M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Terapkan 4 Cara Ini untuk Membantu Anak Remaja Mengatasi Cemas

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Standar akademik yang semakin meningkat, tingginya persaingan untuk masuk perguruan tinggi, kegiatan ekstrakurikuler, minat romantis, dan hubungan dengan teman sebaya dapat menyebabkan seorang anak remaja mengalami kecemasan.

Dalam kehidupan sehari-hari, kecemasan merupakan bagian yang normal dan tidak dapat dihindari terutama ketika anak mengalami transisi ke tahap baru. Pada remaja, kecemasan dapat muncul dalam berbagai cara seperti sesak napas, merasa kewalahan, atau panik yang datang tiba-tiba.

Saat anak remaja mengalami kecemasan, peran orang tua sangat dibutuhkan untuk membantu mengatasinya. Lalu, apa yang sebaiknya orang tua lakukan saat anak remajanya mengalami kecemasan? Berikut 4 cara membantu anak remaja mengatasi kecemasan yang perlu orang tua pertimbangkan sebagaimana dilansir dari The Parent Cue dan CBT Psychology.

Baca Juga: Ketahui 4 Manfaat Sauna untuk Tubuh

1. Lakukan quality time bersama

Anak remaja cenderung menjauhkan diri dari orang tuanya. Kendati demikian, ada penelitian yang menunjukkan bahwa remaja membutuhkan lebih banyak quality time atau waktu berkualitas bersama orang tua daripada balita.

Faktanya, komunikasi dan dukungan yang terbuka memang dapat menyangga beberapa pergolakan masa remaja termasuk kecemasan. Jadi, pastikan Anda selalu ada untuk anak remaja Anda baik secara fisik maupun emosional bahkan ketika Anda sedang berada dalam periode yang penuh tekanan.

2. Ajarkan anak latihan pernapasan

Situasi yang dipenuhi dengan stres dan kecemasan dapat memengaruhi pernapasan yang pada gilirannya bisa menambah lebih banyak stres dan memicu reaksi berantai dari masalah fisik. Kecemasan dapat menyebabkan pusing, bingung, dan bahkan pingsan.

Untuk membantu anak remaja Anda supaya tetap tenang sekaligus mengurangi kecemasannya, Anda perlu mengajarkan mereka untuk berlatih pernapasan sederhana.

Dorong anak remaja Anda untuk menutup matanya dan menarik napas dalam-dalam saat kecemasan atau stres melanda. Kemudian, minta anak mengembuskan napas sembari menghitung sampai 10.

3. Dorong anak untuk melakukan aktivitas fisik

Sering kali, anak remaja merasa kekurangan energi dan mudah cemas karena aktivitas fisik yang terlalu sedikit.

Oleh sebab itu, Anda sebagai orang tua perlu membantu anak menyeimbangkan tekanan yang sedang mereka alami dengan mendorongnya untuk melakukan aktivitas aerobik.

Bahkan jika anak remaja Anda tidak terlalu atletis, Anda tetap perlu membantunya menemukan cara yang menyenangkan untuk beraktivitas fisik. Atau, doronglah anak untuk terlibat dalam kegiatan seni seperti kelas tari dan musik guna meningkatkan emosi positif sekaligus ikatan sosial mereka.

4. Ajak anak melakukan detox digital

Sebagian besar anak remaja tidak terpisahkan dengan teknologi setiap harinya. Padahal, terlalu sering mengakses teknologi rentan mendatangkan kecemasan dan perasaan tidak aman (insecure).

Jika membatasi akses ke sebagian besar bentuk teknologi dirasa tidak mungkin, pastikan Anda tetap membimbing dan mengawasi anak tatkala mereka mengakses teknologi. Jika perlu, ajak anak remaja Anda untuk melakukan detox digital minimal selama seminggu.

Apabila anak enggan untuk melakukan detox digital sepenuhnya, mintalah mereka untuk mematikan notifikasi media sosial apapun saat akhir pekan atau saat momen-momen tertentu seperti makan dan berkumpul bersama keluarga.

Demikian 4 cara untuk membantu anak remaja mengatasi kecemasan. Jika keempat cara di atas tidak membuahkan hasil apapun, sangat disarankan bagi Anda untuk membawa anak remaja Anda ke profesional kesehatan mental.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Redmi Note 17 Pro Max Kantongi Sertifikasi IP68 & Fast Charger 100W

Redmi Note 17 Pro Max kantongi sertifikasi IP68. Temukan daftar peningkatan fitur proteksi yang tak ada di varian reguler.

Asian Games 2026: Wushu Sumbang Medali Pertama bagi Kontingen Indonesia

Atlet wushu putra Indonesia Seraf Naro Siregar menyumbang medali pertama bagi Kontingen Merah Putih pada Asian Games 2026. 

Bulu Tangkis Asian Games 2026: Lumat Mongolia, Tim Putri Indonesia ke Perempat Final

Hasil Bulu Tangkis Beregu Asian Games 2026 babak 16 besar, Minggu (20/9), Tim Putri Indonesia melaju ke perempat final.

Memori HP Lega Seketika Lewat Fitur Kompresi Google Photos

Penyimpanan gratis Google Photos makin terbatas. Fitur kompresi internal bisa menghemat ruang tanpa menghapus foto berharga

Promo HokBen Tebus Murah September 2026, Makan Makin Puas Mulai Rp 10.000 Saja

Nikmati promo HokBen tebus murah mulai Rp 10.000 saja. Dapatkan pilihan menu favorit Anda di sini, dari Norimaki hingga Shrimp Ball.

Makan Dua Buah Apel Rutin Efektif Menurunkan Kolesterol Tinggi Tanpa Obat

Makan dua buah apel sehari terbukti menurunkan kolesterol total hingga 5,89 mmol/L. Simak mekanisme pektin mengikat lemak jahat di sini.

Butuh Semangat Move On? Yuk, Tonton 6 Film Ini biar Semangat Habis Putus Cinta

Jika sedang patah hati karena putus cinta, beberapa film dengan tema serupa berikut bisa ditonton untuk memberikan semangat.

Sayur Non-Pati Ini Mampu Turunkan Gula Darah Tanpa Lonjakan Kalori

Sayur non-pati kaya serat dan amat rendah karbohidrat. Intip deretan pilihan terbaiknya untuk jaga stabilitas gula darah.

Kesempatan Terakhir! Diskon Promo Richeese Factory Buat Makan Rame-Rame Hemat

Hari ini kesempatan terakhir menikmati promo Richeese Factory KanTRI Road dan Duo Burger. Dapatkan paket makan rame-rame lebih hemat di sini.

Rekomendasi Film Animasi Tentang Kucing Lucu Menggemaskan, Cat Lover Wajib Nonton

Bagi pecinta kucing, yuk, coba tonton beberapa rekomendasi film animasi yang tokoh utamanya adalah karakter kucing berikut ini.