur alokasinya

Conscious spending juga berarti membuat anggaran yang realistis dan sesuai dengan kebutuhan. Di Dana, pengguna bisa menyisihkan uangnya melalui beberapa cara. Ada Dana Goals untuk yang ingin mewujudkan impian, baik jangka pendek maupun panjang.

Ada juga Dana eMAS untuk menabung emas digital dengan jumlah yang terjangkau. Pengguna juga bisa memanfaatkan Dana+ untuk menempatkan dana/berinvestasi di reksa dana pasar uang dengan potensi imbal hasil yang dihitung setiap hari bursa.

“Tidak ada satu cara budgeting yang cocok untuk semua orang, karena kebutuhan dan tujuan tiap orang berbeda. Yang penting, kemudahan bayar digital perlu diimbangi dengan kesadaran finansial supaya kita tidak jadi lebih impulsif,” sebut Ivan.

Baca Juga: Bukan Tabungan Biasa, Sinking Fund Ubah Cara Kelola Uang Lebih Terarah

Terapkan prinsip pause, bukan pantang

Ingin beli sesuatu, tapi bukan kebutuhan mendesak? Coba beri jeda 24 jam sebelum memutuskan. Jeda ini membantu membedakan kebutuhan dari keinginan sesaat dan menghindari pengeluaran impulsif, tanpa harus melarang diri menikmati hal yang memang diinginkan.

Boleh cicilan, asal tetap terukur

Menggunakan cicilan tidak selalu buruk selama digunakan secara strategis. Kredit justru dapat membantu mengatur pengeluaran selama cicilan disesuaikan dengan kemampuan finansial dan tujuan penggunaan.

Bagi pengguna yang memenuhi kriteria, Dana Cicil dapat menjadi pilihan untuk membagi pembayaran secara bertahap sebagai bagian dari pengelolaan keuangan yang lebih terencana.

Tetap berikan ruang untuk menikmati hidup

Keuangan yang sehat bukan berarti berhenti menikmati hiburan, liburan, atau hal-hal yang disukai. Justru, memberi ruang untuk menikmati hasil kerja membuat kebiasaan finansial lebih seimbang dan mudah dijalankan dalam jangka panjang.

Ketika porsi pendapatan untuk menabung semakin kecil, setiap keputusan finansial menjadi semakin penting. Solusinya bukan sekadar berhenti berbelanja, tetapi memastikan uang untuk hidup hari ini tidak terus mengorbankan keamanan finansial hari esok.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Angka Timbangan Turun Belum Tentu Diet Berhasil, Perhatikan Hal Ini

Punya berat badan ideal bukan berarti kondisi tubuh sudah sehat. Yuk, kenali hal lain yang perlu diperhatikan selain angka timbangan.

Waspadai Sejumlah Titik Hujan, Pantau Prediksi Cuaca di Jawa Barat Besok Jumat (6/11)

Sejumlah wilayah di Jawa Barat diperkirakan akan dilanda hujan ringan, simak prakiraan cuaca besok Jumat (6/11).

Bukan Cuma Skill, Ketahanan Diri Jadi Kunci Produktivitas Pekerja

Kemampuan pekerja dalam menghadapi tekanan dan beradaptasi terhadap perubahan semakin menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas kerja.

Beban Pengasuhan Masih Banyak Ditanggung Perempuan, Zurich Terapkan Kerja Hybrid

Beban pengasuhan yang masih banyak ditanggung pekerja perempuan menjadi salah satu perhatian perusahaan dalam membangun lingkungan kerja nyaman.

Cuma Makan Sekali Sehari saat Diet? Ini Risiko yang Perlu Diketahui

Jangan asal mengurangi porsi makan saat diet ya. Cara ini justru bisa membuat massa otot berkurang dan berat badan naik lagi.

Ramalan Shio Besok Jumat 6 November 2026, Siapa Paling Beruntung?

Simak ramalan shio besok Jumat 6 November 2026, cek peruntungan 12 shio dalam karier, keuangan, percintaan, dan kesehatan secara lengkap.

Hujan Ringan Turun di Sumatera Utara Besok (6/11), Suhu Terendah 16 Derajat Celsius

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi cuaca Sumatera Utara besok (6/11), sedangkan empat wilayah lainnya berpotensi mengalami hujan sedang.

Sumatera Selatan Didominasi Berawan Besok (6/11), Cek Prakiraan Cuaca Lengkapnya

BMKG memprakirakan cuaca berawan di delapan wilayah Sumatera Selatan besok Jumat (6/11). Cek wilayah yang mengalami hujan ringan dan udara kabur.

Dorong Pengusaha Perempuan dalam Ekonomi Berkelanjutan, CIMB Niaga Berikan Solusinya

PT Bank CIMB Niaga Tbk punya program Perempuan Berkarya yang ditujukan bagi perempuan dan GreenBizReady untuk mendukung ekonomi berkelanjutan.

Tiga Wilayah Berpotensi Udara Kabur, Pantau Cuaca Sumatera Barat Besok (6/11)

BMKG memprakirakan cuaca hujan ringan mendominasi Sumatera Barat besok (6/11), sementara tiga wilayah berpotensi udara kabur.