M O M S M O N E Y I D
AturUang

Terjebak Riba? Ini Langkah Lepas dari Jeratnya dan Kembali ke Keuangan yang Berkah

Terjebak Riba? Ini Langkah Lepas dari Jeratnya dan Kembali ke Keuangan yang Berkah
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Sudah terlanjur terjebak riba? Yuk, simak langkah-langkah nyata agar bisa lepas dan mulai atur keuanganmu lebih berkah tanpa bunga.

Melansir dari OCBC, praktik riba masih menjadi masalah finansial yang dihadapi banyak masyarakat modern, terutama saat kebutuhan hidup mendesak memaksa seseorang mengambil pinjaman berbunga. 

Padahal, dalam ajaran Islam, riba termasuk transaksi yang sangat dihindari karena dapat menciptakan ketimpangan ekonomi dan menggerus keberkahan rezeki.

Tak sedikit orang ingin keluar dari jerat riba, tapi bingung harus mulai dari mana. Perlu kesadaran, disiplin, dan langkah nyata agar keuangan bisa kembali stabil tanpa bergantung pada bunga utang.

Menurut pakar ekonomi syariah, riba bukan sekadar dosa, tetapi juga bisa menjadi sumber tekanan finansial dan psikologis jika dibiarkan, ujar seorang konsultan keuangan syariah.

Baca Juga: 10 Uang Kuno Indonesia Jika Dijual Harganya Mahal, Apakah Anda Punya?

Mengapa riba berbahaya bagi kehidupan finansial?

Riba bukan hanya soal tambahan bunga dalam pinjaman, tetapi mencerminkan sistem ekonomi yang menekan pihak lemah. 

Dalam jangka panjang, riba menimbulkan ketidakadilan sosial, memperlebar kesenjangan antara kaya dan miskin, serta mengikis kesejahteraan masyarakat.

Dengan diharamkannya riba, Islam menawarkan sistem alternatif yang lebih adil seperti mudharabah (bagi hasil) dan murabahah (jual beli). 

Namun di era modern, sistem keuangan konvensional masih mendominasi, sehingga tidak mudah sepenuhnya menghindarinya.

Langkah pertama untuk lepas dari jerat riba

1. Hiduplah sesuai kemampuan finansial

Langkah awal keluar dari riba adalah dengan menata ulang gaya hidup. Banyak orang terjerumus karena memaksakan diri membeli barang di luar kemampuan, lalu menutupi kekurangan dengan pinjaman berbunga.

Mulailah dengan mencatat pengeluaran, memisahkan kebutuhan dan keinginan, serta menahan diri dari gaya hidup konsumtif. Hidup sederhana bukan berarti kekurangan, tetapi justru menjaga keuangan tetap sehat dan tenang.

2. Bangun dana darurat sebagai tameng finansial

Ketika situasi darurat datang, seperti kehilangan pekerjaan atau biaya kesehatan mendadak dan banyak orang panik dan akhirnya mengambil pinjaman berbunga. 

Solusinya adalah menyiapkan dana darurat minimal 6–12 kali pengeluaran bulanan.

Simpan di instrumen likuid seperti tabungan syariah atau emas digital agar mudah diakses kapan pun tanpa melanggar prinsip keuangan halal.

3. Kendalikan diri dengan prinsip delayed gratification

Riba sering muncul dari keinginan instan untuk memiliki sesuatu tanpa pertimbangan. Latih diri untuk menunda pembelian selama beberapa hari.

Kebiasaan ini akan membantu menilai apakah suatu barang benar-benar kebutuhan atau sekadar keinginan sesaat. Dengan begitu, kamu bisa terhindar dari cicilan berbunga yang menjerat.

Baca Juga: 4 Strategi Cerdas Atur Keuangan Liburan Keluarga Tanpa Bikin Kantong Menipis

4. Mulai investasi dan usaha halal

Untuk memperkuat keuangan tanpa riba, penting membangun aset halal. Kamu bisa mencoba investasi syariah seperti sukuk, reksa dana syariah, atau saham syariah.

Selain itu, membuka usaha kecil dengan prinsip halal juga bisa menambah pemasukan. Dengan penghasilan yang lebih mandiri, kamu tidak perlu lagi bergantung pada pinjaman konvensional.

5. Beralih ke lembaga keuangan syariah

Langkah paling strategis untuk keluar dari jerat riba adalah berpindah ke sistem keuangan berbasis syariah.

Gunakan bank atau koperasi syariah yang menerapkan akad sesuai syariat Islam, seperti murabahah, ijarah, atau mudharabah.

Setiap produk keuangan syariah diawasi oleh Dewan Syariah Nasional (DSN) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) sehingga lebih transparan dan menenangkan secara spiritual maupun finansial.

Kini, banyak pilihan lembaga keuangan syariah yang mudah diakses masyarakat Indonesia. Salah satunya adalah Unit Syariah OCBC yang membantu nasabah mengatur keuangan, menabung untuk haji atau umrah, serta mengajukan pembiayaan tanpa riba.

Baca Juga: Rahasia Orang Kaya Mengubah Gaji Jadi Aset yang Terus Bertumbuh, Simak Cara Cerdasnya

Bangun kesadaran dan komitmen jangka panjang

Keluar dari riba bukan hanya soal mengganti lembaga keuangan, tetapi juga membangun kesadaran finansial jangka panjang. Disiplin, edukasi keuangan syariah, dan komunitas positif sangat membantu menjaga konsistensi.

Ingat, perubahan kecil seperti menabung rutin, menghindari cicilan berbunga, atau bertransaksi dengan akad syariah adalah langkah besar menuju keberkahan finansial.

Terjebak riba memang bukan akhir segalanya. Asal ada niat dan langkah nyata, siapa pun bisa lepas dari jeratnya. Mulailah dengan hidup sesuai kemampuan, membangun dana darurat, dan beralih ke sistem keuangan syariah.

Dengan cara ini, kamu bukan hanya terbebas dari beban bunga, tetapi juga mendapatkan ketenangan hati dan keberkahan dalam setiap rupiah yang kamu hasilkan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.  

Ramalan Cuaca Sumatera Barat Besok (3/10) Didominasi Hujan Ringan, Cek Rincian Lusa

BMKG memprakirakan hampir seluruh wilayah Sumatera Barat diguyur hujan ringan besok. Cek rincian cuacanya.  

Berawan di Semua Wilayah, Intip Cuaca Yogyakarta Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan seluruh wilayah Yogyakarta berawan besok dan lusa. Cek rincian suhu di tiap wilayah.  

Akhir Pekan di Bali? Simak Prakiraan Cuaca Besok (3/10) dan Lusa

Beberapa wilayah Bali diprakirakan cerah besok, sebelum seluruh wilayah berawan pada Minggu (4/10). Simak rinciannya.

Kala Wanita Berusia 40-an Jatuh Cinta ke Pria Lebih Muda, Ini Cerita Tante Sonya

Serial Tante Sonya mengangkat kisah perempuan dewasa yang kembali membuka hati untuk pria lebih muda.