M O M S M O N E Y I D
Santai

Tak Sekadar Modal, Pengusaha Perempuan Butuh Pendampingan Bisnis

Tak Sekadar Modal, Pengusaha Perempuan Butuh Pendampingan Bisnis
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID -  Pengusaha perempuan membutuhkan akses pembiayaan yang sesuai dengan arus kas dan karakteristik bisnis agar usaha dapat bertahan, berkembang, hingga naik kelas.

Women’s World Banking menilai, pemahaman terhadap kondisi usaha perempuan menjadi kunci dalam merancang program kredit yang inklusif.

Pasalnya, kebutuhan modal dan pola pendapatan setiap usaha bisa berbeda sehingga skema pembayaran kredit perlu disesuaikan dengan kemampuan bisnis.

Regional Head for Southeast Asia Women’s World Banking Angelique Timmer mengatakan, sistem keuangan perlu lebih memahami cara perempuan menjalankan usahanya, termasuk aktivitas bisnis informal dan sumber data alternatif yang dapat digunakan untuk menilai kelayakan kredit.

“Pengusaha perempuan tidak kekurangan ambisi atau potensi. Namun, sistem keuangan terlalu sering gagal memahami bagaimana bisnis mereka sebenarnya berjalan,” ujar Timmer dalam siaran pers, Selasa (3/11).

Menurut dia, keputusan pembiayaan yang tidak mempertimbangkan arus kas usaha dapat membuat pengusaha perempuan yang sebenarnya layak memperoleh kredit justru tidak terjangkau layanan keuangan formal.

Baca Juga: Pemberdayaan Perempuan Menjadi Mesin Bisnis Cimory

Karena itu, lembaga keuangan perlu menyediakan skema pembayaran yang sesuai dengan arus kas bisnis, mekanisme pengaduan yang jelas, serta pendampingan agar pengusaha perempuan dapat membangun rekam jejak pembiayaan dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Tantangan keberlanjutan bisnis perempuan terlihat dari riset Women’s World Banking terhadap pengusaha yang berjualan melalui platform e-commerce.

Hasilnya, hanya 44% pengusaha perempuan mampu mempertahankan usaha selama tiga hingga lima tahun. Sementara itu, hanya 23% yang bertahan lebih dari lima tahun, dibandingkan dengan 31% pengusaha laki-laki.

Di sisi lain, program Kredit Usaha Rakyat (KUR) juga diarahkan untuk membantu pelaku usaha berkembang hingga mampu mengakses pembiayaan komersial.

Deputy for the Coordination of State-Owned Enterprise Management and Development at the Coordinating Ministry for Economic Affairs Ferry Irawan mengatakan, KUR dirancang sebagai jembatan bagi pengusaha untuk naik kelas, dari usaha supermikro hingga mikro dan kecil.

“Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dirancang sebagai jembatan bagi pengusaha. Kami memantau perkembangan debitur di setiap segmen, dari supermikro hingga usaha mikro dan kecil, dengan harapan mereka dapat mengakses pembiayaan komersial seiring pertumbuhan bisnisnya,” kata Ferry.

Senada, Division Director for Indonesia and Timor-Leste World Bank, Carolyn Turk, menilai, keberhasilan program kredit pemerintah tidak cukup diukur dari besarnya penyaluran pinjaman.

Baca Juga: Pemasaran Digital Menjadi Tantangan Pelaku Usaha Perempuan

Program tersebut juga perlu mendorong pertumbuhan usaha, produktivitas, dan penciptaan lapangan kerja.

“Keberhasilan seharusnya diukur dari apakah UMKM tumbuh, menjadi lebih produktif, dan menciptakan lapangan kerja, bukan hanya dari besarnya kredit yang disalurkan,” ujar Carolyn.

Women’s World Banking menambahkan, penguatan kemampuan pengusaha perempuan dalam menggunakan produk keuangan, pendampingan setelah pencairan kredit, serta akses ke pembeli dan pasar dapat membantu bisnis bertahan dan berkembang secara berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hadapi Tantangan Zaman, Bisnis Keluarga Perlu Gandeng Akademisi

​Regenerasi kepemimpinan hingga perubahan pasar membuat bisnis keluarga perlu terus mengembangkan kapasitas dan memperbarui strategi usaha.

IHSG Selasa (3/11) Anjlok 3,78% ke Level 4.904, Ini Saham yang Masih Naik

Pasar saham domestik kembali tidak berdaya. IHSG Selasa (3/11), anjlok 3,78% ke Level 4.904.              

Varian Donat Bercampur Indomie, Butter Baby Ciptakan Sensasi Makan yang Baru

Lewat Buttermie Internet dan Buttermie Rendang, Butter Baby hadirkan pengalaman makan donat dan Indomie yang lebih playful.

Ramalan Shio Besok Rabu 4 November 2026, Kambing Punya Peluang Besar

Simak ramalan shio besok Rabu 4 November 2026 untuk karier, keuangan, cinta, dan kesehatan 12 shio. Kambing jadi paling beruntung.

Ramalan Zodiak Besok Rabu 4 November 2026, Ada Peluang Menanti Leo dan Libra

Simak ramalan 12 zodiak besok Rabu 4 November 2026, mulai dari asmara, karier, keuangan, hingga kesehatan yang perlu diperhatikan.

Hasil Korea Open 2026: Hira/Jani ke 16 Besar, 3 Pebulu Tangkis Muda Lolos ke 32 Besar

Hasil Korea Open 2026, tiga pebulu tangkis muda Indonesia lolos ke babak utama turnamen BWF Super 500.

Check-in 24 Mengubah Aktivitas Ponsel Menjadi Sinyal Kepedulian

Melalui pemanfaatan pola aktivitas ponsel, Check-in 24 bertujuan mendorong keluarga dan teman terdekat untuk lebih proaktif memeriksa keadaan.

Bigo Live Perkuat Moderasi Berbasis AI untuk Tingkatkan Keamanan Kreator Indonesia

Bigo Live memperkuat sistem keamanan platform untuk menciptakan pengalaman digital yang aman dan positif bagi seluruh pengguna.

Harga Buyback Emas Antam Naik Rp 25.000, Galeri24 Tetap Tertinggi

Harga buyback emas Antam mencatat kenaikan terbesar, sementara Galeri 24 masih memegang harga buyback tertinggi. 

Cari Tempat Makan Kasual Hingga Restoran Mewah Kini Bisa Lewat Must Eat di TikTok

Must Eat menyediakan dua kategori untuk membantu pengguna menemukan pilihan sesuai kebutuhan bersantap, yakni Everyday Eats dan Elevated Dining.