MOMSMONEY.ID - Sebelum membeli produk elektronik, konsumen biasanya mempertimbangkan harga, fitur, konsumsi listrik, hingga garansi. Namun, ada hal lain yang juga menarik diketahui, yakni bagaimana perusahaan menjaga kualitas proses kerja dan layanan kepada pelanggan.
Salah satu indikator yang bisa dikenali adalah penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015.
Standar internasional ini mengatur sistem manajemen mutu perusahaan, termasuk prosedur kerja, evaluasi operasional, hingga pengelolaan risiko.
Midea Electronics Indonesia menjadi salah satu perusahaan yang menerapkan standar tersebut.
Penerapannya mencakup berbagai proses bisnis, termasuk logistik dan distribusi produk dari pabrik ke gudang hingga sampai ke tangan konsumen.
Baca Juga: Tak Cuma Skincare, Ini Cara Wardah Melihat Kesehatan Kulit
Bagi konsumen, proses distribusi yang terstruktur dapat mendukung ketepatan waktu pengiriman. Perusahaan juga memiliki prosedur dan mekanisme evaluasi untuk mengidentifikasi kendala serta melakukan perbaikan ketika ditemukan ketidaksesuaian.
"penerapan ISO 9001:2015 menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan efektivitas operasional, memperkuat transparansi dan akuntabilitas, serta menjaga kualitas proses bisnis secara berkelanjutan," kata Jack Ding, President Director Midea Electronics Indonesia dalam siaran pers Senin (19/10).
Selain itu, penerapan standar ini mendorong perusahaan melakukan audit internal dan mengevaluasi risiko secara berkala.
Langkah tersebut bertujuan memastikan prosedur berjalan sesuai ketentuan sekaligus mengidentifikasi peluang untuk meningkatkan kinerja operasional.
Meski demikian, ISO 9001:2015 bukan jaminan bahwa setiap produk pasti bebas dari kerusakan. Standar ini berfokus pada sistem manajemen mutu perusahaan, bukan pengujian kualitas setiap unit produk.
Karena itu, saat membeli elektronik, konsumen tetap perlu memperhatikan spesifikasi produk, garansi resmi, ketersediaan layanan purnajual, serta kemudahan memperoleh suku cadang.
Penerapan sistem manajemen mutu dapat menjadi informasi tambahan untuk memahami upaya perusahaan dalam menjaga konsistensi proses dan layanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News