M O M S M O N E Y I D
Pendidikan

Tiga Tahun ZEP, Siswa Didorong Bangun Bisnis Berbasis Keberlanjutan

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


KONTAN.CO.ID - Zurich Entrepreneurship Program (ZEP) memasuki tahun ketiga dan diklaim telah memberikan dampak signifikan di dunia pendidikan kewirausahaan. Program yang digagas Zurich Indonesia bersama Z Zurich Foundation dan Prestasi Junior Indonesia ini telah membekali lebih dari 9.700 siswa dari 50 SMA dan SMK di 14 kota dan kabupaten di Indonesia dengan keterampilan wirausaha, literasi keuangan, serta kesiapan kerja.

Menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman atau experiential learning, ZEP membawa siswa merasakan langsung proses membangun dan menjalankan usaha. Mulai dari mengidentifikasi masalah, merancang solusi, hingga mengeksekusi ide bisnis, semua dilakukan oleh siswa secara langsung untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis.

Edhi Tjahja Negara, Country Manager Zurich Indonesia, menyampaikan, ZEP merupakan salah satu cara untuk menyiapkan generasi muda menghadapi masa depan.

“Zurich Indonesia percaya bahwa membekali generasi muda dengan keterampilan wirausaha dan pemahaman keuangan yang kuat adalah salah satu cara paling efektif untuk membangun masa depan yang berkelanjutan,” ujar Edhi dalam siaran pers yang dikutip Rabu (11/6). 

Tahun ini, pendekatan design thinking dan project management turut diperkenalkan guna memperkuat kemampuan berpikir kritis, kerja tim, dan kepemimpinan.

Baca Juga: PHE Catat Pertumbuhan Eksplorasi 37% Dalam Tiga Tahun Terakhir

Ide bisnis yang dikembangkan siswa difokuskan pada tiga isu utama yaitu ekonomi sirkular, gaya hidup sehat dan perubahan iklim.

Selama tiga tahun berjalan, program ini berhasil memfasilitasi terbentuknya 120 bisnis baru dengan total pendapatan usaha lebih dari Rp 950 juta.

Selain nilai ekonomi, ZEP juga mengedepankan pembentukan karakter dan pengembangan potensi siswa dalam konteks sosial.

Adriana Poglia, Head of Enabling Social Equity Z Zurich Foundation, mengatakan, ketika generasi muda memiliki akses terhadap pendidikan berkualitas, peluang meraih kesuksesan, dan lingkungan yang mendukung, maka mereka dapat mencapai apapun tanpa batas.

Sebanyak 228 karyawan Zurich Indonesia turut berperan sebagai mentor dalam 565 sesi pendampingan yang tersebar di berbagai sekolah. Kehadiran para sukarelawan ini tidak hanya memberikan gambaran nyata tentang dunia kerja, tetapi juga memperkuat semangat kewirausahaan dan kepemimpinan di kalangan siswa. Kegiatan belajar menjadi lebih hidup dan relevan dengan dunia nyata.

Baca Juga: Maybank Proyeksikan Baru Bisa Spin Off Unit Usaha Syariah Tiga Tahun Lagi

Pencapaian tahun ini ditandai pula dengan keberhasilan tim siswa Indonesia meraih juara ketiga dalam ajang JA Asia Pacific Company of the Year Competition di Jepang pada Maret 2025. Prestasi ini menjadi bukti bahwa pendidikan kewirausahaan yang konsisten mampu membawa siswa Indonesia ke panggung global.

Robert Gardiner, Academic Advisor and Operations Counsel Prestasi Junior Indonesia, menyatakan pentingnya kemitraan lintas sektor dalam transformasi pendidikan. ZEP menunjukkan bagaimana kolaborasi lintas sektor dapat mempercepat transformasi pendidikan.

"Melalui kemitraan strategis dengan sektor swasta, pemerintah, institusi pendidikan, dan komunitas, seperti yang kami lakukan bersama Zurich Indonesia dan Z Zurich Foundation, kami mampu menghadirkan pengalaman belajar kewirausahaan yang berdampak dan berdaya guna bagi sekolah, guru, dan siswa,” kata dia.

Zurich Indonesia dan mitranya menegaskan komitmen untuk melanjutkan program ini dan memperkuat ekosistem pendidikan yang mendukung literasi keuangan, keberlanjutan, dan inklusi sosial. Ke depan, ZEP diharapkan terus menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar, berkembang, dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi yang inklusif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Sering Dikonsumsi! Batasi 7 Makanan Ini sebagai Cara Menjaga Kesehatan Hati

Dari gorengan hingga makanan bertepung, asupan ini memicu perlemakan hati. Terapkan cara menjaga kesehatan hati melalui pola makan yang baik.

Trik Minum Kopi Aman Tanpa Memicu Lonjakan Glukosa Secara Mendadak

Minum kopi saat perut kosong bisa memicu lonjakan glukosa. Ketahui racikan dan waktu aman minum kopi agar gula darah tetap stabil.

HP Android Redmi Note 17 Pro Max Siap Dobrak Pasar Lewat Baterai Titan 9210mAh

Baterai raksasa 9.210mAh siap hadir di Redmi Note 17 Pro Max. Intip bagaimana pengisian daya 100W menyelesaikan masalah utamanya!

Kehadiran Tanaman Air Bebaskan Akuarium dari Serangan Alga, Jadi Filter Alami

Penumpukan racun amonia di dalam akuarium berisiko mengganggu pernapasan ikan. Tanaman air bertindak sebagai filter alami penjaga kejernihan.

Malas Mandi Tanda Depresi? Cek Faktanya dan Alasan Medis di Baliknya

Berikut adalah ulasan mendalam mengenai alasan ilmiah di balik fenomena malas mandi sebagai gejala depresi.

Peluang Usaha Kuliner: Kisah Seblak Rumahan yang Tumbuh Berkat Platform Digital

Usaha seblak dari rumah kontrakan, begini cara Nur mengembangkan bisnis hingga tambah modal Rp 20 juta.

Hasil Kejuaraan Dunia 2026: 7 Wakil Indonesia ke 16 Besar, Ada Fajar/Fikri

Hasil Kejuaraan Dunia 2026 Babak 32 Besar Rabu (19/8), tujuh wakil Indonesia melaju ke 16 besar, termasuk Fajar/Fikri.

4 Makanan yang Harus Dihindari saat Menstruasi, Bebas Kram dan Mood Swing!

Inilah beberapa makanan yang harus dihindari saat menstruasi beserta alasannya. Simak sampai akhir, Moms.  

5 Kebiasaan Merapikan Rumah Sebelum Tidur biar Pagi Terasa Segar Lagi

Lima kebiasaan sederhana sebelum tidur yang membantu rumah tetap rapi dan membuat aktivitas pagi terasa lebih nyaman.  

Gunung Makin Digemari Sebagai Tempat Wisata Baru, Ini Faktor Pendukungnya

Banyak faktor yang membuat masyarakat Indonesia saat ini jadi keranjingan mendaki, salah satunya, dari aktivitas digital.