M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Skin Barrier Rusak? Konsumsi 7 Makanan untuk Memperkuat Skin Barrier Ini

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Ada 7 makanan untuk memperkuat skin barrier yang patut Anda konsumsi secara teratur. Cari tahu informasinya di sini.

Skin barrier atau lapisan pelindung kulit adalah garda terdepan yang melindungi kulit dari polusi, bakteri, dan kehilangan kelembaban. Apabila skin barrier rusak, kulit bisa menjadi kering, iritasi, mudah berjerawat, dan sensitif.

Selain menggunakan skincare yang tepat, asupan makanan sehari-hari juga berperan penting dalam menjaga dan memperbaiki skin barrier. 

Baca Juga: Akun Google Diretas? Ini Dia Ciri-ciri dan Tips untuk Memulihkan Akun Anda!

Telah terbukti secara ilmiah, berikut MomsMoney bagikan daftar makanan untuk memperkuat skin barrier. Catat, ya!

1. Ikan berlemak

Makanan untuk memperkuat skin barrier pertama adalah ikan berlemak.

Ikan berlemak seperti salmon, sarden, dan makarel kaya akan asam lemak omega-3. Asam lemak ini memiliki sifat anti-inflamasi dan bisa membantu memperbaiki fungsi skin barrier. Omega-3 juga mampu menjaga kulit tetap terhidrasi. 

National Institutes of Health (NIH) mencatat bahwa omega-3 dapat mendukung fungsi kulit dengan menjaga permeabilitas dan elastisitasnya.

2. Alpukat 

Makanan untuk memperkuat skin barrier kedua adalah alpukat.

Alpukat mengandung lemak sehat, vitamin E, serta antioksidan yang mendukung regenerasi sel kulit dan memperkuat skin barrier dari dalam. Kandungan vitamin E dalam alpukat dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. 

Journal of Dermatological Science menyebutkan bahwa vitamin E mampu membantu meningkatkan fungsi pelindung kulit sekaligus mengurangi TEWL (Transepidermal Water Loss).

3. Kacang-kacangan dan biji-bijian

Makanan untuk memperkuat skin barrier ketiga adalah kacang-kacangan dan biji-bijian.

Kacang-kacangan dan biji-bijian kaya akan vitamin E, zinc, dan asam lemak omega-3. Zinc penting untuk proses penyembuhan luka, membantu mengurangi peradangan, dan menjaga integritas skin barrier. 

Healthline menyebutkan bahwa kacang-kacangan dan biji-bijian menyediakan nutrisi penting untuk mendukung kesehatan kulit secara keseluruhan.

4. Sayuran hijau 

Makanan untuk memperkuat skin barrier keempat adalah sayuran hijau.

Sayuran berdaun hijau mengandung vitamin A, vitamin C, dan antioksidan lutein, yang mendukung produksi kolagen dan melindungi skin barrier dari stres oksidatif. 

Vitamin C dan antioksidan mampu mendukung produksi kolagen dan meningkatkan kesehatan kulit, menurut Harvard T.H. Chan School of Public Health.

Baca Juga: 6 Inspirasi Warna Cat Bernuansa Alam Bikin Rumah Lebih Hangat dan Menenangkan

5. Telur 

Makanan untuk memperkuat skin barrier kelima adalah telur.

Telur mengandung protein berkualitas tinggi, biotin, dan lutein. Biotin alias vitamin B7 sangat penting dalam regenerasi sel kulit dan menjaga kelembaban skin barrier. 

Biotin juga terbukti mendukung metabolisme lemak yang diperlukan untuk kesehatan kulit, menurut Linus Pauling Institute.

6. Buah beri

Makanan untuk memperkuat skin barrier keenam adalah buah beri.

Buah beri kaya akan antioksidan, vitamin C, dan polifenol. Ketiganya dapat membantu melawan radikal bebas yang bisa merusak skin barrier dan mempercepat penuaan kulit. 

Jurnal Nutrients menyebutkan bahwa polifenol dalam buah beri mampu mendukung kesehatan kulit dan melindungi lapisan epidermis. 

7. Yogurt

Makanan untuk memperkuat skin barrier ketujuh adalah yogurt.

Yogurt mengandung probiotik, yang membantu menjaga kesehatan usus dan mengurangi inflamasi kulit. Usus yang sehat sangat berperan dalam menjaga keseimbangan mikrobioma kulit dan memperkuat skin barrier. 

International Journal of Women’s Dermatology menjelaskan hubungan antara probiotik dan penguatan skin barrier melalui gut-skin axis.

Moms, itulah 7 makanan untuk memperkuat skin barrier. Selain mengonsumsi makanan-makanan di atas, pastikan Anda juga menghindari makanan olahan tinggi gula dan lemak trans karena bisa merusak skin barrier. Plus, minum air putih yang cukup untuk membantu hidrasi kulit secara optimal. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (12/10) di Jabodetabek Hujan Lebat di Sini

Peringatan dini BMKG cuaca besok Senin (12/10), Waspada hujan lebat di wilayah Jabodetabek berikut ini.​

Hujan Sangat Lebat di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (12/10)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Senin 12 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Halodoc Catat Konsultasi Kesehatan Mental Naik 8,1% Sejak 2022, Didominasi Perempuan

Data internal Halodoc mencatat, jumlah konsultasi kesehatan mental di platformnya naik 8,1% dibanding 2022.​

Promo HokBen Double Chicken Vibes Oktober, Buy 3 Get 1 & Buy 2 Get 1

Nikmati Simple Set Teriyaki dan HokBen Fried Chicken lewat promo HokBen terbaru. Mulai Rp 29 ribuan per orang.

Ramalan Zodiak Besok Senin 12 Oktober 2026, Evaluasi Hubungan dan Pribadi

Ramalan zodiak besok Senin 12 Oktober 2026 membahas cinta, karier, keuangan, dan kesehatan. Simak prediksi Aries hingga Pisces.

Spesial Oktober, Nikmati Promo Burger Bangor Paket Hemat Mulai Rp 35 Ribuan

Cek deretan promo Burger Bangor terbaru edisi Oktober 2026 yang bisa dipesan lewat ShopeeFood, GoFood, hingga GrabFood.

Ramalan Shio Besok Senin 12 Oktober 2026, Kuda Berpeluang Paling Beruntung

Simak ramalan shio besok Senin 12 Oktober 2026, Kuda diprediksi beruntung, sementara Kerbau, Tikus, dan Anjing perlu lebih waspada.

Picu Obesitas, Ketahui Dampak Terlalu Sering Main Ponsel bagi Orang Dewasa Ini

Simak beberapa dampak buruk terlalu banyak main ponsel bagi orang dewasa yang juga penting untuk diketahui.​  

Bukan Cuma Cuci Darah, Gula Darah Tinggi Picu Komplikasi Amputasi & Stroke!

Gula darah tinggi merusak penyaring ginjal secara permanen. Pahami pemicu komplikasi fatal ini sebelum berujung cuci darah rutin.

Udang dan Cokelat Hitam Aman Bagi Penderita Kolesterol, Hindari Daging Merah!

Udang mengandung kolesterol setara telur. Namun, metode masak tertentu mengubah efeknya pada tes darah secara dramatis.