M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Simak, Inilah Tantangan Kinerja Reksadana Pendapatan Tetap di 2023

Simak, Inilah Tantangan Kinerja Reksadana Pendapatan Tetap di 2023
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Selama beberapa tahun terakhir, kinerja kelas aset obligasi mengalami koreksi yang cukup dalam akibat dari krisis Covid-19, sehingga memengaruhi kinerja pendapatan tetap.

Hal ini seiringan dengan keluarnyua investor asing dari pasar Surat Utang Negara (SUN). Tahun depan, tantangan reksadana pendapatan tetap diprediksi masih akan sama dengan tahun ini. 

Menurut Devara Aryasta, Head of Investment Syailendra Capital, di 2022, kepemilikan investor asing pada SUN turun, dari rentang 38%-40% pada 2019 menjadi tinggal 14%-15%. 

Penyebabnya, terutama, perlambatan ekonomi global, inflasi, dan pelemahan mata uang rupiah terhadap dollar AS.

Baca Juga: Intip Strategi Reksadana Sucor Bond Fund Berkinerja Unggul

Berbeda dengan pasar SUN, pasar obligasi korporasi masih berhasil membukukan kinerja yang baik. Pendorongnya, peningkatan suku bunga, aset obligasi korporasi bertenor pendek dengan kualitas investment grade masih cenderung resilient dibanding SUN tenor panjang.

"Reksadana fixed income setahun ke depan masih akan menghadapi tantangan yang mirip dengan tahun ini, yaitu inflasi yang tinggi dan kenaikan suku bunga acuan yang cenderung berdampak negatif terhadap harga obligasi," kata Devara. 

Namun, Devara melihat, kelas aset obligasi korporasi berdurasi pendek cenderung diuntungkan dengan pasar obligasi pemerintah yang memiliki durasi panjang. Efek obligasi yang memiliki tenor panjang akan lebih sensitif terhadap peningkatan suku bunga dan inflasi.

"Melihat itu semua, masih terdapat potensi yang baik bagi obligasi pemerintah yang kami lihat akan kembali mencatatkan kinerja positif memasuki semester kedua 2023, ketika suku bunga the Fed sudah pada puncaknya," ungkap Devara. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

15 Menu Diet untuk Sarapan agar Berat Badan Turun

Ada beberapa rekomendasi menu diet untuk sarapan agar berat badan turun. Yuk, intip selengkapnya di sini!  

ROMAN Luncurkan 11 Koleksi Granit Premium Xtra 100x100 cm, Ada Tiga Special Effect

​ROMAN meluncurkan 11 koleksi granit premium terbaru seri Xtra berukuran 100x100 cm, ada tiga spesial effect

Ada Diskon 20% hingga Rp1 Juta, Ini Promo Indodana di Planet Sports Run

Indodana PayLater menghadirkan sejumlah promo untuk peserta Planet Sports Run 2026, mulai dari cicilan 0% hingga diskon hingga Rp1 juta.​  

10 Cara Bikin Berat Badan Bertambah yang Efektif dalam Seminggu

Ternyata begini, lho, cara bikin berat badan bertambah yang efektif dalam seminggu. Mau coba?             

Bukan Nggak Ngemil! Ini 10 Snack untuk Diet yang Rendah Kalori Wajib Coba

Ada beberapa rekomendasi snack untuk diet yang rendah kalori, lho. Yuk, intip selengkapnya di sini!   

7 Tips Diet agar Berat Badan Turun Cepat secara Alami

Yuk, ketahui beberapa tips diet agar berat badan turun cepat secara alami berikut ini! Apa saja ya?   

5 Fitur Aplikasi Lark Untuk Efisiensikan Kinerja Perusahaan

5 cara aplikasi Lark mendorong kinerja perusahaan lebih cerdas dan produktif di era digital, tidak lagi pindah-pindah aplikasi. 

15 Makanan Diet yang Mengenyangkan untuk Menggantikan Nasi

Apa saja makanan diet yang mengenyangkan untuk menggantikan nasi, ya? Intip daftarnya di sini, yuk! 

13 Makanan Rendah Kalori yang Bagus Dikonsumsi saat Diet

Mari intip beberapa makanan rendah kalori yang bagus dikonsumsi saat diet berikut ini. Apa saja, ya?

12 Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari jika Ingin Berat Badan Turun

Intip sejumlah makanan dan minuman yang harus dihindari jika ingin berat badan turun. Apa sajakah itu?